Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Keindahan Gaya Bahasa Al-Qur`an Al-Karim (1)

Sa'id Abu Ukkasyah oleh Sa'id Abu Ukkasyah
24 Maret 2017
di Al-Qur'an
tafsir alquran

tafsir alquran

Share on FacebookShare on Twitter

Alquran Al-Karim Seluruhnya adalah Muhkam dengan Jenis Ihkam Umum

Hal ini ditunjukkan oleh firman Allah Ta’ala

كِتَابٌ أُحْكِمَتْ آيَاتُهُ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِنْ لَدُنْ حَكِيمٍ خَبِيرٍ

“Alif laam raa, (inilah) suatu Kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi (indah) serta dijelaskan secara terperinci yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu” (QS. Huud: 1).

الر ۚ تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْحَكِيمِ

“Alif laam raa. Inilah ayat-ayat Al-Qur`an yang mengandung kerapian dan keindahan yang sempurna” (QS. Yunus: 1).

وَإِنَّهُ فِي أُمِّ الْكِتَابِ لَدَيْنَا لَعَلِيٌّ حَكِيمٌ

“Dan sesungguhnya Al-Qur`an itu dalam induk Al-Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung keindahan sastra yang sempurna” (QS. Az-Zukhruf: 4)

Makna ihkam umum dalam konteks ini adalah seluruh ayat-ayat Alquran itu tersusun dengan rapi, indah, dan sempurna, baik lafal maupun maknanya, tak ada kekurangan dan aib sedikitpun dalam makna maupun lafazhnya.[1]

Oleh karena itu, jika dicermati dengan baik, maka akan didapatkan bahwa seluruh kabar yang terdapat di dalamnya adalah kebenaran, sehingga tidak ada sedikit pun kedustaan dan pertentangan satu sama lain, serta sangat bermanfaat sehingga tidak ada sedikit pun keburukan dan kesia-siaan dalam Alquran. Seluruh hukum-hukumnya adalah adil dan bijaksana, tidak ada kezaliman, pertentangan, dan hukum yang buruk.[2]

Allah Ta’ala menyebut bahasa Arab dengan bahasa yang Mubiin, yaitu bahasa yang bisa menjelaskan. Allah berfirman,

بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ

“dengan bahasa Arab yang jelas lagi menjelaskan” (QS. Asy-Syu’araa`: 195).

Ibnu Katsir rahimahullah dalam kitab Tafsirnya mengatakan:

أي: هذا القرآن الذي أنزلناه إليك [أنزلناه] بلسانك العربي الفصيح الكامل الشامل، ليكون بينا واضحا ظاهرا، قاطعا للعذر، مقيما للحجة، دليلا إلى المحجة

“Maksudnya bahwa Alquran ini adalah (wahyu) yang Kami turunkan kepadamu dengan lisan (bahasa)mu (yaitu) bahasa Arab yang fasih, sempurna, universal agar Alquran menjadi jelas, terang, lagi gamblang, memutuskan udzur, menegakkan hujjah dan sebagai dalil yang menunjukkan kepada tujuan yang dimaksud.”

Di antara makna {مُبِينٍ} dalam ayat tersebut adalah bahasa yang ciri khasnya mampu menjelaskan makna yang dimaksud oleh pembicara. Ibnu Faris (w. 395) -salah satu ulama bahasa- menyatakan,

فلما خَصَّ – جل ثناؤه – اللسانَ العربيَّ بالبيانِ، عُلِمَ أن سائر اللغات قاصرةٌ عنه، وواقعة دونه

 

“Ketika Allah Ta’ala memilih bahasa Arab untuk menjelaskan (firman-Nya), menunjukkan bahwa bahasa-bahasa yang lainnya, kemampuan dan tingkatannya di bawah bahasa Arab” (as-Shahibi fi Fiqh al-Lughah, 1/4).[3]

[Bersambung]

[1].  Lihat Ushulun fit Tafsir, Syaikh Al-Utsaimin, dan Quran.ksu.edu.sa/tafseer/tanweer/sura11-aya1.html#tanweer

[2].  Lihat Ushulun fit Tafsir, Syaikh Al-Utsaimin, hal.

[3]               . https://konsultasiSyariah.com/24981-mengapa-Alquran-berbahasa-arab.html

***

Penulis: Sa’id Abu Ukkasyah
Artikel: muslim.or.id

ShareTweetPin
Sa'id Abu Ukkasyah

Sa'id Abu Ukkasyah

Pengajar Ma'had Jamilurrahman As Salafy Yogyakarta (hingga 1436H), Pengajar Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, Pengajar Islamic Center Baitul Muhsinin (ICBM) Medari Yogyakarta

Artikel Terkait

Tafsir Surah An-Nazi’at (Bag. 4): Kokohnya Langit dan Bumi Sebagai Tanda Adanya Kiamat

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
8 Juni 2026
0

Pada perenungan ayat-ayat dalam surah An-Naziat sebelumnya, Allah menceritakan kisah Nabi Musa dan Fir'aun serta bagaimana hasil akhir dari perbuatan...

Sepuluh Wasiat Agung dari Surah Al-An’am (Bag. 2)

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
27 Mei 2026
0

Wasiat keenam, menjaga harta anak yatim Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan wasiat yang keenam, Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,...

Sepuluh Wasiat Agung dari Surah Al-An’am (Bag. 1)

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
22 Mei 2026
0

Di antara ayat-ayat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang sangat agung yang terdapat di dalam Al-Qur’an adalah sepuluh wasiat Allah di...

Artikel Selanjutnya
riba dalam hadiah

Hukum Hadiah Dari Penghutang Kepada Pemberi Hutang

Komentar 3

  1. Hanif says:
    5 tahun yang lalu

    Afwan, Ana sangat butuh kelanjutan artikel ini

    Balas
  2. Abu Khalid says:
    3 tahun yang lalu

    Dimana ya kelanjutannya ?

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 6   +   9   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah