Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Apakah Engkau Ingin Menjadi Pembuka Pintu-Pintu Kebaikan? (Bag. 10)

M. Saifudin Hakim oleh M. Saifudin Hakim
12 Oktober 2018
di Akhlak dan Nasihat
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Kedua belas: Bersemangat untuk menebarkan kebaikan
  • Ketiga belas: Pintu kebaikan itu saling menyambung

Baca pembahasan sebelumnya: Apakah Engkau Ingin Menjadi Pembuka Pintu-Pintu Kebaikan? (Bag. 9)

Kedua belas: Bersemangat untuk menebarkan kebaikan

Yaitu dengan senantiasa memberikan nasihat kepada orang lain ketika berkumpul dengan mereka, agar mereka menyibukkan dirinya dengan kebaikan dan menjauhi segala bentuk keburukan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الدِّينُ النَّصِيحَةُ

“Agama ini hanyalah nasihat.” (HR. Muslim no. 55)

Seorang hamba tidak akan mampu menjadi kunci kebaikan, kecuali dalam setiap tempat dia berusaha untuk menyebarkan kebaikan.

Oleh karena itu, ketika menjelaskan makna firman Allah Ta’ala,

وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ

“Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada.” (QS. Maryam [19]: 31)

Ibnul Qayyim rahimahullahu Ta’ala berkata, “Yaitu mengajarkan kebaikan, berdakwah kepada Allah Ta’ala, mengingatkan manusia, dan memotivasi untuk taat kepada-Nya. Barangsiapa yang tidak memiliki hal-hal tersebut, maka dia tidak mendapatkan keberkahan. Dicabutlah keberkahan ketika bertemu dan berkumpul dengannya.” (Risalah Ibnul Qayyim li Ahadi Ikhwanihi, hal. 5)

Baca juga: Lebih Baik Tidak Minta Didoakan ketika Memberi Sedekah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian bersabda,

خَيْرُكُمْ مَنْ يُرْجَى خَيْرُهُ وَيُؤْمَنُ شَرُّهُ، وَشَرُّكُمْ مَنْ لَا يُرْجَى خَيْرُهُ وَلَا يُؤْمَنُ شَرُّهُ

“Manusia terbaik di antara kalian adalah yang diharapkan kebaikannya dan orang lain merasa aman dari gangguannya. Manusia terburuk di antara kalian adalah yang tidak diharapkan kebaikannya dan orang lain juga tidak merasa aman dari gangguannya.” (HR. Tirmidzi no. 2263, Ahmad no. 8812, dan Ibnu Hibban no. 528. Dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 2603)

Ketiga belas: Pintu kebaikan itu saling menyambung

Yang hendaknya selalu kita ingat adalah bahwa pintu kebaikan itu saling menyambung. Maksudnya, ketika satu pintu kebaikan terbuka, maka akan dibukakan untuknya pintu-pintu kebaikan yang lainnya. Dan ini termasuk di antara nikmat Allah Ta’ala kepada kita.

Ketika hati kita dilapangkan untuk membuka pintu kebaikan, bersemangat untuk mengerjakannya, maka kebaikan tersebut akan memanggil kebaikan yang lainnya. Allah Ta’ala berfirman,

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (QS. Ar-Rahman [55]: 60)

Meskipun kebaikan itu tampak kecil dan remeh, bersegeralah membukanya dengan penuh semangat dan antusias, sebelum pintu kebaikan tersebut ditutup. Karena jika kita telah membuka pintu kebaikan dan memasukinya, meskipun perkara yang kecil, maka akan kita dapati bahwa kebaikan yang kecil tersebut akan memanggil kebaikan yang lainnya dan akan membuka pintu-pintu kebaikan yang lainnya.

Hal ini juga sebagaimana kejelekan yang akan memanggil kejelakan yang lainnya. Allah Ta’ala berfirman,

ثُمَّ كَانَ عَاقِبَةَ الَّذِينَ أَسَاءُوا السُّوأَى

“Kemudian, akibat orang-orang yang mengerjakan kejahatan adalah (azab) yang lebih buruk.” (QS. Ar-Ruum [30]: 10)

Juga terdapat hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang semakna dengan hal ini. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا فَتَحَ رَجُلٌ بَابَ عَطِيَّةٍ، يُرِيدُ بِهَا صِلَةً، إِلَّا زَادَهُ اللهُ بِهَا كَثْرَةً

“Tidaklah seseorang membuka pintu pemberian (sedekah), dengan maksud untuk menyambung (hubungan kekerabatan), kecuali Allah Ta’ala tambahkan untuknya (kebaikan) yang banyak.” (HR. Ahmad no. 9624 dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman no. 3140. Dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 2231)

Oleh karena itu, jangan sekali-kali meremehkan kebaikan, meskipun tampak kecil, remeh dan sedikit. Karena kebaikan yang kecil-kecil itu sesungguhnya adalah pintu awal kebaikan yang sangat banyak.

[Bersambung]

LANJUT KE BAGIAN 11

Baca juga:

  • Al-Fattaah, Maha Pembuka Kebaikan dan Pemberi Keputusan
  • Kebaikan Hilang Karena Maksiat

***

@Sint-Jobskade 718 NL, 16 Syawwal 1439/ 30 Juni 2018

Oleh seorang hamba yang sangat butuh ampunan Rabb-nya,

Penulis: M. Saifudin Hakim

Artikel Muslim.or.id

 

Referensi:

Disarikan dari kitab Kaifa takuunu miftaahan lil khair karya Syaikh ‘Abdurrazaq bin ‘Abdul Muhsin Al-Badr, hal. 51-54.

ShareTweetPin11
M. Saifudin Hakim

M. Saifudin Hakim

- Alumnus Ma'had Al-'Ilmi, Yogyakarta. - Alumnus Pendidikan Dokter FK UGM, Yogyakarta. - Alumnus Erasmus University Medical Center, Rotterdam, Belanda. - Saat ini sedang belajar di Unayzah, Saudi Arabia.

Artikel Terkait

Di Tempat Umum, Kita Tidak Sendirian

oleh Mochammad Wibisono
12 Oktober 2026
0

Bayangkan kita sedang duduk di ruang tunggu. Seseorang memutar video dari ponselnya dengan suara keras. Ia tampak menikmati tayangan itu,...

Belajar Mencari Rezeki Ala Para Sahabat Nabi

oleh Muhammad Insan Fathin
6 Oktober 2026
0

Kalau kita bayangkan para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang muncul di kepala kebanyakan orang mungkin sosok yang sepanjang hari...

Muslim dan Kebiasaan Membaca

oleh Fauzan Hidayat
4 Oktober 2026
1

Bismillah. Segala puji bagi Allah Ta’ala, salawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang telah mengajarkan...

Artikel Selanjutnya

Doa agar Terhindar dari Hilangnya Nikmat & Bencana yang Tiba-Tiba

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 5   +   9   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah