Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Modal Dasar Berdoa pada Allah (3)

Sa'id Abu Ukkasyah oleh Sa'id Abu Ukkasyah
13 Agustus 2017
di Doa dan Zikir
berdoa

berdoa

Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Agar Doa Dikabulkan
    • اللهم أصلح لي ديني الذي هــــو عصمة أمري ، وأصلح لي دنياي التي فيهـا معاشي … » (1) إلى آخره
  • Daftar link artikel ini:

Baca pembahasan sebelumnya Modal Dasar Berdoa pada Allah (3)

Agar Doa Dikabulkan

Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan syarat dan adab yang penting dalam berdoa pada Allah.

Beberapa adab yang penting dalam berdoa bisa dirangkum sebagai berikut:

  1. Kehadiran dan kosentrasi hati secara totalitas terhadap perkara yang diharapkan dalam doa.
  2. Mencari waktu dikabulkannya doa.
  3. Berdoa dengan hati yang khusyu’, merasa tak berdaya di hadapan Allah, merendahkan diri dan tunduk kepada-Nya, serta lembut (dalam berdoa).
    4. Menghadapnya hamba yang berdoa ke arah kiblat.
  4. Dalam keadaan suci.
  5. Mengangkat kedua tangan (memohon) kepada Allah.
  6. Memulai (doanya) dengan memuji Allah dan menyanjung-Nya.
  7. Bershalawat untuk hamba dan Rasul-Nya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  8. Memulai dengan bertaubat dan beristigfar (kepada Allah) sebelum menyebutkan keperluan (lainnya).
  9. Menghadap kepada Allah, memelas dalam berdoa, dan merendahkan diri kepada-Nya
  10. Menggabungkan harap dan cemas dalam berdoa kepada-Nya.
  11. Bertawassul dengan nama dan sifat-Nya dengan mentauhidkan-Nya.
  12. Mendahului doa dengan bersedekah.
  13. Memilih lafal doa yang Nabi shallallahu’alaihi wa sallam beritakan bahwa lafal tersebut berpotensi untuk dikabulkan atau mengandung nama-Nya yang agung.

Maka doa yang seperti ini tidak akan tertolak, hanya saja ada suatu perkara yang diwanti-wanti oleh para ulama, yaitu seseorang yang sedang berdoa, di samping memenuhi adab dan syarat agar doa dikabulkan, juga perlu memenuhi konsekuensi dan penyempurna doa berupa berusaha dengan sungguh-sungguh mengambil sebab untuk meraih perkara yang diminta dalam doanya.

Disebutkan dalam Majmu’ul Fawa’id waqtinashil Awabid, karya Ibnu Sa’di rahimahullah, “Permohonan hidayah kepada Allah itu menuntut (seseorang yang berdoa) melakukan seluruh sebab yang dengannya diperoleh hidayah, baik berupa sebab (mencari) ilmu maupun sebab (mengamalkan) amal (shalih).

Permohonan rahmah dan ampunan kepada Allah, menuntut (seseorang yang berdoa) melakukan (seluruh) sebab yang memungkinkan dengannya diperoleh rahmah dan ampunan, dan sebab-sebab tersebut telah diketahui dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah.  Apabila seseorang yang berdoa mengucapkan

اللهم أصلح لي ديني الذي هــــو عصمة أمري ، وأصلح لي دنياي التي فيهـا معاشي … » (1) إلى آخره

“Ya Allah perbaikilah agamaku untukku yang ia merupakan benteng pelindung bagi urusanku dan perbaikilah duniaku untukku yang ia menjadi tempat hidupku…(sampai akhir doa ini).”

(Maka) doa dan permohonan perlindungan kepada Allah ini menuntut seorang hamba berusaha memperbaiki agamanya dengan mengenal kebenaran dan mengikutinya, serta mengenal kebatilan dan menjauhinya, serta menolak fitnah syubhat dan syahwat.

Doa inipun menuntut (seorang hamba) untuk berusaha dan mengambil sebab yang dengannya menjadi baik urusan dunianya, dan sebab-sebab tersebut beraneka ragam sesuai dengan keadaan makhluk.

[Bersambung]

Daftar link artikel ini:

  1. Modal Dasar Berdoa pada Allah (1)
  2. Modal Dasar Berdoa pada Allah (2)
  3. Modal Dasar Berdoa pada Allah (3)

Penulis: Sa’id Abu Ukkasyah
Artikel: Muslim.or.id

ShareTweetPin
Sa'id Abu Ukkasyah

Sa'id Abu Ukkasyah

Pengajar Ma'had Jamilurrahman As Salafy Yogyakarta (hingga 1436H), Pengajar Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, Pengajar Islamic Center Baitul Muhsinin (ICBM) Medari Yogyakarta

Artikel Terkait

Doa Ketika Terlilit Utang

oleh Prasetyo Abu Ka'ab
25 Januari 2026
0

Seorang muslim tidak sepantasnya meremehkan perkara utang, menganggapnya sepele, atau bersikap longgar dalam melunasinya. Sebab, dalam As-Sunah, terdapat banyak hadis...

Ketenangan Hati

Zikir dan Ketenangan Hati

oleh Fauzan Hidayat
14 Oktober 2025
0

Setiap manusia mendambakan ketenangan hati. Ada yang mencarinya dalam harta, jabatan, popularitas, bahkan hiburan. Namun semakin dicari pada selain Allah,...

Bacaan Tasbih Tahmid dan Takbir

Bacaan Tasbih, Tahmid, dan Takbir pada Zikir Setelah Salat

oleh Firdian Ikhwansyah
30 September 2025
0

Zikir merupakan salah satu ibadah harian yang sering kita lakukan. Salah satu jenis zikir yang pasti kita rutinkan setiap harinya...

Artikel Selanjutnya
berdoa

Modal Dasar Berdoa pada Allah (4)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 9   +   5   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah