Fatwa Ulama: Apakah Najis Yang Sedikit Itu Dimaafkan? – Muslim.Or.Id – Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

Fatwa Ulama: Apakah Najis Yang Sedikit Itu Dimaafkan?

Apakah benar bahwa najis yang ringan dan sedikit itu dimaafkan? Seberapa batasan sedikit itu? Misalnya jika pakaian terkena percikan air kencing kira-kira 1/3 tetes apakah perlu dibersihkan ataukan dimaafkan (tidak mengapa jika tidak dibersihkan)?

9206 13

Celana Terkena/kencing Sholat Hukum Percikan Air Seni Hukum Sholat Pakaian Terkena Air Kencing Najis Sedikit Najis Yg Di Maafkan

Fatwa Syaikh Khalid bin Ali Al Musyaiqih

Soal:

Apakah benar bahwa najis yang ringan dan sedikit itu dimaafkan? Seberapa batasan sedikit itu? Misalnya jika pakaian terkena percikan air kencing kira-kira 1/3 tetes apakah perlu dibersihkan ataukan dimaafkan (tidak mengapa jika tidak dibersihkan)?

Jawab:

الحمد لله وحده، والصلاة والسلام على رسول الله، أما بعد

Menurut Abu Hanifah dan juga pendapat yang dipilih oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, bahwa najis yang sedikit itu dimaafkan. Para ulama selain mereka juga mentoleransi najis yang sedikit namun dengan beberapa rincian. Adapun Syaikhul Islam (dan Abu Hanifah) memandang bahwa semua najis yang sedikit itu dimaafkan secara mutlak (tanpa rincian, pent.).

Dalil yang digunakan dalam pendapat ini adalah hadits-hadits tentang bolehnya istijmar (cebok dengan selain air). Karena jika seseorang ber-istijmar setelah selesai buang air kecil atau buang air besar, tentu masih akan tersisa sedikit najis. Karena cebok dengan batu atau selainnya tidak menghilangkan najis secara sempurna. Ini menunjukkan bahwa najis yang sedikit itu dimaafkan. Dan dalam hal ini tidak ada batasan dari syariat mengenai kadarnya. Sehingga mengenai batasan sedikitnya dikembalikan pada ‘urf (adat setempat). Najis yang dianggap sedikit oleh kebiasaan setempat, maka itu dimaafkan. Misalnya seperti yang ditanyakan penanya yaitu 1/3 tetesan, ini dianggap sedikit oleh ‘urf, maka dimaafkan.

 

Sumber: http://www.almoshaiqeh.com/index.php?option=com_ftawa&task=view&id=40357

Penerjemah: Yulian Purnama
Artikel Muslim.Or.Id


Dukung pendidikan Islam yang berdasarkan Al Qur'an dan As Sunnah sesuai dengan pemahaman salafus shalih dengan mendukung pembangunan SDIT YaaBunayya Yogyakarta http://bit.ly/YaaBunayya  
Print Friendly, PDF & Email

Ukuran Najis Yang Dimaafkan Air Bak Mandi Terkena Setetes Kencing Najis Tidak Air Kencing Yg Dimaafkan Air Percikan Bekas Cebok Air Tak Berubah Warna Kena Air Kencing Apakah Najis

In this article

Join the Conversation

  • sangat berguna sekali informasinya .

  • Abdullah

    kalau di indonesia menurut ustadz yang sedikit yang bagaimana?

    • Misalnya air kencing dicelana, yang hanya sepersekian tetes yang kita tidak sadari keberadaannya.

      • hendra abdullah

        Maksud dari “Yang kita tidak sadari keberadaaNa”. Itu gmn maksudnya. Tau ada sedikit najis tp tdk tau dmn letak najisnya atau karna tidak tau klo ada najis yg menempel dipakain. Syukron

        • Maksudnya terkena najis yang sangat sedikit, sehingga kita tidak menyadarinya. Contohnya air kencing yang sangat sedikit, sepersekian tetes, hingga tidak disadari keluarnya. Atau sisa kotoran anjing yang ada di tanah yang besar sepersekian milimeter, hingga tidak kita sadari keberadaannya. Itu semua dimaafkan.

  • Kalau masih ragu maka tidak berpengaruh apa-apa, shalat sah. kalau yakin benar-benar keluar air kencing, maka batal.

  • dyra

    Mau tanya kl ada anak kecil lk2 pipis abis itu dia kayak megang bj yg d jmr dan kt ngak tau tangannya kena pipis apa ngak, trus bj itu disetrika. Apa setrikanya jg ketempelan najis, trus apa bj lain yang kesenggol bj yg itu jg najis?

    • Sa’id Abu Ukkasyah

      Kalau gak tahu tangannya najis, ya berarti suci, maka baju yg dipegang juga suci, setrika dan baju lainnya juga suci. Jangan menuruti keragu-raguan, itu godaan setan. Hanya saja bagi orang tua yg melihat anaknya tsb tertuntut unt sgera menceboki anak tsb dan mensucikan najisnya

  • Maududijmal Rahim

    Assalamu ‘alaykum wa rahmatullah wa barakatuh,
    Bagaimana jika masih tercium bau setelah berhadats besar, dan sulit dihilangkan, apakah termasuk dalam pembahasan di atas ?

    • Sa’id Abu Ukkasyah

      Wa’alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh, bisa diperjelas dg contoh maksud Anda?

      • Maududijmal Rahim

        Jika setelah buang air besar dan kita mencium pada tangan kita terdapat bau kotoran walaupun sedikit, bau kotoran tersebut mungkin berasal dari saat kita membersihkannya, dan bau tersebut sulit untuk dihilangkan.
        Apakah jika seperti ini kita harus membersihkan tangan kita hingga betul2 tidak tercium lagi bau ?

        • Sa’id Abu Ukkasyah

          1. Contoh Anda ini berbeda dg pertanyaan Anda sebelumnya, oleh karena itu Anda diminta memberi contoh agar jelas maksud Anda.
          2. Hadats besar tidak sama dengan buang air besar. Hadats itu juga tidak sama dengan najis.
          Kotoran buang air besar itu najis.
          Hadats besar itu contohnya junub krn keluar air mani.
          3. Jika secara adat bau kotoran buang air besar itu memang sedikit dan sulit dihilangkan, maka tidak masalah, tidak harus membersihkannya lagi.

          • Maududijmal Rahim

            Terima kasih penjelasan dan koreksinya.

            Jazakallahu khairan


Shares