Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Wasiat Luqman (Bag. 6) : Tiga Nasihat Penting

dr. Adika Mianoki, Sp.S. oleh dr. Adika Mianoki, Sp.S.
2 Maret 2020
di Akhlak dan Nasihat
apa saja nasihat-nasihat penting luqman
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • QS. Luqman Ayat 17
  • Nasihat 1: Mendirikan Shalat 
    • Shalat adalah Syariat Para Nabi Terdahulu
  • Nasihat 2: Amar Ma’ruf Nahi Mungkar
  • Nasihat 3: Bersabar

Baca pembahasan sebelumnya Wasiat Luqman (Bag.5) : Setiap Amal Ada Balasannya di Akhirat

[lwptoc]

QS. Luqman Ayat 17

Dalam ayat ini Allah Ta’ala menyebutkan tiga nasihat penting yang disampaikan oleh Luqman kepada anaknya  :

يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

“ Hai anakku,  dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang ma’ruf dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).“ (Luqman : 17)

Tiga nasihat penting dalam ayat ini yaitu tentang mendirikan shalat, amar ma’ruf nahi mungkar, dan bersabar terhadap ujian yang menimpa seorang hamba.

Baca Juga: Rahasia Syukur, Sabar, dan Istighfar

Nasihat 1: Mendirikan Shalat 

Perintah pertama dalam ayat ini adalah mendirikan shalat :

(أَقِمِ الصَّلَاةَ)

“Dirikanlah  shalat!”. 

Maksudnya adalah seorang hamba harus mengerjakan ibadah shalat dengan benar-benar memperhatikan secara sempurna berbagai rukun, syarat, wajib, dan hal-hal penyempurna shalat. Hal ini mencakup baik dalam melaksanakan shalat wajib maupun shalat sunnah.  

Shalat merupakan tiang agama dan memiliki kedudukan yang agung dalam Islam. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، وَ إِقَامِ الصَّلَاةِ ، وَ إِيْتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَ حَجِّ الْبَيْتِ ، وَ صَوْمِ رَمَضَانَ

“ Islam dibangun di atas lima: persaksian bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, naik haji, dan puasa Ramadhan.” (HR Bukhari Muslim)

Shalat adalah amal yang akan dihisab pertama kali di akhirat sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

إنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ

” Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya.” (HR Tirmidzi, hasan)

Shalat adalah amal penghapus dosa-dosa :

 الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ ، يَمْحُو اللَّهُ بِهَا الْخَطَايَا 

“ Shalat lima waktu, dengannya Allah akan menghapuskan dosa-dosa.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Shalat adalah Syariat Para Nabi Terdahulu

Shalat juga merupakan syariat para nabi dan rasul dari dahulu, di antaranya :

Nabi Ibrahim ‘alaihis salam berdoa kepada Allah :

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء

“ Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku  “ (Ibrahim : 40)

Allah juga memerintahkan kepada Musa ‘alaihis salam :

إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

“ Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. “ (Thaha:14)

Nabi ‘Isa ‘alaihis salam berkata :

وَجَعَلَنِي مُبَارَكاً أَيْنَ مَا كُنتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيّاً

“ dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup. “ (Maryam :31)

Keutamaan shalat tidak terhitung jumlahnya. Terdapat pula banyak ayat dan hadits yang memerintahkannya. Wasiat tentang shalat sangatlah banyak dan beragam. Begitu pula berbagai ancaman bagi yang meninggalkannya. Oleh karena itu penting bagi orangtua untuk memperhatikan anaknya tentang masalah shalat ini, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Luqman dan Allah abadikan dalam Al Qur’an agar bisa diambil pelajaran bagi umat manusia.

Baca Juga: Maksud Sabar Itu Pada Awal Musibah

Nasihat 2: Amar Ma’ruf Nahi Mungkar

Perintah kedua dalam ayat ini adalah :

(وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنكَرِ )

“ dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang ma’ruf dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar ”

Yang dimaksud perkara ma’ruf adalah segala sesuatu yang diperintahkan oleh syariat, baik itu berkaitan hak Allah ataupun hak hamba. Sedangkan yang dimaksud perkara yang mungkar adalah segala sesuatu yang diingkari dan dilarang oleh syariat baik yang berkaitan dengan hak Allah maupun hak hamba.

Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus oleh Allah tidak lain adalah untuk amar ma’ruf nahi mungkar. Rasul diutus untuk memerintahkan tauhid dan melarang dari syirik. Tidak diragukan lagi bahwa perkara ma’ruf yang paling agung adalah tauhid, dan kemungkaran yang paling jelek adalah kesyirikan kepada Allah. 

Allah Ta’ala berfirman : 

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولاً أَنِ اعْبُدُواْ اللّهَ وَاجْتَنِبُواْ الطَّاغُوتَ

“Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu” “ ( An Nahl : 36)

وَمَا أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ

“Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku“ (Al Anbiya’:25)

Baca Juga: Kapankah Seseorang Dikatakan Mendapati Shalat Jama’ah?

Nasihat 3: Bersabar

Perintah selanjutnya adalah : 

(وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ) 

“dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu.”

Penyebutan perintah sabar setelah perintah amar ma’ruf nahi mungkar sangatlah tepat dan sesuai, karena umumnya orang yang melakukan amar ma’ruf nahi mungkar mendapatkan bahaya atau hal-hal yang tidak disukai. Boleh jadi mendapat celaan, ancaman, kekerasan fisik, dan perkara lain yang tidak disukai. Oleh karena itu diperlukan kesabaran dalam menghadapinya. 

Yang semisal dengan makna ayat ini adalah firman Allah dalam surat Al ‘Ashr : 

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

“ Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” ( Al ‘Ashr: 1-3).

Menasehati untuk melaksanakan kebenaran seringkali diiringi dengan berbagai ujian dan cobaan sehingga perlu adanya nasehat tentang kesabaran dalam menghadapainya. 

Tiga nasihat di atas adalah tiga nasihat yang sangat penting. Oleh karena itu di akhir ayat Allah menekankan hal ini dengan menyebutkan :

إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

“ Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).“

 

Semoga kita dimudahkan untuk bisa mengambil pelajaran dari nasehat Luqman dalam ayat di atas dan kemudian mengamalkannya. Wa shallallahu ‘alaa Nabiyyinaa Muhmmad.

Baca Juga:

  • Jika Haidh Datang dan Belum Shalat Wajib
  • Memakai Siwak dan Minyak Wangi untuk Shalat Jum’at

Penulis : Adika Mianoki

Artikel: Muslim.or.id

Referensi :

  1. . Tafsiir Al Qur’an Al ‘Adzim Surat Luqman karya Imam Ibnu Katsir rahimaullah  
  2. . Taisiir Al Kariimi Ar Rahman Surat Luqman karya Sayaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah
  3. . Tafsiir Al Qur’an Al Kariim Surat Luqman, Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin rahimahullah
  4. . At Tashiil li Ta’wiil at Tanziil Surat Luqman karya Syaikh Musthofa al ‘Adawiy hafidzahullah
ShareTweetPin
dr. Adika Mianoki, Sp.S.

dr. Adika Mianoki, Sp.S.

Alumni dan pengajar Ma'had Al Ilmi, S1 Kedokteran Umum UGM, penulis buku "Jawaban 3 Pertanyaan Kubur"

Artikel Terkait

Menggunakan ‘Privilege’ untuk Ketaatan (Bag. 2)

oleh Gazzeta Raka Putra Setyawan
22 Juli 2026
0

Privilege popularitas dan pengaruh Di era digital, popularitas dan pengaruh di media sosial termasuk privilege yang sangat besar. Satu unggahan,...

Menggunakan ‘Privilege’ untuk Ketaatan (Bag. 1)

oleh Gazzeta Raka Putra Setyawan
21 Juli 2026
0

Dalam kehidupan ini, tidak semua orang memulai dari titik yang sama. Ada yang lahir dalam keluarga terpandang, ada yang tumbuh...

Masih Ada Waktu untuk Berbuat Dosa, Belum Tentu Ada Waktu untuk Bertobat (Bag. 1)

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
16 Juli 2026
0

Salah satu bentuk kasih sayang Allah Ta'ala kepada hamba-Nya adalah dibukanya pintu tobat selama masih hidup di dunia. Tidak ada...

Artikel Selanjutnya
mengkhususkan waktu untuk ziarah kubur

Hukum Mengkhususkan Hari Raya dan Hari Jum’at untuk Ziarah Kubur

Komentar 3

  1. Hanung says:
    6 tahun yang lalu

    ‘Afwan, sepertinya terjemahan untuk QS Luqman ayat 17 masih ada yang kurang ya? Mungkin salah ketik.

    Reply
  2. Rizky syahbani siregar says:
    6 tahun yang lalu

    السلام عليكم ورحمة الله
    اللهم صل على محمد

    Saya Rizky syahbani siregar. Saya seorang siswa di salah satu madrasah Aliyah di Aceh lebih tepatnya di MAN 4 Pidie. Saya dahulu nya seorang ketua Osim atau lebih akrab disapa ‘presiden pelajar’ di madrasah.

    Saya mau bertanya, apakah saya boleh mengambil materi yang ada di situs ini untuk saya buat jadi video dan saya sebar di medsos sebagai da’wah ?

    Jikalau pihak situs ini berkenan, silahkan kontak saya di [email protected]…

    جزاكم الله خيرا

    Reply
    • Yulian Purnama, S.Kom. says:
      6 tahun yang lalu

      Silakan

      Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 0   +   8   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah