Apa itu Wahabi ? (2) – Muslim.Or.Id – Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

Apa itu Wahabi ? (2)

Pokok-Pokok Landasan Dakwah yang Dicap Sebagai Wahabi Pokok landasan dakwah yang utama sekali beliau tegakkan adalah pemurnian ajaran tauhid dari berbagai campuran syirik dan bid’ah, terutama dalam mengkultuskan …

14690 45

Apa Itu Wahabi ? (2 Apa Itu Wahabi (2) Apa Itu Wahabi Dalam Islam Apa Itu Wahabi Rumaysho Ustad Wahabi

Pokok-Pokok Landasan Dakwah yang Dicap Sebagai Wahabi

Pokok landasan dakwah yang utama sekali beliau tegakkan adalah pemurnian ajaran tauhid dari berbagai campuran syirik dan bid’ah, terutama dalam mengkultuskan para wali, dan kuburan mereka, hal ini akan nampak jelas bagi orang yang membaca kitab-kitab beliau, begitu pula surat-surat beliau (lihat kumpulan surat-surat pribadi beliau dalam kita Majmu’ Muallafaat Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab, jilid 3).

Dalam sebuah surat beliau kepada penduduk Qashim, beliau paparkan aqidah beliau dengan jelas dan gamblang, ringkasannya sebagaimana berikut: “Saya bersaksi kepada Allah dan kepada para malaikat yang hadir di sampingku serta kepada anda semua:

  • Saya bersaksi bahwa saya berkeyakinan sesuai dengan keyakinan golongan yang selamat yaitu Ahlus Sunnah wal Jama’ah, dari beriman kepada Allah dan kepada para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, kepada hari berbangkit setelah mati, kepada takdir baik dan buruk.
  • Termasuk dalam beriman kepada Allah adalah beriman dengan sifat-sifat-Nya yang terdapat dalam kitab-Nya dan sunnah rasul-Nya tanpa tahriif (mengubah pengertiannya) dan tidak pula ta’tiil (mengingkarinya). Saya berkeyakinan bahwa tiada satupun yang menyerupai-Nya. Dan Allah itu Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Dari ungkapan beliau ini terbantah tuduhan bohong bahwa beliau orang yang menyerupakan Allah dengan makhluk (Musabbihah atau Mujassimah))
  • Saya berkeyakinan bahwa al-Qur’an itu adalah kalamullah yang diturunkan, ia bukan makhluk, datang dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.
  • Saya beriman bahwa Allah itu berbuat terhadap segala apa yang dikehendaki-Nya, tidak satupun yang terjadi kecuali atas kehendak-Nya, tiada satupun yang keluar dari kehendak-Nya.
  • Saya beriman dengan segala perkara yang diberitakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang apa yang akan terjadi setelah mati, saya beriman dengan azab dan nikmat kubur, tentang akan dipertemukannya kembali antara ruh dan jasad, kemudian manusia dibangkit menghadap Sang Pencipta sekalian alam, dalam keadaan tanpa sandal dan pakaian, serta dalam keadaan tidak bekhitan, matahari sangat dekat dengan mereka, lalu amalan manusia akan ditimbang, serta catatan amalan mereka akan diberikan kepada masing-masing mereka, sebagian mengambilnya dengan tangan kanan dan sebagian yang lain dengan tangan kiri.
  • Saya beriman dengan telaga Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  • Saya beriman dengan shirat (jembatan) yang terbentang di atas neraka Jahanam, manusia melewatinya sesuai dengan amalan mereka masing-masing.
  • Saya beriman dengan syafa’at Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa Dia adalah orang pertama sekali memberi syafa’at, orang yang mengingkari syafa’at adalah termasuk pelaku bid’ah dan sesat. (Dari ungkapan beliau ini terbantah tuduhan bohong bahwa beliau orang yang mengingkari syafa’at Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam)
  • Saya beriman dengan surga dan neraka, dan keduanya telah ada sekarang, serta keduanya tidak akan sirna.
  • Saya beriman bahwa orang mukmin akan melihat Allah dalam surga kelak.
  • Saya beriman bahwa Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah penutup segala nabi dan rasul, tidak sah iman seseorang sampai ia beriman dengan kenabiannya dan kerasulannya. (Dari ungkapan beliau ini terbantah tuduhan bohong bahwa beliau orang yang mengaku sebagai nabi atau tidak memuliakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. bahkan beliau mengarang sebuah kitab tentang sejarah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan judul Mukhtashar sirah Ar Rasul, bukankah ini suatu bukti tentang kecintaan beliau kepada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.)
  • Saya mencintai para sahabat Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, begitu pula para keluarga beliau, saya memuji mereka, dan mendoakan semoga Allah meridhai mereka, saya menutup mulut dari membicarakan kejelekan dan perselisihan yang terjadi antara mereka.
  • Saya mengakui karamah para wali Allah, tetapi apa yang menjadi hak Allah tidak boleh diberikan kepada mereka, tidak boleh meminta kepada mereka sesuatu yang tidak mampu melakukannya kecuali Allah. (Dari ungkapan beliau ini terbantah tuduhan bohong bahwa beliau orang yang mengingkari karamah atau tidak menghormati para wali)
  • Saya tidak mengkafirkan seorang pun dari kalangan muslim yang melakukan dosa, dan tidak pula menguarkan mereka dari lingkaran Islam. (dari ungkapan beliau ini terbantah tuduhan bohong bahwa beliau mengkafirkan kaum muslimin, atau berfaham khawarij, baca juga Manhaj syeikh Muhammad bin Abdul Wahab fi masalah at takfiir, karangan Ahmad Ar Rudhaiman)
  • Saya berpandangan tentang wajibnya taat kepada para pemimpin kaum muslimin, baik yang berlaku adil maupun yang berbuat zalim, selama mereka tidak menyuruh kepada perbuatan maksiat. (dari ungkapan beliau ini terbantah tuduhan bohong bahwa beliau orang yang menganut faham khawarij (teroris))
  • Saya berpandangan tentang wajibnya menjauhi para pelaku bid’ah, sampai ia bertaubat kepada Allah, saya menilai mereka secara lahir, adapun amalan hati mereka saya serahkan kepada Allah.
  • Saya berkeyakinan bahwa iman itu terdiri dari perkataan dengan lidah, perbuatan dengan anggota tubuh dan pengakuan dengan hati, ia bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan.

Bukti Kebohongan Tuduhan Wahabi Tehadap Dakwah Ahlussunnah Wal Jama’ah

Dengan membandingkan antara tuduhan-tuduhan sebelumnya dengan aqidah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yang kita sebutkan di atas, tentu dengan sendirinya kita akan mengetahui kebohongan tuduhan-tuduhan tersebut.

Tuduhan-tuduhan bohong tersebut disebar luaskan oleh musuh dakwah Ahluss sunnah ke berbagai negeri Islam, sampai pada masa sekarang ini, masih banyak orang tertipu dengan kebohongan tersebut. sekalipun telah terbukti kebohongannya, bahkan seluruh karangan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab membantah tuduhan tersebut.

Kita ambil contoh kecil saja dalam kitab beliau “Ushul Tsalatsah” kitab yang kecil sekali, tapi penuh dengan mutiara ilmu, beliau mulai dengan menyebutkan perkataan Imam Syafi’i, kemudian di pertengahannya beliau sebutkan perkataan Ibnu Katsir yang bermazhab syafi’i jika beliau tidak mencintai para imam mazhab yang empat atau hanya berpegang dengan mazhab Hambali saja, mana mungkin beliau akan menyebutkan perkataan mereka tersebut.

Bahkan beliau dalam salah satu surat beliau kepada salah seorang kepala suku di daerah Syam berkata: “Saya katakan kepada orang yang menentangku, sesungguhnya yang wajib atas manusia adalah mengikuti apa yang diwasiatkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka bacalah buku-buku yang terdapat pada kalian, jangan kalian ambil dari ucapanku sedikitpun, tetapi apabila kalian telah mengetahui perkataan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terdapat dalam kitab kalian tersebut maka ikutilah, sekalipun kebanyakan manusia menentangnya.” (lihat kumpulan surat-surat pribadi beliau dalam kitab Majmu’ Muallafaat Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab, jilid 3)

Dalam ungkapan beliau di atas jelas sekali bahwa beliau tidak mengajak manusia kepada pendapat beliau, tetapi mengajak untuk mengikuti ajaran Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Para ulama dari berbagai negeri Islam pun membantah tuduhan-tuduhan bohong tersebut setelah mereka melihat secara nyata dakwah yang beliau tegakkan, seperti dari daerah Yaman Imam Asy Syaukani dan Imam As Shan’any, dari India Syekh Mas’ud An-Nadawy, dari Irak Syaikh Muahmmad Syukri Al Alusy.

Syaikh Muhammad Syukri Al Alusy berkata setelah beliau menyebutkan berbagai tuduhan bohong yang disebar oleh musuh-musuh terhadap dakwah tauhid dan pengikutnya: “Seluruh tuduhan tersebut adalah kebohongan, fitnah dan dusta semata dari musuh-musuh mereka, dari golongan pelaku bid’ah dan kesesatan, bahkan kenyataannya seluruh perkataan dan perbuatan serta buku-buku mereka menyanggah tuduhan itu semua.” (al Alusy, Tarikh Nejd, hal: 40)

Begitu pula Syaikh Mas’ud An-Nadawy dari India berkata: “Sesungguhnya kebohongan yang amat nyata yang dituduhkan terhadap dakwah Syaikh Muhammad bin Abdu Wahhab adalah penamaannya dengan wahabi, tetapi orang-orang yang rakus berusaha mempolitisir nama tersebut sebagai agama di luar Islam, lalu Inggris dan turki serta Mesir bersatu untuk menjadikannya sebagai lambang yang menakutkan, yang mana setiap muncul kebangkitan Islam di berbagai negeri, lalu orang-orang Eropa melihat akan membahayakan mereka, mereka lalu menghubungkannya dengan wahabi, sekalipun keduanya saling bertentangan.” (Muhammad bin Abdul Wahab Mushlih Mazhluum, hal: 165)

Begitu pula Raja Abdul Aziz dalam sebuah pidato yang beliau sampaikan di kota Makkah di hadapan jamaah haji tgl 11 Mei 1929 M dengan judul “Inilah Aqidah Kami”: “Mereka menamakan kami sebagai orang-orang wahabi, mereka menamakan mazhab kami wahabi, dengan anggapan sebagai mazhab khusus, ini adalah kesalahan yang amat keji, muncul dari isu-isu bohong yang disebarkan oleh orang-orang yang mempunyai tujuan tertentu, dan kami bukanlah pengikut mazhab dan aqidah baru, Muhammad bin Abdul Wahab tidak membawa sesuatu yang baru, aqidah kami adalah aqidah salafus sholeh, yaitu yang terdapat dalam kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya, serta apa yang menjadi pegangan salafus sholeh. Kami memuliakan imam-imam yang empat, kami tidak membeda-bedakan antara imam-imam; Malik, Syafi’i , Ahmad dan Abu Hanifah, seluruh mereka adalah orang-orang yang dihormati dalam pandangan kami, sekalipun kami dalam masalah fikih berpegang dengan mazhab hambaly.” (al Wajiz fi Sirah Malik Abdul Aziz, hal: 216)

Dari sini terbukti lagi kebohongan dan propaganda yang dibuat oleh musuh Islam dan musuh dakwah Ahlussunnah bahwa teroris diciptakan oleh wahabi. Karena seluruh buku-buku aqidah yang menjadi pegangan di kampus-kampus tidak pernah luput dari membongkar kesesatan teroris (Khawarij dan Mu’tazilah). Begitu pula tuduhan bahwa Mereka tidak menghormati para wali Allah atau dianggap membikin mazhab yang kelima. Pada kenyataannya semua buku-buku yang dipelajari dalam seluruh jenjang pendidikan adalah buku-buku para wali Allah dari berbagai mazhab. Pembicara sebutkan di sini buku-buku yang menjadi panduan di Universitas Islam Madinah.

  • Untuk mata kuliah Aqidah: kitab “Syarah Aqidah Thawiyah” karangan Ibnu Abdil ‘iz Al Hanafi, “Fathul Majiid” karangan Abdurahman bin Hasan Al hambaly. Ditambah sebagai penunjang, “Al Ibaanah karangan Imam Abu Hasan Al Asy’ari, “Al Hujjah” karangan Al Ashfahany Asy Syafi’i, “Asy Syari’ah” karangan Al Ajurry, Kitab “At Tauhid” karangan Ibnu Khuzaimah, Kitab “At Tauhid” karangan Ibnu Mandah, dll.
  • Untuk mata kuliyah Tafsir: Tafsir Ibnu Katsir Asy Syafi’i, Tafsir Asy Syaukany. Ditambah sebagai penunjang: Tafsir At Thobary, Tafsir Al Qurtuby Al Maliky, Tafsir Al Baghawy As Syafi’i, dan lainnya.
  • Untuk mata kuliyah Hadits: Kutub As Sittah beserta Syarahnya seperti: “Fathul Bary” karangan Ibnu Hajar Asy Syafi’i, “Syarah Shahih Muslim” karangan Imam An Nawawy Asy Syafi”i, dll.
  • Untuk mata kuliyah fikih: “Bidayatul Mujtahid” karangan Ibnu Rusy Al maliky, “Subulus Salam” karangan Ash Shan’any. Ditambah sebagai penunjang: “al Majmu'” karangan Imam An Nawawy Asy Syafi”i, kitab “Al Mughny” karangan Ibnu Qudamah Al Hambali, dll. Kalau ingin untuk melihat lebih dekat lagi tentang kitab-kitab yang menjadi panduan mahasiswa di Arab Saudi silakan berkunjung ke perpustakaan Universitas Islam Madinah atau perpustakaan mesjid Nabawi, di sana akan terbukti segala kebohongan dan propaganda yang dibikin oleh musuh Islam dan kelompok yang berseberangan dengan paham Ahlussunnah wal Jama’ah seperti tuduhan teroris dan wahabi.

Selanjutnya kami mengajak para hadirin semua apabila mendengar tuduhan jelek tentang dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, atau membaca buku yang menyebarkan tuduhan jelek tersebut, maka sebaiknya ia meneliti langsung dari buku-buku Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab atau buku-buku ulama yang seaqidah dengannya, supaya ia mengetahui tentang kebohongan tuduhan-tuduhan tersebut, sebagaimana perintah Allah kepada kita:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Wahai orang-orang yang beriman, bila seorang fasik datang kepadamu membawa sebuah berita maka telitilah, agar kamu tidak mencela suatu kaum dengan kebodohan, sehingga kamu menjadi menyesal terhadap apa yang kamu lakukan.”

Karena buku-buku Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab bisa didapatkan dengan sangat mudah terlebih-lebih pada musim haji dibagikan secara gratis, di situ akan terbukti bahwa beliau tidak mengajak kepada mazhab baru atau kepercayaan baru yang menyimpang dari pemahaman Ahlus Sunnah wal Jama’ah, namun semata-mata ia mengajak untuk beramal sesuai dengan kitab Allah dan sunnah Rasul-Nya, sesuai dengan mazhab Ahlus Sunnah wal Jama’ah, meneladani Rasulullah dan para sahabatnya serta generasi terkemuka umat ini, serta menjauhi segala bentuk bid’ah dan khurafat.

Ringkasan Dan Penutup

Ringkasan:

  • Seorang da’i hendaklah membekali dirinya dengan ilmu yang cukup sebelum terjun ke medan dakwah.
  • Seorang da’i hendaklah memulai dakwah dari tauhid, bukan kepada politik, selama umat tidak beraqidah benar selama itu pula politik tidak akan stabil.
  • Seorang da’i hendaklah sabar dalam menghadapi berbagai rintangan dan tantang dalam menegakkan dakwah.
  • Seorang da’i yang ikhlas dalam dakwahnya harus yakin dengan pertolongan Allah, bahwa Allah pasti akan menolong orang yang menolong agama-Nya.
  • Tuduhan wahabi adalah tuduhan yang datang dari musuh dakwah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, dengan tujuan untuk menghalangi orang dari mengikuti dakwah Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
  • Muhammad bin Abdul Wahhab bukanlah sebagai pembawa aliran baru atau ajaran baru, tetapi seorang yang berpegang teguh dengan aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
  • Perlunya ketelitian dalam membaca atau mendengar sebuah isu atau tuduhan jelek terhadap seseorang atau suatu kelompok, terutama merujuk pemikiran seseorang tersebut melalui tulisan atau karangannya sendiri untuk pembuktian berbagai tuduhan dan isu yang tersebar tersebut.

Penutup

Sebagai penutup kami mohon maaf atas segala kekurangan dan kekeliruan dalam penyampaian materi ini, semua itu adalah karena keterbatasan ilmu yang kami miliki, semoga apa yang kami sampaikan ini bermanfaat bagi kami sendiri dan bagi hadirin semua, semoga Allah memperlihatkan kepada kita yang benar itu adalah benar, kemudian menuntun kita untuk mengikuti kebenaran itu, dan memperlihatkan kepada kita yang salah itu adalah salah, dan menjauhkan kita dari mengikuti yang salah itu.

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت وأستغفرك وأتوب إليك.

*) Penulis adalah Rektor Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafii, Jember, Jawa Timur

***

Disampaikan dalam tabligh Akbar 21 Juli 2005 di kota Jeddah, Saudi Arabia

Oleh: Ustadz DR. Ali Musri SP *
Artikel www.muslim.or.id


Dukung pendidikan Islam yang berdasarkan Al Qur'an dan As Sunnah sesuai dengan pemahaman salafus shalih dengan mendukung pembangunan SDIT YaaBunayya Yogyakarta http://bit.ly/YaaBunayya  

Apa Itu Paham Wahabi Pengertian Wahabi 2 Muslim Or.id Perbedaan Salafi Dan Wahabi Muslim Or.id Apa Itu Wahabi Mujassimah

In this article

Join the Conversation

  • Syukran atas penyampaiannya,kerna banyak sekali tuduhan yang tak berdasar kepada wahabi

  • abu fatur

    Saya pernah membaca di web ini tentang jamaah tabligh, saya cari lagi tetapi nggak ketemu. Apakah sudah dihapus?

  • Buat Abu Fatur: Silakan buka https://muslim.or.id/soaljawab

  • kang emen

    Dimana bisa didapatkan buku-buku karangan beliau dalam versi bahasa Indonesia ?

  • Abu Haidar

    Tolong luruskan dan bantah orang-orang yang mengatakan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab itu sesat, dan tuduhan-tuduhan lainnya yang tidak pantas untuk beliau. Misal di blog salafy indonesia, Abu Salafy dan konco-koncoya.

  • Karim Ardhi

    Barokallohu.. Fihi… Semoga Allah memberikan limpahan rahmatNya, dan menguhkan langkah orang-orang yang selalu ikhlas dan amanah dalam menyampaikan kebenaran..

  • dauv

    ya alloh,,tunjukanlah yng benar adalah benar dan yng salahadalah salh. Bukalah pintu
    hidayah bagi saudara2 kami. Dan bagi para pemimpin kami. Karna merekalah yng
    akan membawa umatmu ini pada kebaikan atau kehancuran

  • dauv

    saudaraku,,jgnlah engkau terlalu fanatik pd golongan, karena fanatikakan membawamu
    pd kesesatan. Alloh telah memberi kita akal dan dengan akal ini mari kta berfikir
    tentang kebenaran yng bersumber pada al qur”an dan sunah rosul. smoga allloh
    memberi kita petunjuk. amin

  • anang gegauk

    Begitulah yang terjadi sekarang ini, pemurnian ajaran tauhid justeru ditentang oleh orang-orang yang mengaku ahlusunnah wal jamaah. Padahal orang-orang itu walaupun bergelar kyai, ulama atau Tuan Guru tetap membiarkan umat berbuat bid’ah dan melakukan kesyirikan dengan alasan apa yang dilakukan umat adalah ibadah semata. Lihat ketika malam nisfu syaban masjid penuh sesak dengan orang yang shalat (padahal banyak dari mereka tidak pernah shalat, kecuali shalat di hari raya) mengharapkan segala do’anya terkabul dalam sekejap, pasar dan jalan sepi, tapi ketika malam 21, 23, 25, 27 ramadhan masjid sepi sedang pasar dan jalan begitu ramai dan sesaknya. Orang-orang berdo’a dengan khusyu di depan kuburan para wali dan berharap para wali itu membantu mengabulkan do’a mereka. Padahal pari wali itu melarang apa yang orang-orang itu lakukan. Orang-orang lebih senang shalat tasbih yang memakan waktu lama agar keinginan mereka cepat terkabul dibandingkan secara rutin shalat tahajjud mengharap keridhoan Allah.Tatkala mereka kita ingatkan, kita pun dikatakan mereka sebagai wahabi (menurut versi mereka tentunya).

  • Mohon izin untuk dishare y

  • Abu Nabila

    Buku terjemahan yg cukup bagus, yg berisi surat2 beliau kepada mereka judulnya:
    SURAT SURAT BERSIH DIRI IMAM ABDUL WAHAB
    Penerbit al Ma’arif
    semoga bermanfaat.

  • Pingback: sms/call: 081328051636 :: Apa itu Wahabi ? (wahabi bukanlah aliran sesat, bahkan musuh wahabi itulah yang sesat) :: May :: 2010()

  • tasman

    ALLHAMDULILLAHI RABBUL ‘ALAMIN

  • Terimakasih atas pengetahuannya
    buat saya yang masih perlu banyak belajar…

  • Pingback: Apa itu Wahabi ? (2) | Hidupkan As Sunnah()

  • Pingback: Syaikh Mas’ud An-Nadawy dari India berka… « Kata-Kata Mutiara Dari Para Ulama Salaf()

  • Pingback: Raja Abdul Aziz dalam sebuah pidato yang… « Kata-Kata Mutiara Dari Para Ulama Salaf()

  • Pingback: WAHABI BUKANLAH ALIRAN SESAT « Rizzaldi()

  • Pingback: Apa itu Wahabi ? « أب نمير حسناء ABU NAMIRA HASNA AL- JAUZIYAH()

  • barlianta

    terimakasih telah mengingatkan kembali tentang syaikh muhammad bin wahhab. tadi sempat baca di blog-blog orang2 yang membenci dan menuduh2 para salafiyyun sebagai wahabi=yahudi dan menamai mereka dengan sebutan-sebutan yang buruk, mencerca para ulama hadist seperti al-albany, syaikh al ustaimin dll. semoga 4JJI membuka mata hari mereka dengan hidayah akan manhaj salaf yang lurus, amin.

  • har rizal m rizki

    benar adanya..banyak tuduhan2 miring terhadap syekh muhammad ibn abdul wahab…padahal semestinya sikap seorang muslim itu harus lbh bijak…jangan dulu membenci klw belum mengenali dan jangan dulu mencaci klw blm memahami…selama berpegang teguh pada alqur’an dan sunnah Rosul… itu adalah saudara seiman kita…smoga Allah melindungi kita semua..Aamiin..

  • abuerzha

    izin copas yaa ustadz

  • Indra Sy

    Terimakasih atas penjelasan Ustad, sangat bermamfaat menambah pengetahuan tentang ulama-ulama besar, banyak sekali tulisan yang mencaci beliau di internet saya yakin yang mencaci itu, orang yang tidak paham atau bisa jadi Kafir yang hendak memecah belah umat islam.

    Mudah2an ini menjadi salah satu amal saleh ustadz

    Wassalam

  • candra

    terima kasih pak ustad…akhirnya tambah cerah ni pikiran….skali lagi hatur thanks…:D

  • izin di share ya….

  • Subhanallah, artikel yang sangat bermanfaat. Saya baca-baca isinya kok cuma menjelek2an saja ya, sampai ada di FB Gerakan 1 juta orang menolak Wahabi segala…

  • mulyanto

    Assalamu’alaikum.

    Subhanallah ,Mohon Izin share sebagai catatan di Facebook Ana (Mulya Andryanto)juga untuk kepentingan Dakwah selama.Ana juga Pernah menimba ilmu di Islamic Center Jeddah bersama Ustadz Syafiq bawaser dan saya kenal juga ustadz syafiq Basalamma yang sedang menjalani gelar doktor di Madinah.

    Mohon Maaf yang sebesar-besarnya jika ana selalu chopy paste jika ana selalu disudutkan dengan pertanyaan-pertanyaan orang yang anti wahabi……..

  • You_say

    apapun kata orang yang penting kita tetap di jalan yang haq!!!

  • achiem

    maaf,,, cuma mau tanya tentang fakta/catatan sejarah yg sama sekali tidak ada menyebutkan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab berperang melawan orang2 kafir Inggris pada masa itu ? yang ada justru fakta/catatan serta bukti2 sejarah yg menyebutkan bahwa Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab bersekutu dgn pasukan kafir untuk memerangi kaum muslimin ? Sebab itu, banyak kalangan yang berasumsi bawah berdirinya Kerajaan Saudi Arabia adalah akibat “pemberontakan” terhadap Kekhalifahan Islam Turki Utsmani dan diback-up oleh Lawrence, seorang agen Zionis dan bawahan Jenderal Allenby yang sangat Islamofobia. Mungkin realitas ini juga yang sering dijadikan alasan, mengapa Arab Saudi sampai sekarang kurang perannya sebagai pelindung utama bagi kekuatan Dunia Islam, Wallahu a’lam.

  • achiem

    terimakasih infonya,, walaupun sama sekali belum menjawab rasa ingin tagu saya,, n tdk menjawab pertanyaan saya di atas,, mungkin pak yulian ada fakta lain yg belum saya ketahui ??

    • #achiem
      Saya tidak tahu banyak mas. Tapi yang jelas, sejarah itu sulit diverifikasi karena sudah berlalu. Jangankan sejarah wahabi, siroh nabawiyah saja sudah menjadi hal yang ma’ruf, bahwa banyak sekali riwayat-riwayat dha’if dan palsu yang dipakai para ahli sejarah muslim dalam buku-bukunya. Alhamdulillah masih bisa diverifikasi riwayatnya.

      Nah, sekarang orang-orang yang kadung tidak suka dengan dakwah sunnah ingin mencari celah menjatuhkannya di benak orang-orang, salah satu caranya dengan menghembuskan berita tidak sedap tentang wahabi. Padahal dakwah sunnah atau dakwah salafiyah sudah diperjuangkan jauuuh sebelum Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir. Daripada sibuk mencari sejarahnya, lebih baik lihat apa dan bagaimana yang didakwahkan. Coba baca tulisan kami ini: http://kangaswad.wordpress.com/2010/03/18/salah-paham-tentang-salafi-2/

  • achiem

    Anda benar pak Yulian,, sejarah sangat-sangat sulit dverifikasi,dan memverifikasinya pun sangat tergantung pada motivasi yg memverifikasi, mencari fakta sebenarnya atau hanya ingin membantah dari sejarah itu sendiri. namun apa yang terjadi dimasa sekarang tentu tidak lepas dari apa yang pernah terjadi di masa lalu (sejarah). Anda tentu tahu,, diantara negara-negara Arab, sahabat terdekat dari Amerika n zionis israel ?? n ini tentu tidak terlepas dari sejarah berdirinya kerajaan saudi arabia itu sendiri,, coba kita tengok kembali pada Ekspansi khususnya ke Hijaz,,, begitu banyak saudara2 muslimin n ulama2 yg mati dibunuh disana…n tentu anda mengetahui ketika ada seorang raja saudi yg ingin memajukan negara2 arab n terlepas dari amerika n negara2 barat. Apa yang terjadi dengan Raja Faisal ? anda pasti tahu itu.
    sekali lagi saya harus berterima kasih pada anda pak yulian atas info link yg anda berikan… memang kenyataan di lapangan banyak yg salah paham tentang salafi, n menurut saya hal tersebut disebabkan karena mudahnya mereka mencap “bid’ah”. sementara itu para ulama besar sendiri berbeda pendapat tentang pengertian bid’ah itu sendiri.
    Alhamdulillah, saya pernah dipesantren,, n ada bergaul dgn saudara muslim yg di cap sebagai wahabi.. seperti halnya kalimat awal pada link yg pa Julian berikan : ” “Tak kenal maka tak sayang”. Demikianlah, kadang seorang membenci sesuatu, padahal ia tidak mengenal apa yang ia benci itu. Bisa jadi bila ia mengenalnya, bukan benci namun cinta yang diberikan. Demikianlah yang terjadi pada dakwah Salafiyah atau disebut juga Salafi. Banyak orang bergunjing tentang Salafi, padahal ia tidak mengenal bagaimana sebenarnya Salafi atau dakwah salaf itu. Hasilnya, timbullah tuduhan dan anggapan-anggapan buruk yang keji. Bahkan sampai ada yang menuduh bahwa Salafi adalah aliran sesat! Sungguh Allah-lah tempat memohon pertolongan.”
    Kalimat tersebut juga mungkin akan sangat baik n tepat bila ditujukan kepada yg begitu mudah mencap bid’ah… “Tak kenal maka tak sayang”. Demikianlah, kadang seorang membenci sesuatu, padahal ia tidak mengenal apa yang ia benci itu. Bisa jadi bila ia mengenalnya, bukan benci namun cinta yang diberikan.

    Pada intinya kita tentu harus dan terus menerus menuntut ilmu yg bermanfaat,, n jika ada terjadi perbedaan tentu kita harus kembali pada Al Qur’an n Sunnah dengan sebaik2nya pengetahuan n pemahaman yg komprehensif serta berharap mendapat hidayah-Nya. semoga kita terhindar dari kata2/tulisan2 yg menghina atau mencaci, serta merendahkan.

  • ismail

    ada yg bilang wahabi sesat ada juga bilang tidak yg benar itu yg mana,mngkin lebih baik jagan berkomentar bila tak bisa bilang yg benar

  • Pingback: Apa itu Wahabi ? « WAHHABI()

  • Pingback: Muhammad bin Abdul Wahhab : Mujaddid atau Fitnah dari Najd ? | TAZKIYATUN-NAFSI()

  • Pingback: Wahabi; tuduhan dan salah penafsiran tentangnya | gian-cevest()

  • taenia_pita

    Saya menghimbau kepada seluruh kaum muslimin/at..apabila tidak paham atau belum tahu tentang ajaran yg disampaikan Ust. Muhammad bin Abdul Wahhab janganlah berkomentar miring atau negatip…saya menilai beliau adalah salah satu ulama besar yg berjasa dalam menegakkan tauhid

  • Tina

    Syukron atas ilmu yg disampaikan ini akhi, semoga Allah senantiasa menuntun kita kejalan yg benar dan selalu dalam lindungannya, Aamiin.

  • Pingback: Apa itu Wahabi ? (2)()

  • Pingback: Apa Itu Wahabi ? | Abu Zahra Hanifa()

  • Pingback: Asal usul Wahabisme | Bayt al-Hikmah Institute()

  • Fajar Wira Faiz

    Bismillahirrrohmanirrohim.
    Assalammu’alaikum Ustadz mengenai link ini apakah ini link yng salah???
    http://arrahmahnews.com/2015/06/04/arab-saudi-bukan-negara-islam-tapi-penjual-islam/

    Mohon penjelasannya Ustadz agar hilang keraguan saya…
    syukron Ustadz..

    • Sibukkan diri dengan ilmu dan amal, nanti anda akan tahu mana yang benar dan mana yang salah

      • Fajar Wira Faiz

        syukron ustadz, sarannya…
        jazakallahu khoiron..


Shares