Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Penyakit ‘Ain Melalui Foto dan Video

dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK oleh dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK
29 Oktober 2016
di Kesehatan Islami
penyakit ain pada bayi
Share on FacebookShare on Twitter

Hendaknya kita berhati-hati men-share foto atau video kita, keluarga kita, atau anak kita di sosial media, karena penyakit ‘ain bisa terjadi melalui foto ataupun video. Meskipun tidak pasti setiap foto yang di-share terkena ‘ain, tetapi lebih baik kita berhati-hati, karena sosial media akan dilihat oleh banyak orang.

Penyakit ‘ain adalah penyakit baik pada badan maupun jiwa yang disebabkan oleh pandangan mata orang yang dengki ataupun takjub (kagum), sehingga dimanfaatkan oleh setan dan bisa menimbulkan bahaya bagi orang yang terkena.

Ibnul Atsir rahimahullah berkata,

ﻳﻘﺎﻝ: ﺃﺻَﺎﺑَﺖ ﻓُﻼﻧﺎً ﻋﻴْﻦٌ ﺇﺫﺍ ﻧَﻈﺮ ﺇﻟﻴﻪ ﻋَﺪُﻭّ ﺃﻭ ﺣَﺴُﻮﺩ ﻓﺄﺛَّﺮﺕْ ﻓﻴﻪ ﻓﻤَﺮِﺽ ﺑِﺴَﺒﺒﻬﺎ

“Dikatakan bahwa Fulan terkena ‘ain, yaitu apabila musuh atau orang-orang dengki memandangnya, lalu pandangan itu mempengaruhinya hingga menyebabkannya jatuh sakit.” (An-Nihayah, 3: 332)

Sekilas ini terkesan mengada-ada atau sulit diterima oleh akal, akan tetapi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan bahwa ‘ain adalah nyata dan ada. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺍﻟﻌﻴﻦ ﺣﻖُُّ ﻭﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﺷﻲﺀ ﺳﺎﺑﻖ ﺍﻟﻘﺪﺭ ﻟﺴﺒﻘﺘﻪ ﺍﻟﻌﻴﻦ

“Pengaruh ‘ain itu benar-benar ada, seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, ‘ainlah yang dapat melakukannya.” (HR. Muslim)

Contoh kasus penyakit ‘ain:

  • Foto anak yang lucu dan imut diposting di sosial media, kemudian bisa saja terkena ‘ain. Anak tersebut tiba-tiba sakit, nangis terus dan tidak berhenti, padahal sudah diperiksakan ke dokter dan tidak ada penyakit.
  • Bisa juga gejalanya tiba-tiba tidak mau menyusui sehingga kurus kering tanpa ada sebab penyakit.

Hal ini terjadi karena ada pandangan hasad kepada gambar itu atau pandangan takjub dan PENTING diketahui bahwa penyakit ‘ain bisa muncul meskipun mata pelakunya tidak berniat membahayakannya (ia takjub dan kagum).

Penyakit ‘ain bisa melalui gambar atau video

Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan,

ﻭﻧﻔﺲ ﺍﻟﻌﺎﺋﻦ ﻻ ﻳﺘﻮﻗﻒ ﺗﺄﺛﻴﺮﻫﺎ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺮﺅﻳﺔ ، ﺑﻞ ﻗﺪ ﻳﻜﻮﻥ ﺃﻋﻤﻰ ﻓﻴﻮﺻﻒ ﻟﻪ ﺍﻟﺸﻲﺀ ﻓﺘﺆﺛﺮ ﻧﻔﺴﻪ ﻓﻴﻪ ﻭﺇﻥ ﻟﻢ ﻳﺮﻩ ، ﻭﻛﺜﻴﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﺎﺋﻨﻴﻦ ﻳﺆﺛﺮ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﻌﻴﻦ ﺑﺎﻟﻮﺻﻒ ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﺭﺅﻳﺔ

”Jiwa orang yang menjadi penyebab ‘ain bisa saja menimbulkan penyakit ‘ain tanpa harus dengan melihat. Bahkan terkadang ada orang buta, kemudian diceritakan tentang sesuatu kepadanya, jiwanya bisa menimbulkan penyakit ‘ain, meskipun dia tidak melihatnya. Ada banyak penyebab ‘ain yang bisa menjadi sebab terjadinya ‘ain, hanya dengan cerita saja tanpa melihat langsung.” (Zadul Ma’ad, 4: 149)

Syekh Muhammad Shalih Al-Munajjid menjelaskan,

ﻭﺑﻬﺬﺍ ﻳﺘﺒﻴﻦ ﺃﻥ ﺍﻟﻌﺎﺋﻦ ﻗﺪ ﻳﻨﻈﺮ ﺇﻟﻰ ﺻﻮﺭﺓ ﺍﻟﺸﺨﺺ ﻓﻲ ﺍﻟﺤﻘﻴﻘﺔ ﺃﻭ ﻓﻲ ﺍﻟﺘﻠﻔﺎﺯ ، ﻭﻗﺪ ﻳﺴﻤﻊ ﺃﻭﺻﺎﻓﻪ ﻓﻴﺼﻴﺒﻪ ﺑﻌﻴﻨﻪ ، ﻧﺴﺄﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺴﻼﻣﺔ ﻭﺍﻟﻌﺎﻓﻴﺔ

“Oleh karena itu, jelaslah bahwa penyebab ‘ain bisa jadi ketika melihat gambar seseorang atau melalui televisi, atau terkadang hanya mendengar ciri-cirinya, kemudian orang itu terkena ‘ain. Kita memohon keselamatan dan kesehatan kepada Allah.” (Fatwa Al-Islam Sual wal Jawab no. 122272)

Demikian, semoga bermanfaat.

Untuk mengenal penyakit ain lebih dalam, baca artikel berikut.

  • Mengenal Penyakit Ain, Pencegahannya dan Pengobatannya

***

@Di antara langit dan bumi Allah, Pesawat Citilink Jakarta-Yogyakarta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel Muslim.or.id

ShareTweetPin3
dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK

dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK

Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, S1 Kedokteran Umum UGM, dosen di Universitas Mataram, kontributor majalah "Kesehatan Muslim"

Artikel Terkait

Sudah Salat, Tapi Masih Depresi? Inilah Jawaban Islam

oleh Muhammad Insan Fathin
15 Juni 2026
0

Setiap dari kita pasti pernah mengalami depresi, sedih, dan sebagainya. Islam adalah agama yang hadir sebagai solusi atas seluruh permasalahan...

Mengasah Rasa untuk Bahagia

Kesehatan Mental: Mengasah Rasa untuk Bahagia

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
11 Oktober 2024
0

Hidup bahagia adalah keinginan yang didambakan setiap orang. Namun, sering kali kita lupa bahwa kebahagiaan bukanlah sesuatu yang dapat kita...

Misinformasi Kesehatan

Bahaya Misinformasi dalam Bidang Kesehatan dan Bagaimana Seorang Muslim Bersikap

oleh M. Saifudin Hakim
2 Agustus 2021
0

Selama masa pandemi, banyak sekali kita jumpai informasi, berita, dan kabar yang belum tentu teruji kebenarannya. Sayangnya, sebagian di antara...

Artikel Selanjutnya

Kisah Ibnu Taimiyah dan Pencaci Nabi

Komentar 19

  1. Darusman says:
    7 tahun yang lalu

    Cara menyembuhkan penyakit tersebut bagaimana, pernah kah ada kisah cara menyembuhkan penyakit tersebut

    Reply
    • Nazli says:
      6 tahun yang lalu

      Mohon maaf , sekedar mengingatkan
      Saya melihat di muslim.or.id dan rumaysho.com, penulis menyebutkan dimana ia mengerjakan tulisàn itu.
      Mgkin lebih baik tidak disebutka agar lebih ikhlas

      Reply
      • @banies_clothing says:
        6 tahun yang lalu

        Kalau menurut saya bukan tentang iklas tidaknya, melainkan untuk keperluan konfirmasi jika terjadi kesalahan tulis atau hal lain. wallahu a’lam

        Reply
      • Dawud says:
        5 tahun yang lalu

        Maaf ,pembaca juga butuh refernsi,darimana sumber tulisan tersebut
        Itu sngt dibutuhksn
        Kl mslh ikhlas ,kembali ke masing2 diri seseorang

        Reply
    • Seorang Hamba says:
      3 tahun yang lalu

      Tetap berusaha dan selalu ihktiar pak, insha Allah bisa sembuh

      Reply
  2. Wisnu says:
    7 tahun yang lalu

    Kalau kita melihat foto seseorang lalu kita doakan semoga itu menjadi berkah bagi orang tersebut, apakah doa kita bisa menghindarkannya dari ain?

    Reply
  3. Zain Al-Fikry says:
    7 tahun yang lalu

    Jazakumullah khair atas penjelasannya ust. Semoga Allah menjaga kita dari penyakit ain

    Reply
  4. Ata Simphoni says:
    7 tahun yang lalu

    Ustad mohon maaf klo pertanyaan saya sedikit kurang patut. Apakah penyakit a’in bisa menyerang hewan peliharaan dan benda” mati (misalnya kendaraan) yg kita banggakan?
    Jazakumullah khair

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      7 tahun yang lalu

      Bisa

      Reply
      • Rivan says:
        7 tahun yang lalu

        Jazakallahu khairan atas jawabannya

        Reply
  5. Ummu Huda says:
    6 tahun yang lalu

    Bismillah ust, izin bertanya bagaimana dengan orang yg mengupload poto anaknya dengan wajah di blur dan dia tetap membaca dzikir pagi petang. Apa akan tetap kena ain?
    Barakallahu fiik.

    Reply
    • Yulian Purnama, S.Kom. says:
      6 tahun yang lalu

      Silakan disimak: https://web.facebook.com/yulian.purnama/posts/10157644077381868

      Reply
      • Ummu Huda says:
        5 tahun yang lalu

        terima kaish ust.

        Reply
  6. Amiiroh says:
    6 tahun yang lalu

    Ustadz apakah bisa seseorang terkena ain dari dirinya sendiri. Misal dia memoto dirinya sendiri kemudian takjub akan kecantikan atau ketampanannya?

    Reply
    • dina julia says:
      3 tahun yang lalu

      setiap saya ngepost foto anak saya,
      ank saya terus sakit, apakah itu penyakit ain?

      Reply
  7. Budiahdania says:
    4 tahun yang lalu

    Terimakasih ust. sangat jelas pembahasannya

    Reply
  8. Diuon Alaska says:
    3 tahun yang lalu

    Terimakasih ustadz Pembahasan artikel ini sangat bermanfaat untuk saya.

    Reply
  9. anb says:
    3 tahun yang lalu

    Setahu saya kepada diri sendiri pun bisa terjadi ain, contoh mengagumi diri sendiri lewat foto atau bercermin dalam kondisi lalai kepada Allah bahwa Allah lah yang menciptakan kelebihan yang dikagumi itu seraya berucap masyaAllah. wallahu alam.

    Reply
  10. Jobin says:
    1 tahun yang lalu

    Terimakasih Pembahasan artikel ini sangat bermanfaat untuk saya.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 5   +   10   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah