Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Orang Cerdas Tidak Melewatkan Kesempatan Emas di Bulan Zulhijah

Ahmad Zainuddin, Lc. oleh Ahmad Zainuddin, Lc.
28 Oktober 2011
di Akhlak dan Nasihat
Kesempatan Emas Di Bulan Zulhijah
Share on FacebookShare on Twitter

Para pembaca …. semoga Anda selalu dalam keadaan sehat, penuh iman.

Termasuk tingkat kejeniusan yang sangat tinggi adalah mengenal kesempatan-kesempatan emas, waktu-waktu berharga, keadaan-keadaan penting yang disebutkan di dalam syariat Islam berdasarkan Al-Qur’an dan hadis sahih, dan tidak membiarkan kesempatan, waktu, dan keadaan tersebut terbuang percuma tanpa diisi dengan amal saleh.

Termasuk di dalamnya adalah KESEMPATAN EMAS DI BULAN ZULHIJAH!!!

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhum berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

“Tiada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini”; yakni 10 hari pertama dari bulan Zulhijah. Mereka (para shahabat) bertanya, “Wahai Rasulullah, dan tidak juga berjihad di jalan Allah (lebih utama darinya)?” Beliau bersabda, “Dan tidak juga berjihad di jalan Allah (lebih utama darinya), kecuali seseorang yang berjuang dengan diri dan hartanya, lalu ia tidak kembali dengan apapun.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ وَلَا أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ الْعَمَلِ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنْ التَّهْلِيلِ وَالتَّكْبِيرِ وَالتَّحْمِيدِ

“Tiada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan yang lebih ia cintai untuk beramal di dalamnya daripada 10 hari ini, maka perbanyaklah membaca tahlil, takbir, dan tahmid di dalamnya”. (HR. Ahmad dan disahihkan oleh Al-Mundziry dan Ahmad Syakir, tetapi dilemahkan oleh Al-Albani di dalam kitab Dha’if At-Targhib wa At-Tarhib, 744)

Abu Qatadah Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ 

“Rasulullah ditanya tentang puasa hari Arafah, beliau berkata, “Menghapuskan (dosa-dosa) setahun lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)

Dari hadis-hadis di atas, dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh di 10 hari pertama bulan Zulhijah, seperti menunaikan haji dan umrah, berpuasa, berkurban, bertakbir, bertahmid, dan bertasbih serta bertahlil, serta amal saleh lainnya.

Mengapa orang yang menggunakan kesempatan emas ini dianggap cerdas?

Pertama: karena mungkin ini adalah ibadah terakhir dan ini pertanda baik dari Allah Ta’ala

عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدٍ خَيْرًا اسْتَعْمَلَهُ . فَقِيلَ كَيْفَ يَسْتَعْمِلُهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ  يُوَفِّقُهُ لِعَمَلٍ صَالِحٍ قَبْلَ الْمَوْتِ 

“Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jika Allah menginginkan kebaikan untuk seorang hamba, maka dia akan memakainya.” Beliau ditanya, “Bagaimana Allah akan memakainya, wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam? Beliau menjawab, “Allah akan memberinya petunjuk untuk beramal saleh sebelum meninggal.” (HR. Tirmidzi dan disahihkan di dalam kitab Shahih Al-Jami’, no. 304)

Kedua: karena mungkin kesempatan ini tidak akan kembali lagi

Ketiga: karena mungkin jika kesempatan ini kembali, kita tidak dalam keadaan sehat dan mampu beramal saleh

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِرَجُلٍ وَهُوَ يَعِظُهُ:  اغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ , شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ , وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ , وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ , وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغُلُكَ , وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

“Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda menasehatinya, “Gunakanlah dengan baik lima perkara sebelum datang lima (yang lain): MASA MUDAMU SEBELUM DATANG MASA TUAMU; SEHATMU SEBELUM DATANG SAKITMU; KAYAMU SEBELUM DATANG FAKIRMU; WAKTU LUANGMU SEBELUM DATANG WAKTU SIBUKMU; DAN HIDUPMU SEBELUM DATANG MATIMU.” (HR. Al-Hakim, Al-Baihaqi, dan disahihkan di dalam kitab Shahih Al-Jami’, no. 1077)

وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَقُولُ إِذَا أَمْسَيْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الْمَسَاءَ ، وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ

“Abdullah bin Umar senantiasa mengucapkan, “Jika kamu masuk waktu sore, maka janganlah menunggu waktu pagi; dan jika kamu masuk waktu pagi, maka janganlah menunggu waktu sore; pergunakanlah kesehatanmu untuk sakitmu dan kehidupanmu untuk kematianmu.” (HR. Bukhari)

Keempat: karena sifat malas adalah sifatnya munafik

{إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ قَامُوا كُسَالَى يُرَاءُونَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُونَ اللَّهَ إِلَّا قَلِيلًا }

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk salat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan salat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” (QS. An-Nisa: 142)

وَمَا مَنَعَهُمْ أَنْ تُقْبَلَ مِنْهُمْ نَفَقَاتُهُمْ إِلَّا أَنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَبِرَسُولِهِ وَلَا يَأْتُونَ الصَّلَاةَ إِلَّا وَهُمْ كُسَالَى وَلَا يُنْفِقُونَ إِلَّا وَهُمْ كَارِهُونَ 

“Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan.” (QS. At-Taubah: 54)

Mari perhatikan perkataan yang sangat luar biasa ini … terutama bagi pemalas beribadah …

Syekh Al-Mufassir Abdurrahman bin Nashir As-Sa’dy rahimahullah berkata,

والكسل لا يكون إلا من فقد الرغبة من قلوبهم، فلولا أن قلوبهم فارغة من الرغبة إلى الله وإلى ما عنده، عادمة للإيمان، لم يصدر منهم الكسل تفسير السعدي 

“Sikap malas tidak akan ada kecuali bagi siapa yang telah kehilangan keinginan (terhadap kebaikan) dari hati-hati mereka. Kalau seandainya hati-hati mereka tidak terlepas dari keinginan kepada Allah dan (keinginan) kepada apa yang ada di sisi-Nya (yang disediakan-Nya berupa nikmat) dan hilangnya iman, maka sikap malam tidak akan muncul dari mereka.” (Lihat Tafsir As Sa’diy, hal. 210)

Baca juga: Amalan Saleh di Awal Bulan Zulhijah

***

Dammam, KSA; Selasa, 27 Zulhijah 1432

Penulis: Ustadz Ahmad Zainuddin

Artikel Muslim.or.id

 

Catatan kaki:

Artikel moslemsunnah.wordpress.com, dipublish ulang oleh muslim.or.id

ShareTweetPin
Ahmad Zainuddin, Lc.

Ahmad Zainuddin, Lc.

Alumni Pondok Modern Darussalam Ponorogo Jawa Timur, alumni Pondok Pesantren Tahfizh Al Quran Al Furqan Kudus Jawa Tengah, S1 Fakultas Hadits Universitas Islam Madinah

Artikel Terkait

Masih Ada Waktu untuk Berbuat Dosa, Belum Tentu Ada Waktu untuk Bertobat (Bag. 1)

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
16 Juli 2026
0

Salah satu bentuk kasih sayang Allah Ta'ala kepada hamba-Nya adalah dibukanya pintu tobat selama masih hidup di dunia. Tidak ada...

Seni Menyanjung Sesuai Syariat Islam: Seni Memuji yang Menumbuhkan, Bukan Melalaikan

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
6 Juli 2026
0

Tidak ada manusia yang tidak senang dipuji. Kalimat yang baik dapat menjadi motivasi, penguat hati, bahkan penyubur semangat dalam melakukan...

Mengingat Kembali Keutamaan Muharam, Bulan Haram yang Dimuliakan Allah

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
26 Juni 2026
0

Dalam Islam, bulan Muharam memiliki kedudukan yang sangat agung dan istimewa. Bulan ini termasuk salah satu dari empat bulan haram...

Artikel Selanjutnya

Cara KB yang Mudah dan Sederhana

Komentar 7

  1. blog fauzi mandai says:
    15 tahun yang lalu

    kami perhatikan dan kami ta`ati….

    Reply
  2. suroto says:
    15 tahun yang lalu

    berbahagialah mereka yang dapat mengisi hari hari DZULHIJJAH dengan ibadah kepada Allah.
    buku islami

    Reply
  3. safira says:
    15 tahun yang lalu

    hr arofah jatuh pd hr sabtu dpn, sementara kita ketahui sabtu adalah hr puasa kebesaran jahudi. jadi apakah kita harus berpuasa jg u arofah yg thn ini inshaAllah hr sabtu? sukron atas jawabannya…

    Reply
    • Muhammad Abduh Tuasikal says:
      15 tahun yang lalu

      @ Safira
      Bila puasa Arafah jatuh hari Sabtu, maka masih boleh puasa Arafah, silakan lihat bahasan berikut:
      http://rumaysho.com/hukum-islam/puasa/2781-apakah-puasa-hari-sabtu-terlarang.html

      Reply
  4. MARCO says:
    15 tahun yang lalu

    izin ngutip tulisan dibeberapa artikelnya.
    terima kasih sebelumnya

    Reply
  5. soleh.hudi martono says:
    15 tahun yang lalu

    Bismillah. Mhn izin ngutip tulisan dibeberapa artikelnya.
    Jazakallahu khoiron.

    Reply
  6. Abu Sa'ad says:
    15 tahun yang lalu

    Bismillah, izin copy artikelnya, dan mohon direvisi tanggal calender hijria

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 4   +   2   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah