Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Takutlah terhadap Adzab Kubur (Bag. 1)

M. Saifudin Hakim oleh M. Saifudin Hakim
19 Agustus 2017
di Akidah
takutlah terhadap adzab kubur

takutlah terhadap adzab kubur

Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Daar ad-dunya, daarul barzakh, dan daarul akhirat
  • Fitnah kubur

Daar ad-dunya, daarul barzakh, dan daarul akhirat

Adzab kubur adalah sesuatu yang telah diberitakan kebenarannya oleh Al-Qur’an, As-Sunnah, dan ijma’ para ulama. Alam kubur disebut juga barzakh, karena alam ini memisahkan antara dunia dan akhirat.

Setiap orang akan berada di tiga alam yang berbeda: alam dunia (daar ad-dunya), alam kubur (daarul barzakh), dan alam akhirat (daarul qarar). Dunia adalah alam untuk memperbanyak amal, dan tidak ada hisab di dalamnya. Alam kubur adalah tempat untuk menunggu, yang kemudian berpindah menuju alam akhirat ketika kita semua dibangkitkan dari kubur kita.

Meskipun alam untuk menunggu, di alam kubur seseorang akan berada pada keadaan yang menggambarkan kondisinya di akhirat kelak, apakah dia masuk surga ataukah masuk neraka. Apakah dia akan diadzab di kuburnya, ataukah dia akan mendapatkan nikmat. Oleh karena itu, alam kubur adalah taman di antara taman-taman surga, ataukah jurang dari jurang-jurang neraka.

Fitnah kubur

Ketika seseorang pertama kali diletakkan di kuburnya dan selesailah proses pemakamannya, dia didatangi dua malaikat. Ruhnya akan dikembalikan ke jasadnya, kemudian didudukkan untuk ditanya: siapakah Rabbmu?; apa agamamu?; dan siapakah Nabimu?

Orang-orang mukmin akan menjawab, “Rabbku adalah Allah, Islam adalah agamaku dan Muhammad adalah Nabiku.” Allah Ta’ala akan meneguhkannya dengan jawaban tersebut, sebagaimana firman Allah Ta’ala,

يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ وَيُضِلُّ اللَّهُ الظَّالِمِينَ وَيَفْعَلُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ

“Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Dan Allah menyesatkan orang-orang yang dzalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.” (QS. Ibrahim [14]: 27)

Ketika dia menjawab dengan jawaban tersebut, maka terdengarlah seruan dari atas langit,

أَنْ قَدْ صَدَقَ عَبْدِي، فَأَفْرِشُوهُ مِنَ الْجَنَّةِ، وَافْتَحُوا لَهُ بَابًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Hamba-Ku benar. Hamparkanlah surga untuknya, dan bukakanlah untuknya pintu-pintu surga.” (HR. Abu Dawud no. 4753 dan Ahmad 4: 288)

Kemudian diluaskanlah kuburnya sejauh mata memandang dan datanglah semerbak wangi surga dan dia menunggu tempatnya di surga. Dia pun berkata, “Wahai Rabbku, segerakanlah hari kiamat, sehingga aku bisa kembali ke keluarga dan hartaku (di surga, pen.).”

Adapun orang-orang munafik, ketika mendapatkan pertanyaan tersebut, mereka tidak mampu menjawabnya. Mereka berkata, “Haa, haa, aku tidak tahu. Aku mendengar orang-orang mengucapkan seuatu, lalu aku pun (ikut-ikutan) mengucapkannya.”

Maksudnya, ketika di dunia mereka hanya ikut-ikutan agar bisa hidup damai bersama orang-orang mukmin, meskipun mereka (orang munafik) tidak memiliki iman dan tauhid dalam hatinya. Mereka ikut-ikutan menjadi (seolah-olah) beriman agar mendapatkan keuntungan duniawi tertentu.

Mereka inilah orang-orang munafik yang menampilkan amal shalih, namun hatinya kufur dan ingkar. Sehingga mereka pun dihalangi dari menjawab pertanyaan kubur dengan benar. Mereka tidak mampu menjawabnya, meskipun ketika di dunia mereka bisa mengucapkannya. Karena ketika mereka di dunia, mereka mengucapkan syahadat dalam kondisi munafik.

Setelah mereka menjawab dengan perkataan tersebut di atas, maka terdengarlah seruan dari langit,

أَنْ كَذَبَ، فَافْرِشُوا لَهُ مِنَ النَّارِ، وَافْتَحُوا لَهُ بَابًا إِلَى النَّارِ

“Hamba-Ku berdusta. Hamparkanlah neraka untuknya, dan bukakanlah untuknya pintu-pintu neraka.” (HR. Abu Dawud no. 4753 dan Ahmad Ahmad 4: 288)

Kuburnya pun disempitkan, sehingga terjepitlah tulang-tulang persendiannya. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,

وَيُضِلُّ اللَّهُ الظَّالِمِينَ وَيَفْعَلُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ

“Dan Allah menyesatkan orang-orang yang dzalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.” (QS. Ibrahim [14]: 27)

Dia pun diadzab di kuburnya, dan berada di jurang di antara jurang-jurang neraka.

[Bersambung]

LANJUT KE BAGIAN 2

***

Diselesaikan di pagi hari, Rotterdam NL, 30 Sya’ban 1438/26 Mei 2017

Yang senantiasa membutuhkan rahmat dan ampunan Rabb-nya,

Penulis: M. Saifudin Hakim

Artikel Muslim.or.id

Referensi:

Disarikan dari kitab Majaalisu Syahri Ramadhan Al-Mubaarak, karya Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin ‘Abdullah Al-Fauzan, hal. 113-114 (cet. Daar Al-‘Ashimah, tahun 1422).

ShareTweetPin3
M. Saifudin Hakim

M. Saifudin Hakim

- Alumnus Ma'had Al-'Ilmi, Yogyakarta. - Alumnus Pendidikan Dokter FK UGM, Yogyakarta. - Alumnus Erasmus University Medical Center, Rotterdam, Belanda. - Saat ini sedang belajar di Unayzah, Saudi Arabia.

Artikel Terkait

Allah Mengganti yang Hilang

oleh Fauzan Hidayat
14 Juli 2026
0

Kehilangan adalah salah satu ujian paling berat dalam hidup manusia. Tidak ada yang benar-benar siap apabila diuji dengan musibah kehilangan...

Mengenal Nama Allah “Al-Hafiizh” dan “Al-Haafizh”

oleh Muhammad Insan Fathin
11 Juli 2026
0

Di antara hal yang menenangkan hati seorang hamba di tengah berbagai ujian kehidupan adalah mengetahui bahwa Allah Ta'ala tidak pernah...

Mengapa Allah Tidak Terlihat?

oleh Glenshah Fauzi
21 Juni 2026
1

Ada satu pertanyaan yang sering dilontarkan oleh orang awam yang mulai penasaran dengan konsep ketuhanan, “Mengapa Tuhan tidak terlihat?” Sebagian...

Artikel Selanjutnya
takutlah terhadap adzab kubur

Takutlah terhadap Adzab Kubur (Bag. 2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 3   +   10   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah