Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Fatwa: Apakah Berdiri Menjawab Azan atau Salat Tahiyatul Masjid ketika Azan Salat Jumat?

dr. Abdiyat Sakrie, Sp.JP oleh dr. Abdiyat Sakrie, Sp.JP
6 Agustus 2023
di Fikih Ibadah
Menjawab Azan atau Salat Tahiyatul Masjid ketika Azan Salat Jumat
Share on FacebookShare on Twitter

Pertanyaan:

Jika saya masuk masjid saat muazin sedang azan, apakah saya salat tahiyatul masjid atau menjawab azan muazin terlebih dahulu kemudian salat tahiyatul masjid setelah azan selesai?

Jawaban:

Alhamdulillah.

Perkara yang utama dilakukan adalah menjawab azan kemudian salat tahiyatul masjid, sehingga anda terhitung melakukan dua ibadah, yakni menjawab azan dan salat tahiyatul masjid. Akan tetapi, jika berkenaan dengan salat Jumat, hendaknya anda bersegera salat tahiyatul masjid sehingga anda dapat mendengarkan khotbah Jumat. Karena mendengarkan khotbah lebih utama dibandingkan menjawab adzan.

Syekh Utsaimin rahimahullah pernah ditanya,

“Jika saya masuk masjid ketika muazin sedang azan, apa yang utama saya lakukan, salat tahiyatul masjid atau menjawab azan?”

Beliau menjawab,

“Dalam hal ini perlu rincian. Jika anda masuk masjid ketika muazin sedang azan salat Jumat dan khotib sudah di atas mimbar, maka pendapat saya dalam hal ini adalah segeralah salat tahiyatul masjid dan tidak perlu menunggu azan berakhir. Karena mendengarkan khotbah Jumat lebih utama dibandingkan mendengarkan azan. Mendengarkan khotbah hukumnya wajib, sedangkan menjawab azan hukumnya tidak wajib.

Adapun jika azan pada salat selain salat Jumat, maka yang lebih utama adalah tetap berdiri sambil menjawab azan, lalu setelah menjawab azan, berdoa dengan doa:

اللهم صل على محمد، اللهم رب هذه الدعوة التامة ، والصلاة القائمة ، آت محمداً الوسيلة والفضيلة ، وابعثه المقام المحمود الذي وعدته ، إنك لا تخلف الميعاد

‘Ya Allah, semoga selawat tercurah kepada Nabi Muhammad, Ya Allah, Pemilik seruan yang sempurna ini dan salat yang ditegakkan, anugerahkanlah kepada Nabi Muhammad wasilah (kedudukan yang tinggi di surga) dan keutamaan (melebihi seluruh makhluk), dan bangkitkanlah beliau dalam kedudukan terpuji (memberi syafa’at) yang telah Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tidak menyelesihi janji.’

Kemudian setelahnya salat tahiyatul masjid.” (Dikutip dari Fatawa Ibnu Utsaimin, 14: 295)

Demikian. Hanya Allah Ta’ala yang memberi taufik. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Jumlah Minimal Jemaah Salat Jumat

***

Penulis: dr. Abdiyat Sakrie, Sp.JP. FIHA

Artikel: Muslim.or.id

 

Catatan:

1) Diterjemahkan dari https://islamqa.info/ar/answers/11960/ هل-اتابع-الموذن-ام-اصلي-تحية-المسجد

2) Catatan (dari penerjemah), terdapat koreksi terhadap teks doa  إنك لا تخلف الميعاد yang dinilai lemah oleh para ulama dan tidak termasuk dalam doa setelah azan yang sahih (Al-Baihaqi, 1:410).

ShareTweetPin
dr. Abdiyat Sakrie, Sp.JP

dr. Abdiyat Sakrie, Sp.JP

- Alumni Ma'had Ilmi Yogyakarta 2010-2012 - Dokter Umum di FK UGM 2008-2014 - Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di FKKMK UGM/RSUP Dr Sardjito 2018-2023

Artikel Terkait

Fikih Akikah (Bag. 2): Waktu, Tempat, dan Pihak yang Menanggung Akikah

oleh Luqman Hasan Nahari
29 Juni 2026
0

Waktu pelaksanaan akikah Waktu akikah disunahkan untuk dilaksanakan pada hari ketujuh setelah bayi tersebut lahir. Ibnu Qudamah rahimahullah berkata, “Sunahnya...

Fikih Akikah (Bag. 1): Hukum dan Makna di Balik Akikah

oleh Luqman Hasan Nahari
28 Juni 2026
0

Pengertian akikah adalah kurban yang disembelih atas nama bayi yang baru lahir. Al-Mawardi rahimahullah berkata bahwa akikah adalah domba yang...

Beberapa Kesalahan Terkait Wukuf di Arafah

oleh Luqman Hasan Nahari
25 Mei 2026
0

Ibadah haji bagi kebanyakan kaum muslimin mungkin hanya dapat dilaksanakan sekali seumur hidup. Oleh karena itu, sudah sepatutnya setiap jemaah...

Artikel Selanjutnya
Ibadah Muhasabah

Istimewanya Ibadah Muhasabah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 0   +   9   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah