Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Jangan Sibuk dengan Berita Politik

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc. oleh Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.
13 Mei 2014
di Manhaj
Sibuk dengan Berita Politik

Sibuk dengan Berita Politik

Share on FacebookShare on Twitter

Akhi … kenapa hari-harimu cuma ingin mengurus capres A dan capres B, padahal berita politik tidaklah jelas.

Akhi … bukankah engkau tahu bahwa dalam politik itu ingin saling menjatuhkan satu dan lain.

Akhi … bukankah engkau tahu bahwa dalam politik tidak ada kawan sejati dan tidak ada musuh abadi.

Akhi … jangan terlalu memforsir usahamu untuk terus menelusuri berita politik.

Engkau tahu demikian, namun kerjaanmu setiap harinya hanya menelusuri terus berita capres A dan capres B, itu pun engkau tidak bisa menemukan manakah yang benar dari berita-berita yang ada.

Kenapa engkau terlalu sibuk dengan berita yang hanya berlandas “katanya”?

Padahal Allah membenci seperti itu, sebagaimana kata hadis,

وَيَكْرَهُ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ

“Allah tidak menyukai qiila wa qaala (berkata hanya berlandaskan ‘katanya’).” (HR. Muslim no. 1715, dari Abu Hurairah)

Kata Ibnu Katsir rahimahullah, makna “qiila wa qaala” adalah, “Banyak bicara tentang perkataan orang lain, namun (1) tanpa kroscek, (2) tanpa memastikan, dan (3) tanpa mencari kejelasan.” (Tafsir Surat An-Nisa’ ayat 82)

Prasangka pun berbahaya, yaa akhi …

إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ ، فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ

“Hati-hatilah dengan prasangka, karena itu adalah pembicaraan yang paling dusta.” (Muttafaqun ‘alaih)

Diam lebih baik daripada banyak ngomong …

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS. Al-Isra’: 36)

Andai waktumu habis untuk menelaah buku dan kitab.

Andai waktumu habis untuk mendatangi majelis ilmu.

Andai waktumu habis dengan menelusuri website Islam yang bermanfaat.

Andai waktumu hanya dengan ilmu, ilmu, dan ilmu.

Ayo kembali ngaji lagi.

Semoga Allah memberi taufik pada kita semua dalam memanfaatkan waktu-waktu kita.

—

Disusun di malam hari, Pesantren Darush Shalihin, 13 Rajab 1435

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Muslim.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.

- Pengasuh Rumaysho.Com dan RemajaIslam.Com. - Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta (2003-2005). - S1 Teknik Kimia UGM (2002-2007). - S2 Chemical Engineering (Spesialis Polymer Engineering), King Saud University, Riyadh, KSA (2010-2013). - Murid Syaikh Dr. Sholih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al Fauzan, Syaikh Dr. Sa’ad bin Nashir Asy Syatsriy, Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir Al Barrak, Syaikh Sholih bin 'Abdullah bin Hamad Al 'Ushoimi dan ulama lainnya. - Sekarang memiliki pesantren di desa yang membina masyarakat, Pesantren Darush Sholihin di Panggang, Gunungkidul.

Artikel Terkait

Manhaj salaf

Mari Mengenal Manhaj Salaf

oleh Yulian Purnama, S.Kom.
4 November 2026
109

Apa yang dimaksud dengan manhaj salaf? Untuk mengetahui makna dari manhaj salaf, kita perlu mengetahui makna masing-masing dari kata penyusunnya, yaitu kata...

Nikmat Persatuan Hakiki

oleh Glenshah Fauzi
30 Oktober 2026
0

Nikmat persatuan dan hadiahnya Allah ﷻ jadikan persatuan sebagai suatu nikmat besar dan mengandung manfaat yang luar biasa. Allah ﷻ...

Prinsip-prinsip Manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah (Bag. 9): Mendengar dan Taat Kepada Pemerintah

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
23 Oktober 2026
0

Ketujuh, mendengar dan taat kepada pemerintah kaum muslimin dalam perkara yang ma’ruf Di antara prinsip dari manhaj Ahlus Sunnah wal...

Artikel Selanjutnya
Ipar itu Maut

Ipar Itu Maut

Komentar 5

  1. Mas Fahrul says:
    12 tahun yang lalu

    Assalamu`alaikum ana minta ijin untuk ana kutip dan taruh di fb ana…Jazakallah khair

  2. Then Must Ela says:
    12 tahun yang lalu

    Mohon ijin utk share. Jazakallah khair.

  3. ummu fatih says:
    12 tahun yang lalu

    mungkin yg dimaksud, tafsir QS An Nisa:83, Tabayun sebelum menyebarkan berita

  4. Muhammad Abduh Tuasikal says:
    12 tahun yang lalu

    Barakallahu fiikum.

  5. Bhatara says:
    4 tahun yang lalu

    Jazakallah khair ustadz

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah