Fatwa Ulama: Jabat Tangan Dan Berduaan Dengan Saudara Ipar

Fatwa Ulama: Jabat Tangan Dan Berduaan Dengan Saudara Ipar

Fatwa Al Lajnah Ad Daimah Lil Buhuts Wal Ifta’

Soal:

Bersalaman dengan istri dari saudara kandung (baca: saudara ipar) haram atau halal? Dan bolehkan berdua-duaan dengannya? Apa hukumnya?

Jawab:

Istri dari saudara kandung bukanlah termasuk mahram bagi saudara si suami. Maka tidak boleh berjabat tangan dengannya dan tidak boleh berdua-duaan dengannya. Yang menjadi dasar atas hal ini adalah hadits yang diriwayatkan oleh dua imam, yaitu imam Ahmad dan imam Al Bukhari dari sahabat ‘Uqbah bin Amir, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

إياكم والدخول على النساء، فقال رجل من الأنصار: يا رسول الله: أفرأيت الحمو؟ قال: الحمو: الموت

Jauhilah masuk ke rumah-rumah para wanita”. Maka seorang lelaki Anshar bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana dengan ipar?”. Beliau bersabda: “ipar adalah maut“.

Makna dariالحمو di sini adalah saudara kandung suami.

Wabillahi at taufiq, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammadin wa aalihi wa shahbihi wasallam

 

Sumber: http://ar.islamway.net/fatwa/55877

Penerjemah: Yulian Purnama

Artikel Muslim.Or.Id

Print Friendly, PDF & Email
Muslim App
App Muslim.or.id

About Author

Yulian Purnama

Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, S1 Ilmu Komputer UGM, kontributor web Muslim.or.id dan Muslimah.or.id

View all posts by Yulian Purnama »