Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Ziarah Kuburan untuk Mengingat Kematian

Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., M.A oleh Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., M.A
23 Februari 2014
di Akidah
Ziarah Kuburan untuk Mengingat Kematian

Ziarah Kuburan untuk Mengingat Kematian

Share on FacebookShare on Twitter

Sobat! Ziarah kuburan adalah satu amal ibadah yang dianjurkan untuk kita amalkan. Bahkan Nabi shallallahu alaihi wa sallam begitu menekankan agar kita menziarahi kuburan. Ziarah kuburan menjadi kita memiliki keseimbangan antara semangat membangun kehidupan dunia dengan tuntutan iman kepada hari akhir.

Setelah berlari kencang mengejar kehidupan dunia, maka semua itu sekejap menjadi sirna karena anda teringat akan kematian. Dengan demikian, anda terlindungi dari badai dan kemilau kehidupan dunia yang begitu menggiurkan, dan terwujudkan keseimbangan antara dunia dan akhirat. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

زوروا القبور فإنها تذكركم الموت

“Berziarahlah kalian ke kuburan, karena ziarah kubur mengingatkan kalian akan kematian” (HR. An Nasai dan lainnya)

Inilah tujuan utama dari berizrah kuburan, agar anda ingat bahwa suatu saat nanti, cepat atau lambat anda pasti menjadi salah satu penghuninya. Karena itu ketika menziarahi kuburan anda diajarkan untuk mengucapkan :

السلام عليكم دار قوم مؤمنين، وإنا إن شاء الله بكم لاحقون

“Salam sejahtera teruntuk kalian wahai penghuni negri, yaitu orang orang yang beriman, dan sejatinya kami dengan izin Allah pasti segera menyusul kalian” (HR Muslim).

Namun demikian, saat ini disayangkan betapa banyak dari ummat Islam yang berziarah bukan semakin ingat akan kematian, akan tetapi semakin hanyut dalam ambisi kehidupan dunia.

Betapa tidak, dari mereka ada yang berzirah ke kuburan karena mengharapkan agar usahanya sukses. Ada pula yang berharap agar lulus ujian, atau diterima sebagai PNS, atau hartanya melimpah, tanamannya selamat dari serangan hama atau tujuan serupa lainnya. Akibatnya setiba mereka di kuburan bukannya meneteskan air mata karena teringat mati, namun mereka meneteskan air mata karena kawatir usahanya gagal, lamarannya ditolak, tanamannya diserang hama atau nilai ujiannya buruk.

Mereka keluar dari kuburan bukan semakin ingat akan kematian, namun sebaliknya semakin berambisi mengejar dunia. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun.

Sobat, semoga anda tidak termasuk orang orang yang semacam itu. Amiin.

Baca Juga:

  • Hukum Mengkhususkan Hari Raya dan Hari Jum’at untuk Ziarah Kubur
  • Apakah Tidak Menziarahi Kuburan Kedua Orang Tua Termasuk Kedurhakaan?
—

Penulis: Ustadz DR. Muhammad Arifin Baderi, Lc., MA.

Artikel Muslim.Or.Id

ShareTweetPin
Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., M.A

Dr. Muhammad Arifin Baderi, Lc., M.A

Doktor lulusan Universitas Islam Madinah, Arab Saudi. Pendidikan S1, S2, dan S3 beliau diselesaikan di jurusan yang sama, yaitu jurusan Fikih, Fakultas Syariah. Beliau adalah pembina Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), pengasuh milis Syariah PM-Fatwa, majalah Pengusaha Muslim, dan website PengusahaMuslim.com

Artikel Terkait

Kesyirikan yang Mengancam Akal

oleh Glenshah Fauzi
14 Oktober 2026
0

Besarnya gelombang informasi membawa berbagai macam pemikiran ke kehidupan kita. Ada yang membersihkan dan memperbaiki, tetapi ada juga yang mengotori...

Iman kepada Para Rasul: Dari Mengagumi Menuju Mengikuti

oleh Mochammad Wibisono
7 Oktober 2026
0

Cinta kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dibuktikan dengan menempuh jalan yang beliau tunjukkan. Mengagumi seorang tokoh jauh lebih mudah...

Karnaval Bertema “Satanic” dan Apa Hukumnya bagi Seorang Muslim?

oleh Muhammad Insan Fathin
29 September 2026
0

Beberapa waktu lalu, media sosial kita sempat ramai disebabkan karnaval yang menampilkan atribut bertema satanik di ruang publik. Ditemukan pentagram...

Artikel Selanjutnya
Paman Rasulullah

Paman-Paman Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 10   +   5   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah