Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Ketika Air Zamzam Dicampur dengan Air Lain

Yulian Purnama, S.Kom. oleh Yulian Purnama, S.Kom.
26 Januari 2026
di Fikih
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Hukum Menyebut Campuran Air Biasa Sebagai Air Zamzam
  • Apakah Keutamaan Air Zamzam Berkurang Jika Dicampur?
  • Benarkah Air Biasa Berubah Sepenuhnya Menjadi Zamzam?

Jika air zamzam dicampur dengan air lainnya, apakah air tersebut berubah menjadi zamzam? Semisal air mineral 1 botol dicampur dengan 1 tetes air zamzam, apakah air 1 botol tersebut berubah semua menjadi air zamzam?

Jawabannya: tidak demikian. Sebagaimana yang difatwakan para ulama.

Hukum Menyebut Campuran Air Biasa Sebagai Air Zamzam

Syekh Abdul Aziz bin Baz ditanya, “Aku membawa air zamzam, lalu aku mencampurnya dengan air biasa agar cukup untuk dibagikan kepada banyak orang. Apakah hal ini termasuk penipuan, atau tidak?”

Beliau rahimahullah menjawab,

إذا قلت لهم: إنها كلها من زمزم، فهذا غلط كذب، أما إذا قلت: إني خلطت معها ماء من غير زمزم فلا بأس، وإلا فلا حاجة إلى هذا كله، الماء الذي معك تعطيه من تشاء، أو تشربه أنت، أو تستعمله أنت على بصيرة، ولا تكذب، والأمر في هذا سهل

“Jika anda mengatakan kepada mereka bahwa air itu seluruhnya adalah air zamzam, maka itu adalah kesalahan dan kedustaan. Adapun jika engkau mengatakan bahwa engkau telah mencampur air zamzam dengan air lainnya, maka tidak mengapa. Dan sebenarnya anda tidak perlu melakukan semua itu. Air zamzam yang ada padamu itu boleh engkau berikan kepada siapa saja yang engkau kehendaki, atau engkau minum sendiri, atau engkau gunakan sendiri, tanpa harus berdusta. Ini perkara mudah.” (Fatawa Nurun ‘alad Darbi no. 359, pertanyaan ke-10)

Apakah Keutamaan Air Zamzam Berkurang Jika Dicampur?

Dan ketika air zamzam dicampur, maka keutamaannya hanya sekadar zamzam yang ada di dalam campuran tersebut. Syekh Abdullah bin Jibrin ditanya, “Jika air zamzam dicampur dengan air biasa, apakah berlaku padanya hukum-hukum air zamzam?”

Beliau rahimahullah menjawab,

الأفضل أن يُشرب ماء زمزم وحده ، فإن خُلط بغيره بقي له حُكم الفضل وجواز التداوي به ، وإن كان ذلك أنقص مما إذا كان خالصًا وحده

“Yang utama hendaknya meminum air zamzam yang murni. Jika dicampur dengan air yang lain, maka masih ada keutamaannya dan boleh (digunakan) untuk mengobati. Namun keutamaannya berkurang dibandingkan jika air zamzam tersebut murni.” (Dinukil dari fatwa IslamQA no. 153234)

Benarkah Air Biasa Berubah Sepenuhnya Menjadi Zamzam?

Syekh Shalih al-Fauzan hafizhahullah ditanya, “Sebagian penuntut ilmu mengatakan bahwa jika air zamzam dicampur dengan air biasa, maka ia akan mengubah air biasa tersebut menjadi zamzam seluruhnya dan memiliki keberkahan zamzam seluruhnya. Apakah ini benar?”

Beliau hafizhahullah menjawab,

لا ما هو بالصحيح, ما هو كله من زمزم. البركة ما هو له من زمزم وأما الماء غير زمزم ليس له حكم الزمزم

“Klaim ini tidak benar. Air tersebut tidak menjadi zamzam semua. Keberkahan zamzam sebatas kadar zamzam yang ada padanya. Adapun air lain yang bukan zamzam, maka tidak berlaku hukum zamzam.” (Transkrip fatwa beliau di: https://s.id/onWlM)

Namun, air biasa yang dicampuri zamzam tetap memiliki keutamaan lebih daripada air biasa yang tidak ada campuran zamzamnya. Namun, tetap lebih utama untuk meminum air zamzam yang murni. Dewan fatwa Islamweb menjelaskan,

فماء زمزم إذا خلط بغيره من المياه فإن الجميع لا يكتسب فضل ماء زمزم وبركته، بل البركة والفضل هنا تكون بقدر ماء زمزم فقط لاختصاصه بهذه البركة، ولا يستوي هذا الماء مع غيره من المياه التي لم تختلط بماء زمزم ولو كان كمية ماء زمزم قليلة

“Apabila air zamzam dicampur dengan air-air lain, tidaklah seluruh campuran itu memiliki keutamaan dan keberkahan air zamzam. Bahkan keberkahan dan keutamaan dalam hal ini hanyalah sebanding dengan kadar air zamzam di dalamnya saja. Karena air zamzam memiliki kekhususan keberkahan tersebut. Oleh sebab itu, air campuran zamzam ini tidaklah sama dengan air-air lain yang tidak dicampuri air zamzam, meskipun kadar air zamzamnya sedikit.” (Fatwa Islamweb no. 109696)

Wallahu a’lam.

Baca juga: Keutamaan dan Keistimewaan Air Zamzam (Bag. 1)

***

Penyusun: Yulian Purnama

Artikel Muslim.or.id

ShareTweetPin
Yulian Purnama, S.Kom.

Yulian Purnama, S.Kom.

Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, S1 Ilmu Komputer UGM, kontributor web Muslim.or.id dan Muslimah.or.id

Artikel Terkait

Kaidah Fikih: Hukum Asal Setiap Manusia adalah Terlepas dari Tanggungan

oleh Muhammad Zia Abdurrofi
25 September 2026
0

Kaidah ini berbicara tentang hak seorang manusia. Tatkala berbicara tentang hak manusia, seringkali mengharuskan kita untuk berbicara soal adil dan...

Fikih Riba (Bag. 17): Hilangnya Kesamarataan Dalam Transaksi Barang Ribawi (2)

oleh Muhammad Zia Abdurrofi
23 September 2026
0

Pada seri sebelumnya, telah dibahas terkait dengan adanya penambahan atau pengurangan pada salah satu dari dua barang ribawi yang sejenis...

Hukum Suara Bising Menurut Islam: Batas Etika dan Hak Tetangga

oleh Mochammad Wibisono
17 September 2026
0

Suara tidak selalu berhenti di tempat ia berasal. Ia dapat melewati pagar, menembus dinding, dan menjangkau rumah-rumah yang tidak ikut...

Artikel Selanjutnya

Istri Lebih Kaya dan Lebih Berilmu dari Suami: Apakah Qiwāmah Masih Relevan?

Komentar 1

  1. Siti Nur alviyah says:
    2 bulan yang lalu

    baik saya mengerti

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 6   +   10   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah