Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Maafkan Aku Yaa Allah, Aku Tunanetra (Bag.1): Pulangnya Hati

Fauzan Saktyawan oleh Fauzan Saktyawan
31 Desember 2021
di Akhlak dan Nasihat
tunanetra
Share on FacebookShare on Twitter

Ini adalah puing-puing keresahan yang ingin kususun kembali menjadi sebuah risalah kecil penyejuk bagi hati yang telah lama kering oleh gersangnya ambisi dunia.

Hari ini dan hari-hari sebelumnya berjalan seperti biasanya. Seorang remaja yang beranjak dewasa sudah bergegas mencari penghidupan sejak pagi buta mencoba mengais peruntungan di tengah kota. Bergelut dan berjibaku dengan kerasnya era milenial. Berjuang di antara jerat-jerat fitnah syahwat dan syubhat.

Semua orang seperti berpacu dengan waktu. Seakan tidak ada ujung hari tempat ia bersimpuh. Sampai-sampai seorang anak harus berpikir keras mencari waktu luang untuk sekedar menyambangi ibunya.

Ini bukan masalah jarak yang membentang antara sang anak dengan ibunya. Namun masalah jarak yang membentang antara hatinya dengan sang ibu.

Orang tua bisa menempuh jarak ratusan kilo untuk sekedar menuntaskan rasa rindu pada buah hatinya. Namun, belum tentu seorang anak ringan langkahnya menuju peraduan sang ibu yang telah lama menggerus rindu ingin bertemu.

Kalaupun raganya telah pulang, belum tentu hatinya ia bawa pulang juga, untuk merasakan kepingan-kepingan perasaan yang selama ini dipendam oleh orang tuanya. Raga memang sudah di rumah. Namun hati masih di perantauan. Pikiran masih sibuk dengan pekerjaan. Maka, apa arti hadirmu di sini?

Penghidupan seperti apa yang sedang kamu kejar selama ini? Kebahagiaan seperti apa yang selama ini menjadi ambisimu? Padahal dengan berbakti pada orang tua adalah jalan meraih penghidupan yang sesungguhnya.

Allah Ta’ala berfirman,

مَنْ عَمِلَ صَالِحاً مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik” (QS. An-Nahl: 97).

Maafkan aku, Yaa Allah Yaa Rahman, kini aku tak punya kemampuan menatap dengan jelas wajah orang tuaku. Aku pun tak bisa melihat derai air mata yang basah kuyub membasahi pipi mereka. Kerut keriput kulit tanda usianya yang telah senja pun tak mampu kupandang.

Maafkan aku yaa Allah yaa Rahiim, langkah kakiku tidak sigap dalam menjejak langkah sehingga aku selalu lambat dalam memenuhi panggilan orang tuaku.

Maafkan aku yaa Allah yaa Ghafar, lemahnya fisikku dan terbatasnya penglihatanku membuatku seakan tidak bisa memberikan bakti yang terbaik pada ayah dan ibuku. Sungguh aku tidak ingin menjadi anak yang celaka. Sebagaimana yang disebutkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam,

رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ». قِيلَ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا ثُمَّ لَمْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ

“Celaka, sekali lagi celaka, dan sekali lagi celaka orang yang mendapatkan kedua orang tuanya berusia lanjut, salah satunya atau keduanya, tetapi (dengan itu) dia tidak masuk syurga” (HR. Muslim no. 2551).

Kamu yang mebaca risalah ini, dengarkan aku. Jika Allah masih memberikanmu nikmat berupa mata yang awas dan memiliki lapang pandang yang luas tanpa hambatan, dan jika aku punya kesempaatan sesaat untuk meminjam matamu, aku ingin meminjam untuk segera pulang untuk melihat wajah orang tuaku. Menggenggam tangannya dan memeluknya selama mungkin sebelum kamu memintaku mengembalikan nikmat mata ini.

Jangan sampai kamu terlambat menyadari ini. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ﺍﻟْﻮَﺍﻟِﺪُ ﺃَﻭْﺳَﻂُ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻓَﺈِﻥْ ﺷِﺌْﺖَ ﻓَﺄَﺿِﻊْ ﺫَﻟِﻚَ ﺍﻟْﺒَﺎﺏَ ﺃَﻭِ ﺍﺣْﻔَﻈْﻪُ

“Orang tua adalah pintu surga paling tengah. Kalian bisa sia-siakan pintu itu, atau kalian bisa menjaganya” (HR. Ahmad, hasan).

(Bersambung)

Baca Juga:

  • Ancaman Bagi Yang Lalai Dari Birrul Walidain
  • Sikap Terhadap Ibu yang Zalim dan Cara Menasihatinya

***

Penulis: Fauzan Harry Saktyawan

Artikel: Muslim.or.id

ShareTweetPin2
Fauzan Saktyawan

Fauzan Saktyawan

Artikel Terkait

Bekal Menjadi Pemimpin Terbaik (Bag. 8): Teladani Pemimpin Hebat Terdahulu

oleh Glenshah Fauzi
24 Oktober 2026
1

Pemimpin itu harus mudah diakses Seorang pemimpin seringkali hidup berjarak dari rakyatnya. Padahal, pemimpin hebat seperti Nabi ﷺ tidak memiliki...

Ketika Ulama Berkata, “Aku Tidak Tahu” (Bag. 1)

oleh Dimas Setiaji
21 Oktober 2026
0

Suatu hari di Mina, orang-orang datang membawa pertanyaan kepada salah seorang ulama, namun jawaban yang keluar dari lisan beliau adalah,...

Bekal Menjadi Pemimpin Terbaik (Bag. 7): Fokus Bekerja dengan Baik

oleh Glenshah Fauzi
16 Oktober 2026
1

Resep kepemimpinan hebat adalah fokus bekerja dengan baik Jangan sampai ada sesuatu yang menyibukkanmu di luar urusan kepemimpinan. Karena seorang...

Artikel Selanjutnya
Toleransi Beragama

Bagaimana Seharusnya Toleransi Beragama antar Negara Islam?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan bahwa Anda manusia: 0   +   7   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah