Akhi … kenapa hari-harimu cuma ingin mengurus capres A dan capres B, padahal berita politik tidaklah jelas.
Akhi … bukankah engkau tahu bahwa dalam politik itu ingin saling menjatuhkan satu dan lain.
Akhi … bukankah engkau tahu bahwa dalam politik tidak ada kawan sejati dan tidak ada musuh abadi.
Akhi … jangan terlalu memforsir usahamu untuk terus menelusuri berita politik.
Engkau tahu demikian, namun kerjaanmu setiap harinya hanya menelusuri terus berita capres A dan capres B, itu pun engkau tidak bisa menemukan manakah yang benar dari berita-berita yang ada.
Kenapa engkau terlalu sibuk dengan berita yang hanya berlandas “katanya”?
Padahal Allah membenci seperti itu, sebagaimana kata hadis,
وَيَكْرَهُ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ
“Allah tidak menyukai qiila wa qaala (berkata hanya berlandaskan ‘katanya’).” (HR. Muslim no. 1715, dari Abu Hurairah)
Kata Ibnu Katsir rahimahullah, makna “qiila wa qaala” adalah, “Banyak bicara tentang perkataan orang lain, namun (1) tanpa kroscek, (2) tanpa memastikan, dan (3) tanpa mencari kejelasan.” (Tafsir Surat An-Nisa’ ayat 82)
Prasangka pun berbahaya, yaa akhi …
إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ ، فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ
“Hati-hatilah dengan prasangka, karena itu adalah pembicaraan yang paling dusta.” (Muttafaqun ‘alaih)
Diam lebih baik daripada banyak ngomong …
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا
“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS. Al-Isra’: 36)
Andai waktumu habis untuk menelaah buku dan kitab.
Andai waktumu habis untuk mendatangi majelis ilmu.
Andai waktumu habis dengan menelusuri website Islam yang bermanfaat.
Andai waktumu hanya dengan ilmu, ilmu, dan ilmu.
Ayo kembali ngaji lagi.
Semoga Allah memberi taufik pada kita semua dalam memanfaatkan waktu-waktu kita.
—
Disusun di malam hari, Pesantren Darush Shalihin, 13 Rajab 1435
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Muslim.or.id




Assalamu`alaikum ana minta ijin untuk ana kutip dan taruh di fb ana…Jazakallah khair
Mohon ijin utk share. Jazakallah khair.
mungkin yg dimaksud, tafsir QS An Nisa:83, Tabayun sebelum menyebarkan berita
Barakallahu fiikum.
Jazakallah khair ustadz