Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Bacaan Dzikir Setelah Shalat

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc. oleh Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.
16 Oktober 2011
di Fikih Ibadah
Dzikir setelah sholat
Share on FacebookShare on Twitter

Dzikir akan menguatkan seorang muslim dalam ibadah, hati akan terasa tenang dan mudah mendapatkan pertolongan Allah. Dzikir setelah sholat adalah di antara dzikir yang mesti kita amalkan. Seusai shalat tidak langsung bubar, namun hendaknya kita merutinkan beristighfar dan bacaan dzikir lainnya.

Berikut beberapa dzikir setelah sholat yang bisa kita amalkan.

[1]

أَسْتَغْفِرُ اللهَ (3x) اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ.

Astaghfirullah (3x). Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.

“Aku minta ampun kepada Allah,” (3x). Lantas membaca: “Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan” (HR. Muslim no. 591).

[2]

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Allahumma laa maani’a lima a’thoita wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfau dzal jaddi minkal jaddu.

“Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan” (HR. Bukhari no.6615, Muslim no.593).

[3]

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Laa ilaha illallah wa laa na’budu illa iyyah. Lahun ni’mah wa lahul fadhl wa lahuts tsanaaul hasan. Laa ilaha illallah mukhlishiina lahud diin wa law karihal kaafiruun.

“Tiada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujaan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepadaNya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir sama benci” (HR. Muslim, no. 594).

[4]

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَاللهُ أَكْبَرُ (33 ×) لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

Subhanallah wal hamdulillah wallahu akbar (33 x). Laa ilaha illallah wahda, laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, dan Allah Maha Besar (33 x). Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan. BagiNya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu” (HR. Muslim no. 597).

[5]

Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas setiap selesai shalat (fardhu) (HR. Abu Daud no. 1523, dishahikan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).

[6]

Membaca ayat Kursi setiap selesai shalat (fardhu) (HR. An Nasa-i no. 9928, Ath Thabrani no.7532, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ no.6464).

[7]

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. 10× بعد صلاة المغرب والصبح

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumiit wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir .

“Tiada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya, bagiNya kerajaan, bagi-Nya segala puja. Dia-lah yang menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi roh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Dibaca 10 x setiap sesudah shalat Maghrib dan Subuh).

[8]

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyiba, wa ‘amalan mutaqobbala.

“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal dan amal yang diterima.” (Dibaca setelah salam shalat Shubuh) (HR. Ibnu Majah no. 762, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah).

Semoga dzikir setelah sholat yang sederhana ini bisa rutin kita amalkan sehingga Allah berkahi aktivitas harian kita.

Wallahu waliyyut taufiq. Walhamdulillah, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala aalihi wa shohbihi wa sallam.

Baca Juga: Shalawat Nariyah

—

Referensi:

  • Hish-nul Muslim min Adzkar Al Kitab was Sunnah, Syaikh Sa’ad bin Wahf Al Qohthoni
  • Tash-hih Syarh Hish-nul Muslim min Adzkar Al Kitab was Sunnah, Majdi bin ‘Abdul Wahab Al Ahmad, terbitan Maktabah Al Malik Fahd Al Wathoniyah, cetakan keempat, 1430 H

—

@ Ummul Hamam, Riyadh KSA

16 Dzulqo’dah 1432 H (14/10/2011)

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel: Muslim.or.id

ShareTweetPin4
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.

- Pengasuh Rumaysho.Com dan RemajaIslam.Com. - Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta (2003-2005). - S1 Teknik Kimia UGM (2002-2007). - S2 Chemical Engineering (Spesialis Polymer Engineering), King Saud University, Riyadh, KSA (2010-2013). - Murid Syaikh Dr. Sholih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al Fauzan, Syaikh Dr. Sa’ad bin Nashir Asy Syatsriy, Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir Al Barrak, Syaikh Sholih bin 'Abdullah bin Hamad Al 'Ushoimi dan ulama lainnya. - Sekarang memiliki pesantren di desa yang membina masyarakat, Pesantren Darush Sholihin di Panggang, Gunungkidul.

Artikel Terkait

Fikih Akikah (Bag. 2): Waktu, Tempat, dan Pihak yang Menanggung Akikah

oleh Luqman Hasan Nahari
29 Juni 2026
0

Waktu pelaksanaan akikah Waktu akikah disunahkan untuk dilaksanakan pada hari ketujuh setelah bayi tersebut lahir. Ibnu Qudamah rahimahullah berkata, “Sunahnya...

Fikih Akikah (Bag. 1): Hukum dan Makna di Balik Akikah

oleh Luqman Hasan Nahari
28 Juni 2026
0

Pengertian akikah adalah kurban yang disembelih atas nama bayi yang baru lahir. Al-Mawardi rahimahullah berkata bahwa akikah adalah domba yang...

Beberapa Kesalahan Terkait Wukuf di Arafah

oleh Luqman Hasan Nahari
25 Mei 2026
0

Ibadah haji bagi kebanyakan kaum muslimin mungkin hanya dapat dilaksanakan sekali seumur hidup. Oleh karena itu, sudah sepatutnya setiap jemaah...

Artikel Selanjutnya

Bertahap dalam Belajar Islam

Komentar 81

  1. abu hafsh says:
    15 tahun yang lalu

    izin copas artikelnya ustadz, buat di artikel di blog ana… jazakumullahu khairan

    Reply
  2. alif says:
    15 tahun yang lalu

    Assalamu’alaykum
    untuk bacaan yang pertama hukumnya apa?
    Jazaakallahu khairan

    Reply
  3. abi naufal says:
    15 tahun yang lalu

    ustad,
    untuk bagian ‘Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas setiap selesai shalat (fardhu).[5]’
    – berapakah bilangannya apakah langsung 3x setiap suratnya?

    « (قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ) وَالْمُعَوِّذَتَيْنِ حِينَ تُمْسِى وَحِينَ تُصْبِحُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَىْءٍ »

    “Membaca Qul huwallahu ahad (surat Al Ikhlas) dan Al Muwa’idzatain (surat Al Falaq dan An Naas) ketika sore dan pagi hari sebanyak tiga kali akan mencukupkanmu dari segala sesuatu).” (HR. Abu Daud no. 5082. Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan Abi Daud mengatakan bahwa hadits ini hasan)

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      15 tahun yang lalu

      #alif
      Wa’alaikumussalam, semua bacaan di atas hukumnya sunnah.

      #abi naufal
      Huruf و tidak menunjukkan urutan, sehingga urutannya bebas. Bisa tiap surat dibaca 3x dahulu lalu membaca surat yang lain, atau ketiganya dibaca semua lalu diulang lagi. Allahu’alam.

      Reply
  4. dian says:
    15 tahun yang lalu

    sangat bagus isi & temanya, bila lebih berkenan mohon ditambahkan keterangan faedah2x dan kelebihan dari setiap masing2x doa dan dzikir.
    wss

    Reply
  5. marai says:
    15 tahun yang lalu

    afwan,bagaimana adanya sebagian ikhwan yang setelah salam mlangsung takbir 3 kali dengan suara agak keras apakah ada dalilnya dan apkah lebih utama daripada susunan dzikir diatas mohon tarjihnya

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      15 tahun yang lalu

      #marai
      Kami belum tahu dalil tentang takbir 3x tersebut.

      Reply
  6. kumbara says:
    15 tahun yang lalu

    maaf ustadz, usul agar sumber dalil hadis diikutsertakan. dari sumber nya (www.rumaysho.com) catatan kaki disampaikan secara lengkap (dengan dalil-dalil hadis).

    harap abaikan komentar ini jika telah ditambahkan catatan kaki (dalil-dalil hadis nya).

    terima kasih

    Reply
  7. wendywulandari says:
    15 tahun yang lalu

    trimakasih,,,ini sangat bermanfaat dan menambahkan pengetahuan..

    Reply
  8. Farrah Annisa says:
    14 tahun yang lalu

    Assalamualaikum…
    bagus sekali… ngomong2 ada posting tentang materi ilmu tajwid nggak??? terimakasih-

    Reply
    • Arif says:
      3 tahun yang lalu

      Assalamualaikum ustadz
      Kalo hanya mengamalkan yang nomer satu saja apa diperbolehkan ustadz? Terima kasih atas jawabanya

      Reply
  9. Ferdy M.Saleh says:
    14 tahun yang lalu

    Assalammualaikum,,
    Saya minta ijin Copy ya,,
    Terima Kasih sebelumnya.

    Reply
    • Ari says:
      6 tahun yang lalu

      Izin save dan share uztazd

      Jazakallah khairan

      Reply
  10. mulyanto says:
    14 tahun yang lalu

    mohon izin share untuk catatan saya di FB

    Reply
  11. santura says:
    14 tahun yang lalu

    Assalamualaikum,,
    Izin copy yah,buat belajar,,
    thx

    Reply
    • drew says:
      6 tahun yang lalu

      assalamualaikum, izin copy untuk belajar , terima kasih :)

      Reply
  12. RIO says:
    14 tahun yang lalu

    assalamualaikum………

    saya minta ijin copy paste ya
    terima kasih ats info semoga kita mendapat safaatnya amin

    Reply
  13. afriezal says:
    14 tahun yang lalu

    ijin copy ya buad belajar.. semoga di izinkan dan bermanfaat bagi umat.. amin

    Reply
  14. ichsan says:
    14 tahun yang lalu

    mohon izin copas ustad

    Reply
  15. amri says:
    14 tahun yang lalu

    Ustadz, kalau boleh minta ditambahkan ukuran font arabic-nya.

    Reply
  16. Istimroor says:
    14 tahun yang lalu

    Terima kasih atas ilmunya, semoga kita dapat mengamalkannya. amin

    Reply
  17. Adrian says:
    14 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum..

    Izin copas artikelnya..

    Reply
  18. Imat says:
    14 tahun yang lalu

    Ass.wr.wb…
    izin copas artikelnya

    Reply
  19. Tody says:
    14 tahun yang lalu

    Ustadz. Saya ingin menanyakan apakah dzikir setelah sholat sunnat sama dengan sholat fardhu? Kalau berbeda apa saja dzikir setelah sholat sunnat? Jazakkallahu Khair.

    Reply
    • Muhammad Abduh Tuasikal says:
      14 tahun yang lalu

      @ Tody

      Dzikir sesudah shalat sunnah tdk diajarkan dzikir tertentu, dzikirnya bebas.

      Reply
  20. Maryanto says:
    14 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum.
    Ustad ana mau nanya bacaan dzikir diatas di baca semua atau dipilih salah satu aja?

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      13 tahun yang lalu

      #Maryanto
      Wa’alaikumussalam, semuanya hukumnya sunnah. Kalau hanya sebagian saja tidak mengapa, semuanya lebih bagus.

      Reply
      • Slo tion says:
        7 tahun yang lalu

        Makasih ustadz atas penjelasannya, soalnya saya susah dlm masalah menghafal

        Reply
  21. ihsanudin says:
    13 tahun yang lalu

    Assalamualaikum…mohon ijin ngopy, Jazzakumullah…

    Reply
  22. ellen says:
    13 tahun yang lalu

    Ustadz, kalo setelah sholat fardhu kita baca shalawat nabi boleh ga? kalo boleh berapa kali atau bebas? terimakasih

    Reply
  23. iyaz says:
    13 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum,
    Ustadz, untuk bacaan Tasbih, Tahmid, Takbir (33x), kalau dari text hadits yang shahih itu bacanya digabung dulu (Subhanallah Walhamdulillah Wallahu Akbar) lalu diulang 33x atau masing2 33x?
    Karena saya baca di konsultasi syariah pada text hadits-nya disebutkan masing2 33x sepertinya tidak digabung dulu baru diulang 33x (mohon maaf kalau salah interpretasi):

    مَنْ سَبَّحَ اللَّهَ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَحَمِدَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَكَبَّرَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ فَتْلِكَ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ وَقَالَ تَمَامَ الْمِائَةِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ غُفِرَتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ

    “Barang siapa yang bertasbih, bertahmid, dan bertakbir sebanyak 33 kali setelah melaksanakan shalat fardhu sehingga berjumlah 99 kemudian menggenapkannya untuk yang keseratus dengan ucapan “لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ” , maka kesalahannya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.” (Sahih; H.R. Muslim, no. 597)

    Baca selengkapnya: http://www.konsultasisyariah.com/zikir-dan-doa-sesudah-shalat-fardhu/#ixzz2IrFu33f4

    Terima kasih
    Wassalamu’alaikum

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      13 tahun yang lalu

      #iyaz
      Benar yang disebutkan di konsultasisyariah.com

      Reply
      • Cut sri hayatun says:
        3 tahun yang lalu

        Jazakallahu khair ilmunya ustadz.

        Reply
  24. arum says:
    13 tahun yang lalu

    kok gak bsa di copy y..pengen dprint biar bisa diamalkan :(

    Reply
  25. anjas says:
    13 tahun yang lalu

    asslammualaikum warohmatullahiwabarokatuh….kalo membacanya sebagian apakah boleh ustad?maksudnya kita cm hapal yg bagian pertama…ketiga atau keempat saj

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      13 tahun yang lalu

      #anjar
      wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh, boleh.

      Reply
  26. Destara says:
    13 tahun yang lalu

    Sy minta ijin buat copy artikelnya , Terimakasih

    Reply
  27. oim abdurahim says:
    13 tahun yang lalu

    assalamualaikum
    ijin copas untuk belajar,syukron

    Reply
  28. edi wirawan says:
    13 tahun yang lalu

    Bermanfaat sekali, mohon izin untuk di copy
    semoga Usatad terus medapat pahala dari Allah SWT..Amin

    Reply
  29. Asep rahman says:
    13 tahun yang lalu

    ‘sukron ustadz ,ijin share .barakallahu fiykum..

    Reply
  30. Hariyanto says:
    13 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum

    Sangat bermanfaat, Mohn ijin untuk copy artikelnya.

    Terima Kasih,-

    Wassalamu’alaikum

    Reply
  31. H Aam Hamimzar Nas says:
    13 tahun yang lalu

    Istilah zikir berasal dari bahasa Arab, dzakara-yadzkuru-dzikr. Artinya menyucikan dan memuji (Allah); ingat, mengingat, peringatan; menutur; menyebut; dan melafalkan. Di dalam Alquran yang juga disebut Adz Dzikra kita dapat menjumpai kata itu dalam berbagai bentuknya lebih dari 280 kali dengan beragam makna.
    AamHNas’69

    Reply
  32. puskom says:
    13 tahun yang lalu

    Ustadz, apa yang di baca diantara bacaan Tasbih, Tahmid, Takbir (33x)
    tks wasalam

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      13 tahun yang lalu

      #puskom
      Tidak ada bacaan apa-apa

      Reply
  33. Rakhmad Yuliansyah says:
    13 tahun yang lalu

    Saya pernah lihat di video yufid tentang bacaan dan dzikir setelah sholat fardu oleh Ust. Abdurrahman Thoyib Lc, menurut penjelasan yang saya tangkap dari video tsebut, kita harus berdzikir sesuai dengan tuntunan Rasul yaitu cukup

    Astaghfirullah (3x). Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.

    sebagai orang yang masih cukup awam mohon penjelasan yang yang benar saya takut menjadi bidah,

    Reply
  34. fitrah says:
    13 tahun yang lalu

    singkat dan padat. sesuai sunnah

    Reply
  35. Ray Chandra Prastyawan says:
    13 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum Ustadz
    untuk dzikir diatas sebagian besar sudah saya pelajari dan Alhamdulillah sudah saya amalkan.Informasi tersebut saya dapat kan dari Buku nya Yazid bin Abdul Qadir Jawas. tapi ada sedikit perbedaan, disela dzikir ke 3 danke 4 seperti yang disebutkan diatas, Ustadz Yazid menuliskan dzikir yaitu Allahumma A’inni ‘Alaa Dzikrika, wa syukrika, wa husni ibaadatik. daRan baru lanjut ke dzkir yang ke 4 yaitu Tasbih, tahmid dan takbir 33x. Yang sya mau tanyakan. apakah dzikir ini juga bisa kita amalkan artinya juga sesuai sunnah Rosul SAW?
    Barakallahu Fik

    Reply
  36. Andy Yuniawan says:
    12 tahun yang lalu

    izin copy dan klo bisa sya print ya Ustadz

    Reply
  37. chaerul abdillah says:
    11 tahun yang lalu

    Bismillah …. afawan ustadz , ana mau iz
    in share ya barakallahufik

    Reply
    • Sa'id Abu Ukkasyah says:
      11 tahun yang lalu

      silahkan

      Reply
  38. panahan says:
    7 tahun yang lalu

    terimakasih, sangat bermanfaat

    Reply
  39. Fathurrahman says:
    7 tahun yang lalu

    Afwan ustadz ana mau izin untuk ngeprint dzikir ini, biar lebih mudah ana hafal, barakallahu fiikum

    Reply
  40. Dwi says:
    7 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum..
    Untuk No 7, tidak tercantum hadist nya ustadz?

    Jazakallah

    Reply
  41. Tedi Yanto says:
    7 tahun yang lalu

    Izin copy min artikel nya

    Reply
  42. Lusiana says:
    6 tahun yang lalu

    Assalaamualaikum, bacaan dzikir yg di ajarkan di TPA dan beredar di buku2 kan agak lebih panjang dari yg ustadz share itu salah atau bagaimana ya ustadz ?

    Reply
    • Yulian Purnama, S.Kom. says:
      6 tahun yang lalu

      Wa’alaikumussalam, jika didasari hadits yang shahih maka amalkan, jika tidak ada landasannya maka jangan amalkan

      Reply
  43. Nopi says:
    6 tahun yang lalu

    Izin copy ya min untuk belajar

    Reply
  44. Muhammad Supriyadi says:
    6 tahun yang lalu

    Terima Kasih…Semoga ini menjadi Amal Sedekah Jariah dri website ini Aammiinn

    Reply
  45. Ilham Wibowo yusuf says:
    6 tahun yang lalu

    Assalamualaikum izin save dan share ya. Terimakasih. Semoga Kita semua diberi kesehatan. Aamiin

    Reply
  46. Rahmat hidayat says:
    6 tahun yang lalu

    Tabarokta ya zal jalali walikrom…sementara di blog muslim.id yg lain saya lihat tabarokta zal jalali walikrom..dengan hadist muslim nmr yg sama…yg bener yg mana ustadz??

    Reply
  47. Rini says:
    6 tahun yang lalu

    Insya Allah menjadi amal jariah lewat ilmu yang dibagian disini..syukron

    Reply
  48. Trafalgar Al Afgani says:
    6 tahun yang lalu

    Mau nanya untuk yang Subuh & magrib yang dzikir dibaca 10X itu dibaca setelah semua dzikir (1-6) selesai. atau dimana.?

    Dan untuk yang Subuh Dzikir yang ini urutannya dimana ya ( Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyiba, wa ‘amalan mutaqobbala ). Terakhir atau dimana.?

    Reply
    • SayaZaelani says:
      6 tahun yang lalu

      Mohon pencerahanya

      Reply
  49. Una says:
    6 tahun yang lalu

    Assalamialaikum.. untuk nomor 8 apakah dibaca langsung setelah salam atau terakhit setelah berdzikir? Terimakasih

    Reply
  50. Abu Amir says:
    5 tahun yang lalu

    ijin kopas untuk hafalan

    Reply
  51. Danusyakti says:
    5 tahun yang lalu

    Terima kasih, buat bahan hafalan anak-anak saya.

    Reply
  52. Abu al Jauzi says:
    4 tahun yang lalu

    Assalaamu’alaikum, tanya ustadz:
    1. Dzikir ” Laa ilaha illallahu wahdahu laa syaarikalahu, lahul mulku …dibaca 10× setlh Maghrib & subuh itu apakah bagian dari dzikir pagi-petang, atau dibaca juga setlh maghrib & subuh masing² 10× ?

    Demikian pula dgn al Ikhlas, al falaq, dan an Naas yg dibaca masing2 3× . Apkh hadits di atas ada menyebutkan setiap setelah sholat maghrib & subuh? Yg ana tau itu dibaca @3× setlh dzikir pagi & petang.

    2. Apkh boleh membaca ayat Kursy dulu, setlh itu baru baca al ikhlas, al falaq, an Naas?

    Reply
  53. Ahmad M.Kamardin says:
    4 tahun yang lalu

    Alhamdulillah, terima kasih ustadz..

    Reply
  54. Salwa says:
    4 tahun yang lalu

    Assalamualaikum, ustadz apakah boleh membaca dzikir sambil melihat di buku?

    Reply
  55. riki wandani says:
    3 tahun yang lalu

    grup wa sudah penuh semua min

    Reply
  56. Hasan Hutapea says:
    3 tahun yang lalu

    Izin copas pak/bu

    Reply
  57. Anugrah Alam Adhibrata says:
    3 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Ustadz.

    Apakah yang poin yang no.7 itu hanya dibaca selepas Sholat Shubub atau berlaku juga untuk Sholat yang lainnya? Jazakumullahu Khayran.

    Reply
  58. Anugrah Alam Adhibrata says:
    3 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Ustadz. Apakah yang poin yang no.8 itu hanya dibaca selepas Sholat Shubub atau berlaku juga untuk Sholat yang lainnya? Jazakumullahu Khayran.

    *meluruskan pertanyaan sebelumnya yang typo

    Reply
  59. Hafiza Spencer says:
    3 tahun yang lalu

    Apakah boleh yg demikian,

    Astaghfirullah 3x
    Allohumma antassalam
    Subhanallah 33x
    Alhamdullilah 33x
    Allahu akbar 33x

    La illa hailalloh wahdahulasyarikalah lahulmulku walahul hamdu wa huwa ala kuli syain qodir

    Ayat kursi
    ???

    Reply
  60. hamba Allah says:
    3 tahun yang lalu

    mohon izin ustadz sy buat video artikel ini dan mencantumkan sumber :)

    Reply
  61. Ach. Soenarko Ardhi says:
    3 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum, Ustad bagaimana cara sholat jenazah yg benar. Wassalamu’alaikum

    Reply
  62. Ummu Fasya says:
    3 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum Ustadz, bolehkan saya minta file Pdfnya? syukron

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 9   +   6   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah