Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Mengobarkan Semangat untuk Mengumpulkan Kitab Para Ulama (Bag. 2)

M. Saifudin Hakim oleh M. Saifudin Hakim
15 Januari 2015
di Manhaj
semangat ulama
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Mengumpulkan kitab: bahan bakar untuk mengobarkan api semangat menuntut ilmu syar’i
  • Semangat para ulama dalam mengumpulkan kitab

Mengumpulkan kitab: bahan bakar untuk mengobarkan api semangat menuntut ilmu syar’i

Sudah selayaknya bagi kita agar memiliki perhatian terhadap kitab-kitab para ulama terdahulu. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, ”Sudah selayaknya bagi penuntut ilmu untuk memperhatikan hal ini, yaitu mengumpulkan kitab. Akan tetapi, hendaklah memulainya dari kitab yang paling penting kemudian yang penting berikutnya. Jika tidak memiliki banyak uang, bukanlah suatu hal yang bijaksana jika membeli kitab yang sangat banyak dengan cara berhutang. Karena hal ini termasuk membelanjakan uang di jalan yang kurang baik. Oleh karena itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah memerintahkan kepada seseorang yang hendak menikah namun tidak punya uang agar dia berhutang.

Bersemangatlah untuk memiliki kitab-kitab pokok yang paling penting, bukan kitab yang ditulis oleh orang pada zaman sekarang. Karena sebagian penulis pada zaman sekarang ini tidaklah memiliki ilmu yang mendalam. Oleh karena itu, jika Engkau membaca kitab, Engkau akan menemukan pembahasan yang mengambang. Terkadang penulis hanya menukil saja dari kitab yang lain. Terkadang pula menjelaskannya dengan ungkapan yang panjang lebar, namun kurang ada manfaatnya. Oleh karena itu, perhatikanlah kitab-kitab yang penting. Bersemangatlah untuk mencari kitab-kitab pokok yang ditulis para salaf (ulama terdahulu). Karena sesungguhnya ada lebih banyak kebaikan dan berkah daripada kitab yang ditulis orang-orang khalaf (zaman sekarang ini, pen.).” [1]

Mengumpulkan sebanyak mungkin kitab syar’i yang bermanfaat dan bersemangat untuk mengumpulkannya merupakan sarana yang dapat membantu kita untuk membakar dan mengobarkan api semangat menuntut ilmu syar’i. Hal ini disebabkan:

Pertama: Jika seseorang mengumpulkan kitab dan menyusunnya dalam perpustakaan rumah atau ruangan khusus di rumahnya, maka ketika dia memandang deretan buku-buku tersebut yang telah dicetak dengan cetakan yang indah dan menarik, pastilah tergerak motivasinya untuk membaca sebagian buku tersebut walaupun sejenak saja. Karena ketika dia memandang kitab-kitab itu, dia akan teringat dengan kesungguhan yang dicurahkan oleh para ulama salaf dalam menulis, menyusun, dan mengumpulkan kitab-kitab tersebut. Dia juga akan teringat dengan berbagai kesulitan yang dihadapi dalam menulisnya. Saat itulah dia akan membandingkan dengan keadaan dirinya sendiri, “Wahai jiwaku, apa yang telah Engkau perbuat? Apa yang telah Engkau persembahkan?”

Kedua: Ketika dia melihat kitab-kitab yang banyak di perpustakaannya dan belum terbaca, dia akan bertanya pada dirinya,“Sampai kapan aku mengumpulkan kitab dan tidak membacanya?” Kemudian mencela dirinya,“Wahai jiwaku, bukanlah suatu aib dalam mengumpulkan banyak kitab. Bahkan hal itu sesuatu yang sangat terpuji dan memiliki banyak keutamaan. Namun, yang menjadi aib adalah ketika Engkau meninggalkan untuk membacanya. Maka sadarlah dari kelalaianmu dan bangunlah dari tidurmu!”

Ketiga: Terkadang seseorang mengalami kesusahan, kegelisahan, dan kesedihan sehingga mendorong dirinya untuk melakukan apa saja agar bisa melupakannya. Sehingga ketika dia melihat kitab yang tersusun di perpustakaannya, dia akan mengambil kitab yang dapat diraih oleh jangkauan tangannya untuk dibaca. Terkadang, tidaklah dia meninggalkan kitab itu sampai menyelesaikannya.

Keempat: Menginfakkan harta untuk membeli dan mengumpulkan kitab adalah amal kebaikan. Sehingga orang tersebut diberi pahala di dunia dan dia akan memperoleh manfaat setelah dia meninggal dan berada di dalam kuburnya. Ketika dia mewasiatkan kitab-kitab itu bagi orang yang mau mengambil manfaat darinya atau mewakafkannya kepada lembaga-lembaga keislaman, masjid, atau perpustakaan umum, maka tentu ini adalah kebaikan yang sangat besar. [2]

Semangat para ulama dalam mengumpulkan kitab

Demikianlah, para ulama salaf sangat menyadari pentingnya mengumpulkan kitab. Kita temukan pada diri mereka semangat yang tinggi untuk membeli kitab.

Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah berkata dalam biografi Ibnul Qayyim rahimahullah, “Beliau (Ibnul Qayyim) sangat gemar mengumpulkan kitab sehingga beliau memiliki kitab yang tidak terhingga banyaknya. Sampai-sampai anaknya menjual kitab-kitab itu setelah beliau meninggal dalam kurun waktu yang lama, kecuali kitab-kitab yang mereka pilih untuk diri mereka sendiri.” [3]

Imam Al-Mundziri rahimahullah berkata, “Al-Hafidz As-Silafi rahimahullahu adalah orang yang sangat gemar mengumpulkan kitab. Setiap kali memiliki uang, beliau akan menggunakannya untuk membeli kitab. Beliau memiliki koleksi kitab yang tidak ada habis-habisnya apabila dipandang.” [4]

Adz-Dzahabi rahimahullah berkata dalam biografi Al-Qadhi Abdurrahim bin Ali Al-Lukhai rahimahullah, ”Telah sampai berita kepada kami bahwa beliau memiliki kitab sampai 100.000 jilid. Beliau mengumpulkannya dari seluruh pelosok negeri.” [5]

Adz-Dzahabi rahimahullah berkata dalam biografi Muhammad bin Abdullah As-Sulami Al-Marsi rahimahullah,”Menulis, membaca, dan mengumpulkan banyak kitab yang berharga. Harta beliau digunakan untuk membeli kitab.” [6]

Inilah beberapa contoh keteladanan para ulama salaf kita dalam mengumpulkan kitab atau buku-buku agama yang bermanfaat. Semoga dapat memberikan teladan bagi kita tentang bagaimanakah semangat para ulama salaf dalam membelanjakan harta demi menuntut ilmu syar’i. Marilah kita berlomba-lomba mencari kebahagiaan menuntut ilmu syar’i dengan menelaah kitab para ulama dalam bahasa aslinya, yaitu bahasa Arab.

[Selesai]

KEMBALI KE BAGIAN 1

***

Penulis: M. Saifudin Hakim

Artikel Muslim.Or.Id

 

Catatan kaki:

[1] Syarh Hilyah Tholibul ‘Ilmi, hal 175, cet. Daar Ibnu Haitsam tahun 1423 H.

[2] Dikutip dari Kaifa Tatahammasu li Tholabil ‘Ilmi Syar’i, hal. 255-256, secara ringkas.

[3] Ad-Durorul Kaminah fi A’yanil Mi’atits Tsaminah, 4: 22. Dikutip dari Kaifa Tatahammasu li Tholabil ‘Ilmi Syar’i, hal. 258.

[4] Thabaqat Syafi’iyyah Kubra, 1: 319. Dikutip dari Kaifa Tatahammasu li Tholabil ‘Ilmi Syar’i, hal. 258.

[5] Siyaar A’lamin Nubalaa, 21: 341. Dikutip dari Kaifa Tatahammasu li Tholabil ‘Ilmi Syar’i, hal. 258.

[6] Siyaar A’lamin Nubalaa, 23: 313. Dikutip dari Kaifa Tatahammasu li Tholabil ‘Ilmi Syar’i, hal. 259.

ShareTweetPin
M. Saifudin Hakim

M. Saifudin Hakim

- Alumnus Ma'had Al-'Ilmi, Yogyakarta. - Alumnus Pendidikan Dokter FK UGM, Yogyakarta. - Alumnus Erasmus University Medical Center, Rotterdam, Belanda. - Saat ini sedang belajar di Unayzah, Saudi Arabia.

Artikel Terkait

Prinsip-Prinsip Manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah (Bag. 1)

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
9 Juli 2026
0

Di tengah banyaknya perpecahan, munculnya banyak kelompok yang menyimpang, dan pemikiran yang saling mengklaim berada di atas kebenaran, seorang muslim...

Benarkah Kaidah: “Semakin Banyak Ilmu, Semakin Sedikit Menyalahkan”?

oleh Yulian Purnama, S.Kom.
18 Mei 2026
0

Tersebar di tengah masyarakat perkataan: “Semakin banyak ilmu, akan semakin sedikit menyalahkan.” Kaidah tersebut dalam bahasa Arab berbunyi: مَنْ كَثُرَ عِلْمُهُ...

Menjawab Syubhat: “Jika Perkataan Ulama Bukan Dalil, Perkataan Kamu Lebih Bukan Dalil”

oleh Yulian Purnama, S.Kom.
17 Mei 2026
0

Terkadang ketika kita menasihati seseorang untuk tidak taklid buta kepada pendapat ulama dan kembali kepada dalil Al-Qur'an dan As-Sunah, biasanya...

Artikel Selanjutnya
cinta Allah

Jika Anda Mencintai Allah, Ikuti Tuntunan Rasulullah

Komentar 8

  1. saiful says:
    11 tahun yang lalu

    assalamualaikum sebagai pelajar pemulan sebaiknya beli kitab apa ya? syukron

    Reply
  2. Adi Prayitno says:
    11 tahun yang lalu

    alhamdulillah saya yang terbatas hartanya bisa memiliki kumpulan kitab dari software Maktabah Syamilah, software yang sangat membantu dan memberikan banyak manfaat…

    Reply
    • Muhammad Abduh Tuasikal says:
      11 tahun yang lalu

      Namun baiknya tdk bergantung pd syamilah sj.
      Memiliki kitab tetap lebih utama.
      Barakallahu fiikum

      Reply
    • Fachri Firdaus says:
      11 tahun yang lalu

      Saudara Adi Prayitno, didapatkan gratis atau membeli? Kalau gratis bolehkan di sharing, kalau beli, dapat dari mana?

      Terima Kasih

      Reply
      • Adi Prayitno says:
        11 tahun yang lalu

        dapet gratis download disini http://maktabahsyamilah.com/

        Reply
        • Fachri Firdaus says:
          11 tahun yang lalu

          Terima kasih.

          Reply
  3. Aldi says:
    5 tahun yang lalu

    Maraji’ nya kok ga ada ya

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 1   +   3   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah