Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (4)

Sa'id Abu Ukkasyah oleh Sa'id Abu Ukkasyah
12 November 2017
di Doa dan Zikir
Share on FacebookShare on Twitter

Baca pembahasan sebelumnya Mutiara Isti’adazah dalam shalat (3)

Lafazh Kedua:

أعوذُ باللهِ السَّمِيعِ العَلِيمِ مِنَ الشيطانِ الرَّجِيمِ

A’uudzu billaahis Samii’il ‘Aliim minasy Syaithaanir rajiim.

“Aku memohon perlindungan kepada Allah Yang Maha Mendengar dan Mengabulkan doa, lagi Maha Mengetahui, dari setan yang terkutuk.”

Bacaan ini yang dipilih oleh Imam Ahmad, Al-A’masy, Al-Hasan bin Shalih, Nafi’ dan Ibnu ‘Umar. Bacaan ini terdapat dalam riwayat yang dikeluarkan Abdurrazaq dalam Mushannaf-nya (2554),

عَنْ جَعْفَرِ بْنِ سُلَيْمَانَ , عَنْ عَلِيِّ بْنِ عَلِيٍّ الرِّفَاعِيِّ , عَنْ أَبِي الْمُتَوَكِّلِ النَّاجِيِّ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ , قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ فَاسْتَفْتَحَ صَلاتَهُ كَبَّرَ , ثُمَّ قَالَ : سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ , تَبَارَكَ اسْمُكَ , وَتَعَالَى جَدُّكَ , وَلا إِلَهَ غَيْرُكَ , ثُمَّ يُهَلِّلُ ثَلاثًا وَيُكَبِّرُ ثَلاثًا , ثُمَّ يَقُولُ : أَعُوذُ بِاللَّهِ السَّمِيعِ الْعَلِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ “

Dari Ja’far bin Sulaiman, dari Ali bin Ali Ar Rifa’i dari Abul Mutawakkil An-Nahi dari Abu Sa’id Al-Khudri, ia berkata, biasanya Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam ketika hendak shalat malam beliau membuka shalatnya dengan bertakbir, lalu mengucapkan subhaakallahumma wabihamdika wa tabaarakasmuka wa ta’aala jadduka wa laa ilaaha ghairaka, kemudian membaca tahlil 3x dan takbir 3x lalu mengucapkan A’uudzubillaahis Samii’il ‘Aliimi minas syaithaanir rajiim” (Hadits ini shahih).

Penjelasan:

أَعُوذُ بِاَللَّهِ

“Saya berlindung kepada Allah”

Allah adalah Yang Memiliki Hak untuk diibadahi

Makna “Allah” adalah sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, yaitu

الله ذو الألوهية و العبودية على خلقه أجمعين

“Allah adalah Yang Memiliki hak untuk disembah dan diibadahi atas seluruh makhluk-Nya”.

Dalam nama Allah terdapat sifat uluhiyyah, yaitu hak untuk diibadahi.

Sebagian ulama berpendapat bahwa nama Allah yang teragung adalah Allah, di samping karena lebih dekat dengan dalil, juga karena nama Allah itu memiliki banyak kekhususan, di antaranya adalah nama Allah mengandung makna semua nama-nama Allah lainnya dan seluruh sifat-sifat-Nya, karena nama-nama Allah selainnya hakikatnya merinci dan menjelaskan kandungan sifat uluhiyyah yang terkandung dalam nama Allah, dan sebab Allah Ta’ala disembah adalah karena Dia memiliki seluruh sifat-sifat yang paling sempurna.

Oleh karena itu, dalam sebagian hadits terdapat doa yang kalau seseorang memohon kepada Allah dengan doa tersebut, maka Allah akan kabulkan, karena ia telah berdoa dengan menyebut nama Allah yang teragung.

Dan menurut pendapat ulama yang paling mendekati kebenaran dan paling masyhur bahwa yang dimaksud dengan nama Allah yang teragung adalah Allah.

Dari Buraidah dari ayahnya radhiyallahu ‘anhuma bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendengar seseorang berdoa,

اللهمّ إنِّي أسألك بأنِّي أشهد أنَّك أنت الله لا إله إلا أنت الأحد الصمد الذي لم يلد ولم يولد ولم يكن له كفواً أحد

“Allahumma innii as-aluka, bi`annii asyhadu annaka antallahu, laa ilaaha illaa anta, Al-Ahadush Shamad, alladzii lam yalid wa lam yuulad, wa lam yakul lahu kufuwan ahad”

“Ya Allah, sesungguhnya saya memohon kepada-Mu, dengan saya bersaksi bahwa Engkau adalah Yang Berhak diibadahi, tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, Yang Maha Esa lagi Maha Sempurna Sifat-Nya, tidak melahirkan dan tidak dilahirkan, serta tidak ada satupun yang setara dengan-Nya”.

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda,

لقد سألت الله بالاسم الأعظم الذي إذا سئل به أعطى و إذا دُعي به أجاب

“Sungguh Anda telah memohon kepada Allah dengan nama-Nya yang teragung yang apabila Dia dimintai dengan (menyebut) nama-Nya tersebut, Dia akan memberinya, serta apabila Dia dimohon dengan (menyebut) nama-Nya tersebut, Dia akan mengabulkannya.”

Maka, seseorang yang beristi’adzah dalam shalatnya dengan menyebut nama Allah pada kalimat,

أعوذُ باللهِ السَّمِيعِ العَلِيمِ مِنَ الشيطانِ الرَّجِيمِ

“A’uudzu billaahis Samii’il ‘Aliim minasy Syaithaanir rajiim”, sangatlah pantas untuk berharap dengan harapan yang sangat besar agar dikabulkan doanya dengan dilindungi oleh Allah dari kejahatan setan yang terkutuk, karena ia beristi’adzah dengan menyebut nama Allah.

[Bersambung]

Daftar Link Berseri Artikel Ini:

  1. Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (1)
  2. Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (2)
  3. Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (3)
  4. Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (4)
  5. Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (5)

Penulis: Sa’id Abu Ukkasyah
Artikel: Muslim.or.id

ShareTweetPin1
Sa'id Abu Ukkasyah

Sa'id Abu Ukkasyah

Pengajar Ma'had Jamilurrahman As Salafy Yogyakarta (hingga 1436H), Pengajar Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, Pengajar Islamic Center Baitul Muhsinin (ICBM) Medari Yogyakarta

Artikel Terkait

Doa Ketika Terlilit Utang

oleh Prasetyo Abu Ka'ab
25 Januari 2026
0

Seorang muslim tidak sepantasnya meremehkan perkara utang, menganggapnya sepele, atau bersikap longgar dalam melunasinya. Sebab, dalam As-Sunah, terdapat banyak hadis...

Ketenangan Hati

Zikir dan Ketenangan Hati

oleh Fauzan Hidayat
14 Oktober 2025
0

Setiap manusia mendambakan ketenangan hati. Ada yang mencarinya dalam harta, jabatan, popularitas, bahkan hiburan. Namun semakin dicari pada selain Allah,...

Bacaan Tasbih Tahmid dan Takbir

Bacaan Tasbih, Tahmid, dan Takbir pada Zikir Setelah Salat

oleh Firdian Ikhwansyah
30 September 2025
0

Zikir merupakan salah satu ibadah harian yang sering kita lakukan. Salah satu jenis zikir yang pasti kita rutinkan setiap harinya...

Artikel Selanjutnya

Tidak Boleh Memulai Salam Kepada Orang Kafir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 0   +   3   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah