Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Agar Aku Sukses Menuntut Ilmu (bag. 6) : Berikan Perhatianmu Kepada Ilmu

Ahmad Anshori, Lc oleh Ahmad Anshori, Lc
30 Januari 2020
di Akhlak dan Nasihat
metode menuntul ilmu untuk pemula
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Mengikat Ilmu dengan Tulisan
  • Cara Mencurahkan Perhatian Kepada Ilmu
    • Cara Pertama
  • Cara Kedua

Baca pembahasan sebelumnya Agar Aku Sukses Menuntut Ilmu (Bag. 5) : Jalur yang Tepat

Bismillah…

[lwptoc]

Mengikat Ilmu dengan Tulisan

Para ulama mempermisalkan ilmu ini seperti hewan buruan. Seperti yang pernah diungkapkan oleh Imam Syafi’i rahimahullah,

الْعِلْمُ صَيْدٌ وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ قَيِّدْ صُيُوْدَكَ بِالْحِبَالِ الْوَاثِقَهْ

فَمِنَ الْحَمَاقَةِ أَنْ تَصِيْدَ غَزَالَةً وَتَتْرُكَهَا بَيْنَ الْخَلاَئِقِ طَالِقَهْ

Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya

Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat

Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang

Setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja

Maka ikatlah ilmu dengan tulisan

Ungkapan ini sebenarnya diambil dari sabda Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam yang mulia, saat beliau memerintahkan mengikat ilmu,

قَيِّدُوا الْعِلْمَ بِالْكِتَابِ

“Ikatlah ilmu dengan dengan menulisnya.”

Dan biasanya yang diikat itu adalah hewan buruan.

Jika ilmu ini ibarat hewan buruan, mungkinkah seorang akan mendapatkannya tanpa memberikan perhatian? Adakan orang lengah bisa menangkap kancil yang begitu gesit dan lincah? Tak ada…! Demikian pula ilmu, kita tak akan mendapatkannya tanpa mencurahkan perhatian kepadanya.

Baca Juga: Keutamaan Belajar Ilmu Agama

Cara Mencurahkan Perhatian Kepada Ilmu

Diantaranya dijelaskan oleh Sykeh Sholih Al’Ushoimo -hafidzohullah- berikut,

وإنما تنفع رعاية فنون العلم باعتماد أصلين :

أحدهما : تقديم الأهم فالمهم, مما يفتقر إليه المتعلم في القيام بوظائف العبودية

“Perhatian kepada ilmu dapat diupayakan dengan dua hal ini :

Cara Pertama

Mendahulukan belajar ilmu uang terpenting kemudian yang penting. Yaitu ilmu yang diperlukan seorang pelajar dalam menjalankan ibadahnya kepada Allah.”

Mempraktekkan skala prioritas dalam belajar Islam ini penting. Karena Ilmu sangatlah luas. Sementara umur kita sangat singkat. Sudah yang singkat inipun masih dihabiskan untuk ini dan itu, yang tidak semuanya aktivitas ilmu atau ibadah. Maka, sepatutnya seorang yang menempuh jalan belajar (tholabul Ilmi), menimbang ilmu – ilmu yang terpenting dari yang penting, mendahulukan belajar ilmu-ilmu yang pokok daripada yang cabang.

Diantara ciri ilmu yang layak diprioritaskan adalah, ilmu akidah, rukun iman, dan ibadah Ilmi praktis seperti tentang rukun Islam.

Cara Kedua

Kemudian Syekh melanjutkan,

والآخر : أن يكون قصده في أول طلبه تحصيل مختصر في كل فن, حتى إذا استكمل أنواع العلوم النافعة, نظر إلى ما وافق طبعه منها, وآنس من نفسه قدرة عليه, فتبحر فيه, سواء كان فن واحدا أم أكثر

“Target ketika awal belajar adalah, menguasai kitab-kitab ringkas di setiap cabang ilmu agama.

Sampai jika dia telah menyempurnakan target menguasai ilmu-ilmu yang manfaat, dia dalami ilmu yang sesuai dengan tabiatnya, menyenanginya dan kiranya mampu menguasainya. Dia dalami sampau menjadi ahli di ilmu tersebut. Boleh dari cabang ilmu atau lebih.”

Baca Juga:

  • Berilmu Tapi Tidak Perhatian Terhadap Amal
  • Waspada Oknum “Ustaz/Khatib” Tak Berilmu di Youtube

Jogja, Hamalatul Quran, 24 Jumadal Awal 1441 H

Penulis: Ustadz Ahmad Anshori, Lc

Artikel: Muslim.or.id

 

ShareTweetPin1
Ahmad Anshori, Lc

Ahmad Anshori, Lc

Alumni PP. Hamalatul Qur'an Yogyakarta. Alumni Mahasiswa Fakultas Syari'ah Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia

Artikel Terkait

Bekal Menjadi Pemimpin Terbaik (Bag. 7): Fokus Bekerja dengan Baik

oleh Glenshah Fauzi
16 Oktober 2026
0

Resep kepemimpinan hebat adalah fokus bekerja dengan baik Jangan sampai ada sesuatu yang menyibukkanmu di luar urusan kepemimpinan. Karena seorang...

Di Tempat Umum, Kita Tidak Sendirian

oleh Mochammad Wibisono
12 Oktober 2026
0

Bayangkan kita sedang duduk di ruang tunggu. Seseorang memutar video dari ponselnya dengan suara keras. Ia tampak menikmati tayangan itu,...

Belajar Mencari Rezeki Ala Para Sahabat Nabi

oleh Muhammad Insan Fathin
6 Oktober 2026
0

Kalau kita bayangkan para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang muncul di kepala kebanyakan orang mungkin sosok yang sepanjang hari...

Artikel Selanjutnya

Bimbingan Praktis Umrah (Bag. 3)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan bahwa Anda manusia: 10   +   3   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah