Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Syaikh Al Albani Berkata Kepada Dukun: “Coba Datangkan Roh Imam Bukhari”

Fachri Abu Syazwiena oleh Fachri Abu Syazwiena
26 Juli 2015
di Akidah
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Sebuah contoh aplikatif
  • Faidah:
  • Catatan kaki

Membongkar kedok dukun adalah sebuah tuntutan bahkan bisa menjadi suatu hal yang wajib. Diperbolehkan mendatangi dukun dan menanyakannya beberapa hal guna mengujinya untuk membongkar kedustaan dan kelemahannya.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin mengungkapkan:

أن يسأله ليظهر عجزه وكذبه فيمتحنه في أمور يتبين بها كذبه وعجزه وهذا مطلوب وقد يكون واجبا

“(Diperbolehkan) untuk menanyakan dukun guna menampakkan kelemahan dan kebohongannya. Dia menguji sang dukun dengan beberapa hal yang mampu membongkar kedok dan kelemahannya. Ini adalah sebuah tuntutan (tuntutan syar’i -ed) dan terkadang bisa menjadi wajib.”[1]

Tindakan ini tidaklah termasuk dalam hadits:

من أتى عرافا فسأله عن شيء فصدقه بما يقول لم تقبل صلاته أربعين يوما

“Orang yang menemui dukun lantas menanyainya lalu meyakini apa yang diungkapkan sang dukun maka shalatnya selama 40 hari tidak diterima.”[2]

Sebuah contoh aplikatif

Sekitar pertengahan November lalu, akun facebook seorang ikhwah dari Khurthum, Sudan, menuliskan kisah Syaikh Al Albani rahimahullah dengan seorang dukun. Berikut ini kisahnya:

Ada kabar yang didengar oleh Syaikh Al Albani bahwa salah seorang tokoh spiritual mampu menghadirkan dan mendatangkan roh. Untuk menghilangkan dan mengingkari kesyirikan, Syaikh pun menemui tokoh tersebut. Gemetarlah sang tokoh karena kedatangan syaikh.

Syaikh mengatakan:

أرجو أن تحضر لي روحا

“Aku harap engkau menghadirkan ruh seseorang untukku.”

Dukun: “Ruh siapa yang kamu inginkan?”

Syaikh menjawab:

أريد روح البخاري

“Aku ingin ruh imam al-Bukhariy”

Dukun: “Apa yang kamu inginkan dari Bukhariy?”

Syaikh menjawab:

أنا عندي أشياء أسألها للبخاري

“Ada hal-hal yang ingin kutanyakan kepada imam Bukhariy”

Dukun menjawab: “Hari ini ruh-ruh terhenti (waktu pemanggilan ruh telah usai -ed). Datanglah kembali hari Senin”.

Syaikh pun mendatanginya hari Senin. Ternyata tokoh spiritual tersebut kabur dan tempat praktiknya pindah ke tempat lain.

Syaikh paham bahwa sang dukun adalah pendusta ulung. Mereka akan berpura-pura bahwa roh masuk ke tubuh anggota timnya yang dianggap sebagai mediator. Mediator inilah yang akan berbicara seolah-olah roh yang telah dipanggil lah yang sedang berbicara.

Mengetahui bahwa sang mediator tak mungkin memahami ilmu hadits sebagaimana pemahaman imam Al Bukhari maka Syaikh Albaniy pun sengaja meminta agar roh imam Bukhariy dihadirkan guna menanyakan tentang ilmu hadits. Maka tentu sang dukun tak akan mampu bersandiwara dan akhirnya berkilah: “waktu pemanggilan roh telah usai”.

Faidah:
  1. Terkadang wajib mendatangi dan menguji/menantang dukun guna membongkar kedustaannya sebagai salah satu ekspresi mengingkari kemungkaran.
  2. Aktifitas ini tidak tergolong dalam ancaman mendatangi dukun.
  3. Gigihnya para ulama dalam mengingkari kesyirikan.

***

Catatan kaki

[1] Qaul al-Mufid, hal 341, Dar Ibnul Jauziy, Kerajaan Saudi Arabiah.

[2] Riwayat Muslim tanpa ungkapan “fashaddaqahu”

___

Penyusun: Yani Fachriansyah

Artikel Muslim.or.id

ShareTweetPin
Fachri Abu Syazwiena

Fachri Abu Syazwiena

Mahasiswa LIPIA

Artikel Terkait

Mengenal Nama Allah “Al-Hafiizh” dan “Al-Haafizh”

oleh Muhammad Insan Fathin
11 Juli 2026
0

Di antara hal yang menenangkan hati seorang hamba di tengah berbagai ujian kehidupan adalah mengetahui bahwa Allah Ta'ala tidak pernah...

Mengapa Allah Tidak Terlihat?

oleh Glenshah Fauzi
21 Juni 2026
1

Ada satu pertanyaan yang sering dilontarkan oleh orang awam yang mulai penasaran dengan konsep ketuhanan, “Mengapa Tuhan tidak terlihat?” Sebagian...

Tauhid: Kewajiban Pertama Bagi Seorang Hamba

oleh Yulian Purnama, S.Kom.
10 Juni 2026
0

Kewajiban pertama bagi seorang yang baru masuk Islam atau orang yang baru serius beragama adalah mengucapkan dua kalimat syahadat dan...

Artikel Selanjutnya
masjid_nabawi

Fikih I'tikaf (13)

Komentar 5

  1. Jared Jamiatun says:
    11 tahun yang lalu

    Menarik, membuat dukun tidak berkutik.

    Reply
  2. Ahmad says:
    11 tahun yang lalu

    Dukunnya pinter! :D
    Pinter ngibulin, juga pinter ngacir… :D

    Reply
  3. Jose Comoro says:
    11 tahun yang lalu

    kalau ternyata dukunnya pinter dan bisa berpura2 (dgn akting) mendatangkan roh imam bukhari dengan sangat baik bisa bahaya juga bagi orang2 yg kurang imannya. Intinya, hanya seorang seperti ulama saja mungkin yg dapat membongkar kepalsuan dari para dukun. Apakah di Indonesia ada orang yg bisa??

    Reply
  4. Gara Gara says:
    11 tahun yang lalu

    Wow awesome

    Reply
  5. abie says:
    11 tahun yang lalu

    he he he.. cerdas…

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 1   +   3   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah