Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Adab Islami Sebelum Tidur

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc. oleh Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.
15 Desember 2010
di Fikih
adab sebelum tidur
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Tidurlah dalam keadaan berwudhu
  • Tidur berbaring pada sisi kanan
  • Membaca Surat Al Ikhlash, Al Falaq dan An Naas
  • Membaca ayat kursi sebelum tidur
  • Membaca do’a sebelum tidur “Bismika allahumma amuutu wa ahyaa”
  • Jangan Begadang

Adab sebelum tidur yang seharusnya tidak ditinggalkan oleh seorang muslim adalah sebagai berikut.

[lwptoc]

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Tidurlah dalam keadaan berwudhu

Hal ini berdasarkan hadits Al Baro’ bin ‘Azib, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الأَيْمَنِ

“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” (HR. Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)

Tidur berbaring pada sisi kanan

Hal ini berdasarkan hadits di atas. Adapun manfaatnya sebagaimana disebutkan oleh Ibnul Qayyim, “Tidur berbaring pada sisi kanan dianjurkan dalam Islam agar seseorang tidak kesusahan untuk bangun shalat malam. Tidur pada sisi kanan lebih bermanfaat pada jantung. Sedangkan tidur pada sisi kiri berguna bagi badan (namun membuat seseorang semakin malas)” (Zaadul Ma’ad, 1/321-322).

Membaca Surat Al Ikhlash, Al Falaq dan An Naas

Meniup kedua telapak tangan sambil membaca surat Al Ikhlash (qul huwallahu ahad), surat Al Falaq (qul a’udzu bi robbil falaq), dan surat An Naas (qul a’udzu bi robbinnaas), masing-masing sekali. Setelah itu mengusap kedua tangan tersebut ke wajah dan bagian tubuh yang dapat dijangkau. Hal ini dilakukan sebanyak tiga kali. Inilah yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana dikatakan oleh istrinya ‘Aisyah.

Dari ‘Aisyah, beliau radhiyallahu ‘anha berkata,

كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ) ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surat Al Ikhlash), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari no. 5017). Membaca Al Qur’an sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ini lebih menenangkan hati dan pikiran daripada sekedar mendengarkan alunan musik.

Membaca ayat kursi sebelum tidur

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata,

وَكَّلَنِى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – بِحِفْظِ زَكَاةِ رَمَضَانَ ، فَأَتَانِى آتٍ ، فَجَعَلَ يَحْثُو مِنَ الطَّعَامِ ، فَأَخَذْتُهُ فَقُلْتُ لأَرْفَعَنَّكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – . فَذَكَرَ الْحَدِيثَ فَقَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ ، وَلاَ يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ . فَقَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « صَدَقَكَ وَهْوَ كَذُوبٌ ، ذَاكَ شَيْطَانٌ »

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menugaskan aku menjaga harta zakat Ramadhan kemudian ada orang yang datang mencuri makanan namun aku merebutnya kembali, lalu aku katakan, “Aku pasti akan mengadukan kamu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam“. Lalu Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menceritakan suatu hadits berkenaan masalah ini. Selanjutnya orang yang datang kepadanya tadi berkata, “Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta’ala dan syetan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi“. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Benar apa yang dikatakannya padahal dia itu pendusta. Dia itu syetan“. (HR. Bukhari no. 3275)

Membaca do’a sebelum tidur “Bismika allahumma amuutu wa ahyaa”

Dari Hudzaifah, ia berkata,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ « بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا » . وَإِذَا اسْتَيْقَظَ مِنْ مَنَامِهِ قَالَ « الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا ، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ »

“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur, beliau mengucapkan: ‘Bismika allahumma amuutu wa ahya (Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup).’ Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan: “Alhamdulillahilladzii ahyaana ba’da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali).” (HR. Bukhari no. 6324)

Masih ada beberapa dzikir sebelum tidur lainnya yang tidak kami sebutkan dalam tulisan kali ini. Silakan menelaahnya di buku Hisnul Muslim, Syaikh Sa’id bin Wahf Al Qohthoni.

Jangan Begadang

Sebisa mungkin membiasakan tidur di awal malam (tidak sering begadang) jika tidak ada kepentingan yang bermanfaat.

Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari no. 568)

Ibnu Baththol menjelaskan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak suka begadang setelah shalat ‘Isya karena beliau sangat ingin melaksanakan shalat malam dan khawatir jika sampai luput dari shalat shubuh berjama’ah. ‘Umar bin Al Khottob sampai-sampai pernah memukul orang yang begadang setelah shalat Isya, beliau mengatakan, “Apakah kalian sekarang begadang di awal malam, nanti di akhir malam tertidur lelap?!” (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 3/278, Asy Syamilah)

Semoga kajian kita kali ini bisa kita amalkan. Hanya Allah yang beri taufik.

Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Baca juga: Dzikir Sebelum Tidur

—

Panggang-Gunung Kidul, 10 Rajab 1431 H (23/06/2010)

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel: muslim.or.id

ShareTweetPin1
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.

- Pengasuh Rumaysho.Com dan RemajaIslam.Com. - Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta (2003-2005). - S1 Teknik Kimia UGM (2002-2007). - S2 Chemical Engineering (Spesialis Polymer Engineering), King Saud University, Riyadh, KSA (2010-2013). - Murid Syaikh Dr. Sholih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al Fauzan, Syaikh Dr. Sa’ad bin Nashir Asy Syatsriy, Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir Al Barrak, Syaikh Sholih bin 'Abdullah bin Hamad Al 'Ushoimi dan ulama lainnya. - Sekarang memiliki pesantren di desa yang membina masyarakat, Pesantren Darush Sholihin di Panggang, Gunungkidul.

Artikel Terkait

Empat Bentuk Penyimpangan Niat dalam Beramal

oleh Redaksi Muslim.or.id
1 November 2026
0

Keikhlasan merupakan syarat utama diterimanya setiap amal ibadah. Allah Ta’ala berfirman, وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ...

Warisan Digital: Akun Media Sosial, E-Wallet, dan Aset Online Almarhum dalam Fikih Mawaris

oleh Junaidi, S.H., M.H.
31 Oktober 2026
0

Pendahuluan Ketika seseorang meninggal dunia hari ini, yang ditinggalkan bukan lagi sekadar tanah, rumah, atau uang tunai. Ada saldo di...

Fikih Riba (Bag. 20): Pengecualian pada Transaksi ’Araya (2)

oleh Muhammad Zia Abdurrofi
28 Oktober 2026
0

Hukum transaksi ‘araya Telah dijelaskan dari hadis-hadis yang telah disebutkan di seri sebelumnya bahwa transaksi ‘araya mendapatkan pengecualian dalam hukum...

Artikel Selanjutnya

Nama Allah yang Paling Agung (Bag. 1)

Komentar 28

  1. Uba says:
    16 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum, wr, wb.

    Mohon idzin untuk di sharing ke saudara2/teman kerabat afwan, pak Ustadz. Syukron, sebelumnya.

    Reply
  2. fahrul says:
    16 tahun yang lalu

    Ijin share ya….

    Reply
  3. Syukri says:
    16 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum…. benar-benar artikel-artikel yang sangat bagus dan sangat mencerahkan. Akhi… mohon izin untuk memposting ulang beberapa artikel di blog masjid kampung saya.
    Wassalamu’alaikum Wrb. Wb.

    Reply
  4. Abu Abdurrahman says:
    16 tahun yang lalu

    mohon ijin untuk copas.
    Jazakumullahu khoiron.

    Reply
  5. rani says:
    16 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum.
    izin share ke teman2 ya..

    Reply
  6. indra says:
    16 tahun yang lalu

    izin share pak ustadz

    Reply
  7. al-fajr says:
    16 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum..
    Akhi. kalau amalan ketika bangun tidur gimana ya Akhi? syukran. jazakallahu khairan.

    Reply
    • Abduh Tuasikal says:
      16 tahun yang lalu

      @ Al Fajr
      Wa’alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh
      Moga bisa dibahas dalam artikel lain.

      Reply
    • Kang Fappin says:
      7 tahun yang lalu

      Alhamdulillah, terimakasih ustad. saya jadi paham adab sebelum tidur, saya izin mempraktekannya ustad..

      Reply
  8. islahuddin abdullah says:
    15 tahun yang lalu

    Assalamu’alaykum
    saya mohon share. buat diri dan ummat.

    Reply
  9. ana deewanda says:
    15 tahun yang lalu

    assalamu’alaikum,,,,,,,Subhanallah…. sungguh sangat bermanfaat kajian ini,,,sblumnya saya mhn ijin untuk share ke teman2,,,,,,hanya sekedar berbagi ilmu…..trmksh :)

    Reply
  10. abdullah says:
    15 tahun yang lalu

    assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barokatuh.
    ijin copas pak ustadz

    Reply
  11. Mas Teguh says:
    15 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum….. ijin share Ustadz

    Reply
  12. said says:
    15 tahun yang lalu

    ijin share ya akhi/ukhti

    Reply
  13. ivan says:
    14 tahun yang lalu

    Alhamdulillah, saya menjadi semakin jelas ustadz,,,,jazakalloh

    Reply
  14. Ariq says:
    14 tahun yang lalu

    izin copy paste

    Reply
  15. Yusni says:
    14 tahun yang lalu

    Bismillah,
    mohon izin copast untuk saudara yang membutuhkan.
    Jazakumullohu khoiron wa barokallohu fiikum….

    Reply
  16. devinilasari says:
    14 tahun yang lalu

    mohon ijin copas ya
    terima kasih

    Reply
  17. gamaparfum says:
    13 tahun yang lalu

    dari kecil saya diajarkanya bismika allahumma wabismika wa amut,ternyata keliru alhamdullilah dapat doa yang sunnah

    Reply
  18. Yulian Purnama says:
    12 tahun yang lalu

    mungkin anda mengidap insomnia, coba dikonsultasikan dengan dokter atau ahli kesehatan

    Reply
  19. Dadan Dj says:
    12 tahun yang lalu

    Ustad yg budiman selain berbaring ke arah kanan adakah larangan tidur apabila kaki menghadap ke arah kiblat, terima kasih

    Reply
    • Muhammad Abduh Tuasikal says:
      12 tahun yang lalu

      Yg diutamakan adl berbaring ke kanan daripada menghadap kiblat. Demikian penjelasan dari Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin.

      Reply
  20. Sun says:
    6 tahun yang lalu

    Izin copy paste ustad

    Reply
  21. Novi says:
    6 tahun yang lalu

    Izin copy paste dan share ustadz, barakallahu fiikum

    Reply
  22. Ismail says:
    5 tahun yang lalu

    Izin save ustad

    Reply
  23. ahmad says:
    4 tahun yang lalu

    ijin share ustadz

    Reply
  24. Mas Chndra says:
    4 tahun yang lalu

    Masya Allah Luar Biasa Terimaksih Ustadz Ilmunya

    Reply
  25. joko susilo says:
    1 tahun yang lalu

    Izin reshare ustad

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan bahwa Anda manusia: 0   +   2   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah