Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Ketika Syi’ah Membantah Syi’ah: Syi’ah dan Ibadah di Kuburan

Yhouga Pratama oleh Yhouga Pratama
19 Maret 2012
di Akidah
syi'ah dan ibadah di kuburan
Share on FacebookShare on Twitter

Telah lazim kita ketahui bersama betapa eratnya ritual kaum Syi’ah dan ibadah di kuburan para Imam dan tokoh-tokoh mereka. Praktek ini dapat dengan mudah ditemukan pada kubur Imam Husein dan para ulama mereka lainnya, bahkan di makam Abu Lu’lu pun, berpesta pora merayakan pembunuhan Abu Lu’lu atas Khalifah Umar radhiyallahu ‘anhu merupakan suatau ibadah bagi mereka. Kini kami akan mengetengahkan beberapa kontradiksi yang terdapat dalam referensi-referensi kaum Syi’ah itu sendiri. Semoga Allah memberi taufiq dari pemahaman Syi’ah dan kesesatan mereka dalam ibadah.

 عن أبي عبد الله عليه السلام قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:  ” إن على كل حقٍ حقيقة وعلى كل صوابٍ نوراً  فما وافق كتاب الله فخذوه وما خالف كتاب الله فدعوه ” الكافي 1/69

Dari Abu Abdillah ‘alaihissalam ia berkata, berkata Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya bagi setiap kebenaran ada hakikat, dan bagi setiap kebenaran ada cahaya. Maka apa yang sesuai dengan Kitabullah, ambillah, dan apa yang menyelisihi Kitabullah, tinggalkanlah” (Al Kafi, 1/69)

 عن أبي عبد الله عليه السلام قال قال أمير المؤمنين عليه السلام:  “بعثني رسول الله صلى الله عليه وآله وصحبه وسلم في هدم القبور وكسر الصور”  وسائل الشيعة 2/870

Dari Abu Abdillah ‘alaihissalam ia berkata, berkata Amirul Mukminin (Ali bin Abi Thalib) ‘alaihissalam, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam mengutusku untuk membongkar kubur dan menghancurkan lukisan-lukisan” (Wasail Asy Sy’iah 2/870)

 عن أمير المؤمنين عليه السلام قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: ” لا تتخذوا قبوركم مساجد ولابيوتكم قبوراً”  مستدرك الوسائل 2/379

Dari Amirul Mukminin ‘alaihissalam, ia berkata “Aku Mendengar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Jangan jadikan kuburan-kuburan kalian sebagai masjid, sedangkan rumah-rumah kalian sebagai kuburan” (Mustadrak Al Wasa’il 2/379)

عن أبي عبد الله عليه السلام قال قال أمير المؤمنين عليه السلام: بعثني رسول الله صلى الله عليه وآله وصحبه وسلم إلى المدينة فقال: ” لاتدع صورة إلا محوتها ولا قبراً إلا سوّيته ولاكلباً إلا قتلته” وسائل الشيعة 2/869 و3/62

Dari Abu Abdillah ‘alaihissalam ia berkata, berkata Amirul Mukminin ‘alaihissalam, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam diutus ke Madinah dan beliau berkata, ‘Jangan biarkan gambar-gambar kecuali kalian hancurkan, dan jangan biarkan kuburan kecuali kalian ratakan, dan anjing kecuali kalian bunuh ia'” (Wasail Asy Syi’ah 2/869 dan 3/62)

عن أبي عبد الله عليه السلام : ” لاتتخذوا قبري قبلة ولامسجداً فإن الله لعن اليهود حيث اتخذوا قبور أنبيائهم مساجد” من لايحضره الفقيه 1/128 وسائل الشيعة 2/887

Dari Abu Abdillah ‘alaihissalam, “Janganlah kalian jadikan kuburanku sebagai kiblat dan masjid, karena sesungguhnya Allah melaknat Yahudi yang mereka menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai masjid” (Man Laa Yahdhuruhu Al Faqih 1/128 dan Wasa’il Asy Syi’ah 2/887)

قال الصادق عليه السلام: ” كل ماجُعل على القبر من غير تراب القبر فهو ثُقل على الميّت ” من لايحضره الفقيه 1/135 وسائل الشيعة 2/864

Berkata Ash Shadiq (yaitu Ja’far Shadiq) ‘alaihissalam, “Setiap (bangunan) yang didirikan di atas kuburan selain tanah, akan memberatkan si mayit” (Man Laa Yahdhuruhu Al Faqih 1/135 dan Wasa’il Asy Syi’ah 2/864)

Dan bahkan Al Ma’shum (menurut mereka, yaitu ‘Ali bin Abi Thalib) mengkafirkan Syi’ah itu sendiri.

وقال أمير المؤمنين عليه السلام : ” من جدّد قبراً أو مثّل مثالاً فقد خرج من الإسلام”  من لايحضره الفقيه 1/135 وسائل الشيعة 2/868

Berkata Amirul Mu’minin ‘alaihissalam, “Barangsiapa yang merenovasi kubur atau membuat gambar di atasnya, maka ia telah keluar dari Islam” (Man Laa Yahdhuruhu Al Faqih 1/135 dan Wasa’il Asy Syi’ah 2/868)

 وعن علي بن جعفر قال : سألت أبا الحسن موسى عليه السلام عن البناء على القبور والجلوس عليها هل يصلُح؟ قال: ” لايصلح البناء عليه ولا الجلوس ولا تجصيصه ولا تطيينه”

Ali bin Ja’far berkata, “Abul Hasan Musa ‘alaihissalam ditanya tentang membangun kubur dan duduk-duduk diatasnya, baikkah perbuatan tersebut?. Jawab beliau, ‘Tidaklah termasuk perbuatan baik membangun di atas kuburan, jangan duduk-duduk di atasnya, jangan menemboknya, jangan pula menyemennya”

Sumber : http://www.muslm.net/vb/showthread.php?t=255260

Marilah bersama-sama kita cocokkan apa yang tertulis dalam referensi kaum Syi’ah dengan praktek kaum Syi’ah di zaman ini :

Lukisan tokoh-tokoh Syi’ah yang diagungkan oleh mereka

 

Ayatollah Khamene’i Sholat di depan kubur Ayatollah Khomeini.

 

Keterangan:

*Anak Panah yang menunjuk ke kiri menunjuk ke arah mimbar dan arah kiblat.

* Anak panah yang menunjuk ke kanan menunjuk ke arah kuburan. Kita lihat orang-orang yang kelihatan di dalam gambar menghadapkan wajahnya ke kuburan dan membelakangi kiblat, nampaknya menghadap Kuburan lebih baik untuk beribadah dibanding menghadap kiblat.

Maka cukuplah bantahan bagi kaum Syi’ah berasal dari referensi mereka sendiri. Wasailus Syi’ah merupakan salah satu kitab hadits rujukan Syi’ah yang ditulis oleh Muhammad bin Al Hasan Al ‘Amali, dan dipakai oleh mereka dalam menentukan hukum-hukum syariat. Sementara Man Laa Yahduruhu Al Faqih merupakan salah satu dari empat kitab induk kaum Syi’ah Itsna Asyariyah, ditulis oleh Abu Ja’far Muhammad ibn ‘Ali ibn Babawaih al-Qummi, lebih dikenal sebagai Ibnu Babawaih atau Al-Shaykh al-Shaduq. Semoga Allah memberi taufiq dan penjagaan dari bahaya pemahaman kaum Syi’ah, khususnya di negeri kita.

Baca juga: Sejarah Kemunculan Syi’ah

—

Penulis: Yhouga Pratama
Artikel: Muslim.or.id

Tags: syiah
ShareTweetPin1
Yhouga Pratama

Yhouga Pratama

Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta

Artikel Terkait

Allah Mengganti yang Hilang

oleh Fauzan Hidayat
14 Juli 2026
0

Kehilangan adalah salah satu ujian paling berat dalam hidup manusia. Tidak ada yang benar-benar siap apabila diuji dengan musibah kehilangan...

Mengenal Nama Allah “Al-Hafiizh” dan “Al-Haafizh”

oleh Muhammad Insan Fathin
11 Juli 2026
0

Di antara hal yang menenangkan hati seorang hamba di tengah berbagai ujian kehidupan adalah mengetahui bahwa Allah Ta'ala tidak pernah...

Mengapa Allah Tidak Terlihat?

oleh Glenshah Fauzi
21 Juni 2026
2

Ada satu pertanyaan yang sering dilontarkan oleh orang awam yang mulai penasaran dengan konsep ketuhanan, “Mengapa Tuhan tidak terlihat?” Sebagian...

Artikel Selanjutnya
Biografi Abu Bakar

Biografi Abu Bakar Ash Shiddiq Radhiallahu'anhu

Komentar 15

  1. zammy says:
    14 tahun yang lalu

    nice, amien.. sy yakin artikel ini bermanfaat

    Reply
  2. abu ishaq says:
    14 tahun yang lalu

    Artikelnya bagus sekali Akhunal Fadhil Abu Isma’il, makin menunjukkan sesatnya syi’ah. Isinya mirip dengan apa yg ada di Kitabut Tauhid Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah

    Kutipan perkataan Ali bin Abi Thalib dalam Wasail Asy Sy’iah 2/870 terjemahnya bukankah : “Rasulullah mengutusku ….” dst ?

    Reply
  3. yhouga says:
    14 tahun yang lalu

    @Abu Ishaq : Betul sekali. Yang benar “Rasulullah mengutusku..” Komentar ini sekaligus ralat. Barakallahu fiikum.

    Reply
  4. abi hanin says:
    14 tahun yang lalu

    mas youga emang cerdas en hebat. hancurlah syiah….

    Reply
  5. Yusuf says:
    14 tahun yang lalu

    Syi’ah ini menjadi samar di mata orang awam, karena mereka menggunakan taqiyah. Belum lagi beberapa bentuk ibadah mereka mirip dengan kebanyakan orang indonesia, seperti maulid, ziarah kubur, asyuro dll. sehingga mereka mengklaim bahwa syi’ah hanyalah salah satu madzhab dalam Islam dan bukan aliran sesat

    Reply
  6. Ulric de varens says:
    14 tahun yang lalu

    Jangankan kaum syiah.. lihat saja yang dilakukan kaum sufi tak ada bedanya. Hidayah memang teramat mahal

    Reply
  7. abu salma says:
    14 tahun yang lalu

    di indonesia banyak yg seperti ini ,menghasung pengikutnya untuk tawasulan ke kubur2 keramat,mengklaim dirinya aswaja, mengaku bermadzab imam asyafii beraqidah abul hasan al atsari…mudah2a artikel ini memberikan pencerahan pada sodara2 kita yg msh mengagungkan kuburan. jazakallah khairon atas artikelnya

    Reply
  8. tyo says:
    14 tahun yang lalu

    mengerikan sekali ,,,kuburan kok disembah,,,

    Reply
  9. anto says:
    14 tahun yang lalu

    assalam’laikum ,
    mohon izin share

    Reply
  10. Cindy says:
    14 tahun yang lalu

    wah begitu yah

    Reply
  11. Abu Abdurrohman says:
    14 tahun yang lalu

    izin share yaa akhii,,
    jazakallohu khoiron..

    Reply
  12. Arjuna says:
    13 tahun yang lalu

    Terkait dengan isi artikel di atas, yang saya belum dapat jawabannya hingga saat ini adalah: kenapa di atas kuburan Nabi Muhammad SAW dibuat bangunan ya ? Kenapa kuburan Rasulullah saat ini menjadi bagian dari mesjid Nabawi ya ?
    Sampai saat ini saya masih berpikir bhw itu adalah “ulah” penguasa setelah zaman Rasulullah, yang mungkin jika Rasulullah bisa hidup kembali akan murka melihatnya..
    Apa benar ?

    Reply
  13. rudi says:
    13 tahun yang lalu

    mungkin di arab banyak syiah dan mungkin lebih dominan di bandingkan di iran

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 0   +   3   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah