Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Disunahkan Membuat Acara Makan-Makan di Hari Id dan Tasyrik

dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK oleh dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK
14 Juli 2022
di Fikih Muamalah
hari tasyrik
Share on FacebookShare on Twitter

Hari Iduladha adalah hari kebahagiaan bagi kaum muslimin. Bahagia dengan berhari raya dan bahagia dengan berlimpahnya daging kurban. Ternyata, kebahagiaan ini bisa disempurnakan dengan berkumpul bersama, mengadakan acara kumpul makan-makan di hari raya Id dan hari Tasyrik (11,12, dan 13 Zulhijah). Mengumpulkan manusia, baik itu keluarga jauh dan dekat, sahabat, serta kolega, untuk makan-makan hukumnya adalah sunah.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

جمع الناس للطعام في العيدين وأيام التشريق سنة، وهو من شعائر الإسلام التي سنها رسول الله

“Mengumpulkan manusia untuk makan-makan pada dua hari raya (Idulfitri dan Iduladha) dan hari Tasyrik adalah sunah, termasuk syiar Islam yang disunahkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Majmu’ Al-Fatawa, 25: 298)

Acara kumpul makan-makan tentu akan menambah kebahagiaan dengan bertemu keluarga dan kawan dalam keceriaan dan suasana kebahagiaan. Dalam acara ini pun kita bisa menerapkan sunah menampakkan dan berbagi kebahagiaan pada saat hari raya.

Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah berkata,

إظهار السُّرور في العيد مِن شعائر الدِّين

“Menampakkan kegembiraan di hari raya Id termasuk dari syiar agama.” (Fathul Bari, 2: 443)

Perintah berbahagia apabila mendapatkan karunia dan keutamaan dari Allah adalah perintah umum dan lebih dikhususkan dan ditekankan lagi ketika hari raya.

Baca Juga: Bagaimana Cara Qurban yang Terbaik?

Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ

“Katakanlah, ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. (Karunia Allah dan rahmat-Nya) itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.’” (QS. Yunus: 58)

Acara berkumpul makan-makan juga disunahkan ngobrol-ngorol ringan dan berbincang hangat dalam rangka menyambung ukhuwah dan menghilangkan hasad dan kedengkian sesama kaum muslimin di waktu gembira. Berbincang-bincang ketika makan bersama termasuk hal yang disunahkan. Tentu saja disertai dengan adab, misalnya makanan ditelan dulu baru berbicara.

Perhatikan hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berikut. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu, beliau berkata,

ﺃُﺗِﻲَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻮْﻣًﺎ ﺑِﻠَﺤْﻢٍ ، ﻓَﺮُﻓِﻊَ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺍﻟﺬِّﺭَﺍﻉُ ، ﻭَﻛَﺎﻧَﺖْ ﺗُﻌْﺠِﺒُﻪُ ، ﻓَﻨَﻬَﺲَ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﻧَﻬْﺴَﺔً ﻓَﻘَﺎﻝَ : ‏( ﺃَﻧَﺎ ﺳَﻴِّﺪُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ، ﻭَﻫَﻞْ ﺗَﺪْﺭُﻭﻥَ ﺑِﻢَ ﺫَﺍﻙَ … ‏) ﺛﻢ ﺫﻛﺮ ﺣﺪﻳﺚ ﺍﻟﺸﻔﺎﻋﺔ ﺍﻟﻄﻮﻳﻞ .

“Suatu hari, beberapa daging dihidangkan untuk Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam. Lalu ditawarkan kepada beliau bagian kaki depan, bagian yang beliau suka. Beliau pun menggigitnya dengan satu gigitan kemudian bersabda, “Sesungguhnya aku adalah penghulu seluruh manusia di hari kiamat kelak. Tidakkah kalian tahu mengapa demikian?” Kemudian beliau menyebutkan hadis yang panjang tentang syafa’at (sambil makan). (HR. Bukhari no. 3340 dan Muslim no. 194)

An-Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa berdasarkan hadis ini, terdapat sunah berbincang-bincang ketika makan. Beliau rahimahullah berkata,

ﻭَﻓِﻴﻪِ ﺍِﺳْﺘِﺤْﺒَﺎﺏ ﺍﻟْﺤَﺪِﻳﺚ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺄَﻛْﻞ ﺗَﺄْﻧِﻴﺴًﺎ ﻟِﻠْﺂﻛِﻠِﻴﻦَ

“Hadis ini menunjukkan anjuran berbincang-bincang ketika makan, agar lebih menyenangkan.” (Syarh Shahih Muslim, 7: 14)

Demikian pembahasan ringkas ini. Semoga bermanfaat.

Baca Juga:

  • Yang Dilarang Potong Rambut Dan Kuku Adalah Hewan Qurban?
  • Hukum Qurban Bergilir Antar Anggota Keluarga

***

@ Lombok, pulau seribu masjid

Penulis: Raehanul Bahraen

Artikel: www.muslim.or.id

ShareTweetPin1
dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK

dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK

Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, S1 Kedokteran Umum UGM, dosen di Universitas Mataram, kontributor majalah "Kesehatan Muslim"

Artikel Terkait

Fikih Riba (Bag. 15): Ketentuan-Ketentuan pada Riba Jual Beli (3)

oleh Muhammad Zia Abdurrofi
7 Juli 2026
0

Ketentuan selanjutnya adalah taqabudh (serah terima). Ketentuan ini wajib hukumnya apabila transaksi jual beli barang ribawi berbentuk: Satu jenis dan...

Fikih Riba (Bag. 14): Ketentuan-Ketentuan pada Riba Jual Beli (2)

oleh Muhammad Zia Abdurrofi
30 Juni 2026
0

Di antara ketentuan pada riba buyu’ (jual beli) adalah wajibnya sama rata (tamatsul) dalam takaran dan timbangan. Hal ini khusus...

Fikih “DP” (Uang Muka): Mengenal Hukum Bay’ Al-‘Urbun dalam Jual Beli

oleh Muhammad Zia Abdurrofi
19 Juni 2026
0

Di antara pembahasan-pembahasan dalam bidang fikih muamalah, terdapat satu masalah yang sangat penting untuk diketahui. Transaksi ini sangat sering dilaksanakan...

Artikel Selanjutnya
khotbah jumat

Khotbah Jumat: Sepenting Apakah Menuntut Ilmu Syar’i dalam Kehidupan Kita?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 7   +   4   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah