Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Terperdaya Oleh Nikmat

Ari Wahyudi, S.Si. oleh Ari Wahyudi, S.Si.
28 Mei 2010
di Tazkiyatun Nufus
Share on FacebookShare on Twitter

Merupakan kenyataan yang tidak bisa dipungkiri, banyak orang yang terlena dengan kenikmatan dunia. Di antara kenikmatan yang membuat banyak orang lupa akan jati diri dan tujuan hidupnya adalah nikmat kesehatan dan waktu luang. Terutama nikmat waktu, yang begitu banyak orang lalai memanfaatkannya dengan baik. Sehingga banyak sekali waktu mereka yang terbuang percuma bahkan menjerumuskan mereka ke dalam jurang bahaya.

Duduk di depan televisi seharian pun tak terasa, terhenyak sekian lama di hadapan berita-berita terbaru yang disajikan media massa sudah biasa, dan berjubel-jubel memadati stadion selama berjam-jam untuk menyaksikan pertandingan sepak bola atau konser grup band idola pun rela. Aduhai, alangkah meruginya kita tatkala waktu kehidupan yang detik demi detik terus berjalan menuju gerbang kematian ini kita lalui dengan menimbun dosa dan menyibukkan diri dengan perbuatan yang sia-sia.

Saudaraku, ingatlah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ada dua buah nikmat yang kebanyakan orang terperdaya karenanya; yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari [6412] dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma, lihat Fath al-Bari [11/258])

Saudaraku, sesungguhnya dunia ini merupakan ladang akherat. Di dalam dunia ini terdapat sebuah perdagangan yang keuntungannya akan tampak jelas di akherat kelak. Orang yang memanfaatkan waktu luang dan kesehatan tubuhnya dalam rangka menjalankan ketaatan kepada Allah maka dialah orang yang beruntung. Adapun orang yang menyalahgunakan nikmat itu untuk bermaksiat kepada Allah maka dialah orang yang tertipu (lihat Fath al-Bari [11/259])

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Demi masa. Sesungguhnya semua orang benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman, beramal salih, saling menasehati dalam menetapi kebenaran dan saling menasehati dalam menetapi kesabaran.” (QS. al-’Ashr: 1-3)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jadilah engkau di dunia seperti layaknya orang yang asing atau orang yang sedang melakukan perjalanan jauh.” (HR. Bukhari [6416] dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma, lihat Fath al-Bari [11/263])

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Manfaatkanlah lima perkara sebelum datang yang lima: [1] Masa mudamu sebelum masa tuamu, [2] masa sehatmu sebelum sakitmu, [3] masa kayamu sebelum miskinmu, [4] waktu luangmu sebelum sibukmu, dan [5] hidupmu sebelum matimu.” (HR. al-Hakim dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma, lihat Fath al-Bari [11/264], hadits ini disahihkan al-Hakim dan disepakati oleh adz-Dzahabi, lihat Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 486)

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah sekedar kesenangan sementara, dan sesungguhnya akherat itulah negeri tempat tinggal yang sebenarnya.” (QS. Ghafir: 39)

Ada seorang yang bertanya kepada Muhammad bin Wasi’, “Bagaimana keadaanmu pagi ini?”. Maka beliau menjawab, “Bagaimanakah menurutmu mengenai seorang yang melampaui tahapan perjalanan setiap harinya menuju alam akherat?”. al-Hasan berkata, “Sesungguhnya dirimu adalah kumpulan perjalanan hari. Setiap kali hari berlalu, maka lenyaplah sebagian dari dirimu.” (lihat Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 482)

Sebagian orang bijak berkata, “Bagaimana bisa merasakan kegembiraan dengan dunia, orang yang perjalanan harinya menghancurkan bulannya, dan perjalanan bulan demi bulan menghancurkan tahun yang dilaluinya, serta perjalanan tahun demi tahun yang menghancurkan seluruh umurnya. Bagaimana bisa merasa gembira, orang yang umurnya menuntun dirinya menuju ajal, dan masa hidupnya menggiring dirinya menuju kematian.” (lihat Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 483)

Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi

Artikel www.muslim.or.id

ShareTweetPin
Ari Wahyudi, S.Si.

Ari Wahyudi, S.Si.

Alumni S1 Biologi UGM, Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, penulis kitab "At Tashil Fi Ma'rifati Qawa'id Lughatit Tanzil".

Artikel Terkait

Ketika Orang Lain Memuji Kita: Menundukkan Hati di Tengah Sanjungan

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
5 Juli 2026
0

Siapa yang tidak senang ketika dipuji? Hampir setiap orang merasa bahagia saat mendengar kata-kata penghargaan, sanjungan, atau pengakuan dari orang...

Kesibukan yang Menipu Prioritas: Terjerat Aktivitas, Terlupa Kewajiban

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
31 Mei 2026
0

Dalam hidup ini, semua orang pasti memiliki kesibukan. Namun, tidak semua kesibukan itu bernilai di sisi Allah Ta'ala. Seorang muslim...

Mengenali Diri Sendiri, Jalan Menuju Ketenangan Hati

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
6 Mei 2026
0

Dalam perjalanan hidup yang penuh liku, manusia kerap tersesat bukan karena gelapnya jalan, tetapi karena tidak mengenal dirinya sendiri. Kita...

Artikel Selanjutnya
hadits tentang senyum

Keutamaan Tersenyum di Hadapan Seorang Muslim

Komentar 30

  1. Fahrul says:
    16 tahun yang lalu

    Assalamu ‘alaikum
    Sungguh luar biasa dan indah artikel ini,semoga kita mendapat rahmat-Nya,maka jadilah engkau di dunia seperti seorang musafir yang menjadikan negeri akhirat dan surga sebagai tujuan hidupmu. Wahai sesungguhnya kita tinggal di dunia ini kita seperti orang sedang menjalani sebuah ujian saat di sekolah apabila kita melakukan amal shalih maka kita akan mendapat nilai baik di hadapan Allah adapun bila kita bermaksiat dam melakukan kesyirikan maka kita akan mendapat nilai buruk di hadapan Allah. Semoga Allah mengampuni kesalahan kita semua dan memberikan kebaikan dan keberkahan kita semua. Aamiin.

    Reply
  2. umi says:
    16 tahun yang lalu

    boleh izin copas gak? makasih..

    Reply
  3. Kamal says:
    16 tahun yang lalu

    Maaf..
    emang ada ya QS Ghafir????
    tks..

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      16 tahun yang lalu

      #Kamal
      Ada. Surat ke 40.

      Reply
  4. kukun says:
    16 tahun yang lalu

    Assalamu ‘alaikum
    Sesungguhnya saya ingin melaksanakan sunnah Rasulullah tetapi banyak halang rintang. Ya Allah,bimbinglah hamba dan kaum muslimin kepada jalan kebenaran,teguhkanlah hati hamba dan kaum muslimin di atas jalan kebenaran,dan ringankanlah semua beban di pundak hamba dan kaum muslimin. Aamiin

    Reply
  5. Abu Dzaki says:
    16 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum,mohon izin copy,syukron

    Reply
  6. Vidya f. says:
    16 tahun yang lalu

    Subhanallah,, nasehat yg indah.. Jazaakallahu khoyran..
    Ya Allah,, anugerahkanlah hambaMU ini taufiq agar bs mengisi umurku dg perkara2 yg Engkau ridhai, dan jangan masukkan aku k dalam gol0ngan org2 yg merugi..Aamiin

    Reply
  7. Abduh Tuasikal says:
    16 tahun yang lalu

    Perlu diketahui nama lain surat Ghafir adalah surat Al Mu’min. Silakan baca infonya di Al Quran Terjemahan.

    Reply
  8. abuerzha says:
    16 tahun yang lalu

    Subhanallah…bagus banget tulisannya..izin copas..syukron..

    Reply
  9. bambang says:
    16 tahun yang lalu

    ijin copy & menyebarkan,syukron

    Reply
  10. SENTA says:
    16 tahun yang lalu

    banyak orang yang gembira saat ultah padahal sedang mendekati mati!! ijin copy!!

    Reply
  11. dinnie says:
    16 tahun yang lalu

    izin share ..

    Reply
  12. wally says:
    16 tahun yang lalu

    Luar biasa…!!

    Aku copy yah. :)

    Reply
  13. arggo says:
    16 tahun yang lalu

    Sangat menyentuh hati tulisan diatas,Dan itulah sebenarnya kita akan menuju ke negri akherat yang kekal dengan mau atau tidak mau….kita sudah pasti akan kesana juga.

    Reply
  14. fairuz says:
    16 tahun yang lalu

    afwan, izin copy ya..
    Jazakumullah khayran

    Reply
  15. Nopian says:
    16 tahun yang lalu

    Assalamualaikum..afwan,izin share ya akh,terimakasih..:)

    Reply
  16. maya says:
    16 tahun yang lalu

    Afwan..ijin copy ya akh..jazakallahu khairan..

    Reply
  17. Muhammad guntur says:
    16 tahun yang lalu

    Assalam maaf mau tanya seputar shalat, apakah bisa membaca mushaf alquran pada saat shalat sendirian, misalnya untuk shalat malam seperti tahajud atau witir? mohon arahannya dan bimbingannya

    Reply
  18. asre says:
    16 tahun yang lalu

    mohon izin untuk disebarkan dan dipelajari pak…

    Reply
  19. riyatin says:
    16 tahun yang lalu

    subhanallah ,artikelnya bagus sekali,terima kasih ya telah memberi banyak pengetahuan.

    Reply
  20. anna says:
    16 tahun yang lalu

    masyaAlloh sy jg seneng banget baca artikelnya,tp kenapaya kadang sulit banget tuk melaksanakan ibadah yg sesuai syariat,sebenernya hati ini pingin merubah semuanya tp bgmn?

    Reply
  21. shofiyyah says:
    16 tahun yang lalu

    ana izin untuk mencantumkan artikel ini dalam web kampus kami . jazaakumullaku khairan

    Reply
  22. diah says:
    16 tahun yang lalu

    aq izin copy p ustadz, smoga brmnfaat buat tmn2ku yg bca dan lainnya.

    Reply
  23. abu ukasyah says:
    16 tahun yang lalu

    izin copas akh

    Reply
  24. Dedeh Hamidah says:
    16 tahun yang lalu

    Astagfirullah……Betapa aqu sering menyia-nyiakan waktu. Ijin share ya di FB…

    Reply
  25. ABU UBAIDAH says:
    15 tahun yang lalu

    Astagfirulah, banyak waktu ana yg sdh terbuang sia2. artkel yg bagus mengingatkan kita semua, izin tag artikel di Fb

    Reply
  26. zuhal al fajri says:
    15 tahun yang lalu

    ih bagus sekali artikel ini andai saja bisa ada yg sama seperti ini

    Reply
  27. avie says:
    15 tahun yang lalu

    Subhanallah sangat bermanfaat.izin copy paste

    Reply
  28. Kang bejo says:
    14 tahun yang lalu

    Assalamualaikum… ijin copy & menyebarkan. Jazakumulloh…

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 3   +   5   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah