Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Hukum Ucapan “Masya Allah Tabaarakallah”

Yulian Purnama, S.Kom. oleh Yulian Purnama, S.Kom.
24 April 2020
di Fatwa Ulama
hukum ucapan masyaAllah Tabaarakallah
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Soal:
  • Asy Syaikh Abdurrahim bin Abdillah As Suhaim*) hafizhahullah menjawab:
  • Catatan penerjemah:
  • Maka ini masalah yang sangat longgar, tidak perlu terlalu kaku dengan satu atau dua lafadz. Wallahu a’lam.

Soal:

Bolehkah seseorang mengucapkan “masyaAllah tabaarakallah” ketika melihat hal yang membuat ia kagum?

Asy Syaikh Abdurrahim bin Abdillah As Suhaim*) hafizhahullah menjawab:

وقول : ما شاء الله تبارك الله ، له أصل في السُّـنَّـة ، وذلك أن النبي صلى الله عليه وسلم قال لعامر بن ربيعة رضي الله عنه : هلاّ إذا رأيت ما يُعجِبك بَرَّكْتَ ؟ رواه الإمام أحمد .

وفي رواية للنسائي في الكبرى : ألا بَرَّكْتَ ؟ إن العين حق .

Perkataan “masyaAllah tabaarakallah” memiliki landasan dari As Sunnah. Karena Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam berkata kepada Amir bin Rabi’ah radhiallahu’anhu: “mengapa engkau tidak mendoakan keberkahan ketika melihat hal menakjubkanmu?” (HR. Ahmad). Dalam riwayat An Nasa-i dalam Al Kubra menggunakan lafadz: “mengapa engkau tidak mendoakan keberkahan? Karena ‘ain itu benar adanya“

فهذا يدل على أن المشروع للإنسان إذا رأى ما يُعجِبه مِن ماله أو ولده أن يقول : ما شاء الله لا قوة إلا بالله .

وإذا رأى ما لغيره أن يقول : ما شاء الله تبارك الله .

أو يَذكر الله عموما ، ليذهب ما في نفسه .

Maka ini menunjukkan disyariatkan bagi seseorang ketika melihat hal yang menakjubkan pada dirinya berupa hartanya atau anaknya, hendaknya ia mengatakan: masyaAllah laa haula wa laa quwwata illa billah. Dan jika ia melihat hal yang menakjubkan pada diri orang lain boleh ia mengucapkan: masyaAllah tabaarakallah. Atau boleh juga dengan menyebut lafadz dzikir secara umum, agar hilang penyakit dalam hatinya.

Sumber: klik disini.

*) beliau adalah ulama yang aktif menjadi da’i dari kementerian agama Saudi Arabia di kota Riyadh

Catatan penerjemah:

Ucapan yang disyariatkan ketika melihat hal yang mengagumkan itu ada beberapa variasi: 

* mengucapkan “subhaanallah“,

* atau mengucapkan semua doa yang bermakna doa keberkahan seperti: “baarakallahu fiih”, “Allahu yubaarik fiih”, “buurika fiik”, dan semisalnya

* mengucapkan “innal ‘aisya ‘aisyal akhirah”,

* mengucapkan “masyaAllah” saja,

* mengucapkan “masyaAllah laahaula walaa quwwata illa billah”,

* mengucapkan “Allahu Akbar”, dan lainnya.

* mengucapkan dzikir secara umum.

Maka ini masalah yang sangat longgar, tidak perlu terlalu kaku dengan satu atau dua lafadz. Wallahu a’lam.

**

Penerjemah: Yulian Purnama

Artikel: Muslim.or.id

ShareTweetPin6
Yulian Purnama, S.Kom.

Yulian Purnama, S.Kom.

Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, S1 Ilmu Komputer UGM, kontributor web Muslim.or.id dan Muslimah.or.id

Artikel Terkait

Fatwa Ulama: Keutamaan Amal Perbuatan Berbeda-Beda, Tergantung Pada Orang dan Keadaannya

oleh Fauzan Hidayat
8 Juli 2026
0

Pertanyaan: Manakah yang lebih besar pahalanya: mengajarkan (menghafalkan -pent.) Al-Qur’an, menyebarkan ilmu syar’i, atau memberikan layanan (membuka pengobatan atau ruqyah)...

Fatwa Ulama: Hukum Menangis Dalam Salat Karena Musibah

oleh Fauzan Hidayat
4 Juli 2026
0

Fatwa Syekh Muhammad Ali Farkus   Pertanyaan: Kami sebelumnya mengira bahwa imam yang memimpin salat kami di masjid menangis saat...

Fatwa Ulama: Hukum Zikir Setelah Salat Ketika Safar

oleh Reza Mahendra
12 Juni 2026
1

Fatwa Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah   Pertanyaan: Apakah zikir tasbih (subhanallah) setelah salat wajib ketika safar...

Artikel Selanjutnya

Mengapa Kita Perlu Mempelajari Al-Aqidah Al-Wasithiyah?

Komentar 7

  1. Bayu Pradana says:
    6 tahun yang lalu

    MasyaAllah, terima kasih infonya.

    Reply
  2. Sarah says:
    6 tahun yang lalu

    Apakah bila membagikan foto harta/anak di sosmed diiringi ucapan tersebut akan terhindar dari ain juga? Terima kasih atas jawabannya.

    Reply
  3. Denis says:
    5 tahun yang lalu

    Bismillah afwan apakah maksudnya masyaAllah shayla wa laquwwatailabillah atau masyaAllah laquwwatailabillah sesuai dg tulisan arab?

    Reply
  4. Irsal Maulana says:
    5 tahun yang lalu

    Ustadz kalau menulisakan kalimat masyaallah tabarakallah di postingan foto atau barang-barang yang dimiliki dengan maksud terhindar dari ‘ain apakah ini termaksud dalam perbuatan syirik? Karena banyak orang yang akhirnya berlindung dengan tulisan tersebut agar mencegah ‘ain padahal hakikatnya bukan seperti itu.

    Reply
  5. putrii says:
    1 tahun yang lalu

    bismillah afwan ust izin bertnya,,saya msih rada” bingung ,,sy nih pernah dengar dri guru saya klo ucapan tabarakallah itu hnya pujian untuk Allah ,jdi klo mau memuji manusia pakai doa barakallahu fiyk

    Reply
    • M. Saifudin Hakim says:
      1 tahun yang lalu

      Tabarakallah, ini merupakan pujian untuk Allah, yg artinya keberkahan Allah yang sangat luas dan sempurna. Biasa diucapkan ketika melihat sesuatu yg menakjubkan / sangat indah.

      Sedangkan Baarokallaahu fiik, ini merupakan doa, supaya Allah memberikan keberkahan kepadamu.

      Pemakaian tergantung keadaan. Bisa juga kita mengucapkan kedua, dgn makna yg berbeda di atas.

      Wallaahu a’lam.

      Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 9   +   5   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah