Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (6)

Sa'id Abu Ukkasyah oleh Sa'id Abu Ukkasyah
16 November 2017
di Doa dan Zikir
Share on FacebookShare on Twitter

Baca pembahasan sebelumnya Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (5)

Al-‘Aliim yaitu Yang ilmu-Nya meliputi segala sesuatu

العَلِيم

Yang Maha Mengetahui

Al-‘Aliim adalah salah satu nama Allah yang maha indah (husna). Al-‘Aliim yaitu Yang ilmu-Nya meliputi segala sesuatu, baik yang lahir maupun batin, yang nampak maupun tersembunyi, baik sesuatu yang ada pada masa lampau, sekarang maupun yang akan datang, baik sesuatu yang terdapat di alam atas maupun di alam bawah, baik perkara yang global maupun terperinci. Allah Ta’ala mengetahui semuanya dengan sejelas-jelasnya, dan tak ada kesamaran sedikitpun. Ilmu Allah maha luas dan maha sempurna, tak ada sedikitpun aib dan kekurangan pada ilmu Allah.

Allah Ta’ala berfirman,

وَسِعَ رَبِّي كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا

(80) “Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu” (Q.S. Al-An’aam: 80).

رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا

(7) “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu” (Q.S. Ghafir: 7).

 

إِنَّمَا إِلَٰهُكُمُ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ وَسِعَ كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا

(98) “Sesungguhnya Tuhan kalian (yang behak disembah) hanyalah Allah, yang tidak ada Tuhan  (yang behak disembah) selain Dia. Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu” (Q.S. Thaha: 98).

Korelasi penyebutan Al-‘Aliim dengan isti’adzah

Dalam lafal isti’adzah ini, sebagaimana kata As-Samii’ sangat erat korelasinya dengan perkataan,

أعوذُ باللهِ

“Saya berlindung kepada Allah” karena As-Samii’ bermakna

Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa, dengan demikian orang yang berlindung tersebut mengharap besar kepada As-Samii’ (Allah) agar Dia melindunginya dari setan yang terkutuk, maka demikian pula kata Al-‘Aliim dalam lafazh isti’adzah ini sangatlah sesuai dengan perkataan,

أعوذُ باللهِ

“Saya berlindung kepada Allah”, karena Yang Maha Mengetahui segala sesuatu tentunya Maha Mengetahui pula tentang cara bagaimana melindungi hamba-Nya dari setan yang terkutuk, dan Dia pun Maha Mengetahui tentang tipu daya setan dan kelemahannya.

Jadi, orang tersebut merasa hubungannya demikian dekat dengan-Nya, disamping karena didengar doanya oleh-Nya, juga diketahui keadaannya oleh-Nya.

Dengan demikian orang yang berlindung tersebut mengharap kepada Al-‘Aliim agar melindunginya dengan cara perlindungan yang paling sempurna.

Adapun makna,

مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

“dari setan yang terkutuk, yaitu yang dijauhkan dari rahmat Allah, dan setan yang suka menggoda manusia untuk berbuat maksiat.”

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, maka tafsir dari

أعوذُ باللهِ السَّمِيعِ العَلِيمِ مِنَ الشيطانِ الرَّجِيمِ

A’uudzu billaahis Samii’il ‘Aliim minasy Syaithaanir rajiim adalah

“Aku memohon perlindungan kepada Allah  -yang mengandung di dalamnya semua nama-nama Allah dan seluruh sifat-sifat-Nya,

Yang Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan doa -termasuk didalamnya doa isti’adzah, lagi Maha Mengetahui segala hal  -termasuk didalamnya mengetahui bagaimana melindungi hamba-Nya dengan sebaik-baiknya, dari kejahatan setan yang suka menggoda manusia untuk berbuat maksiat, dan yang dijauhkan dari rahmat Allah.”

[bersambung]

Daftar Link Berseri Artikel Ini:

  1. Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (1)
  2. Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (2)
  3. Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (3)
  4. Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (4)
  5. Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (5)

Penulis: Sa’id Abu Ukkasyah
Artikel: Muslim.or.id

ShareTweetPin2
Sa'id Abu Ukkasyah

Sa'id Abu Ukkasyah

Pengajar Ma'had Jamilurrahman As Salafy Yogyakarta (hingga 1436H), Pengajar Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, Pengajar Islamic Center Baitul Muhsinin (ICBM) Medari Yogyakarta

Artikel Terkait

Doa Ketika Terlilit Utang

oleh Prasetyo Abu Ka'ab
25 Januari 2026
0

Seorang muslim tidak sepantasnya meremehkan perkara utang, menganggapnya sepele, atau bersikap longgar dalam melunasinya. Sebab, dalam As-Sunah, terdapat banyak hadis...

Ketenangan Hati

Zikir dan Ketenangan Hati

oleh Fauzan Hidayat
14 Oktober 2025
0

Setiap manusia mendambakan ketenangan hati. Ada yang mencarinya dalam harta, jabatan, popularitas, bahkan hiburan. Namun semakin dicari pada selain Allah,...

Bacaan Tasbih Tahmid dan Takbir

Bacaan Tasbih, Tahmid, dan Takbir pada Zikir Setelah Salat

oleh Firdian Ikhwansyah
30 September 2025
0

Zikir merupakan salah satu ibadah harian yang sering kita lakukan. Salah satu jenis zikir yang pasti kita rutinkan setiap harinya...

Artikel Selanjutnya

Mutiara Isti'adazah dalam Shalat (7)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 0   +   9   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah