Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

10 Awal Zulhijah dan 10 Akhir Ramadan

dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK oleh dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK
26 Agustus 2016
di Al-Qur'an
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Pendapat pertama: 10 hari awal bulan Zulhijah
  • Pendapat kedua: 10 hari akhir bulan Ramadan
  • Pendapat ketiga: menjamak (mengkompromikan) dua pendapat

Jika Allah bersumpah dengan nama makhluk ciptaannya, ini menunjukkan bahwa makhluk tersebut memiliki keutamaan. Ulama berselisih pendapat mengenai 10 hari yang Allah gunakan untuk bersumpah dalam surah Al-Fajr, yang dimaksud dalam ayat ini apakah 10 hari di awal bulan Zulhijah atau 10 hari di akhir bulan Ramadan.

Allah Ta’ala berfirman,

وَالْفَجْرِ. وَلَيَالٍ عَشْرٍ

“Demi fajar. Dan (demi) hari yang sepuluh.” (QS. Al-Fajr: 1-2)

Pendapat pertama: 10 hari awal bulan Zulhijah

Ibnu Katsir rahimahullah termasuk yang berpendapat bahwa maksud ayat adalah 10 awal bulan Zulhijah. Beliau berkata,

والليالي العشر : المراد بها عشر ذي الحجة ، كما قاله ابن عباسٍ وابن الزبير ومُجاهد وغير واحدٍ من السلف والخلف

“Yang dimaksud dengan “malam yang sepuluh” adalah sepuluh hari pertama di bulan Zulhijah, sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu ‘Abbas, Ibnu az-Zubair, Mujahid, dan lainnya dari kalangan kaum Salaf dan Khalaf.” (Tafsir Ibni Katsir, 8: 535)

Memang kata-kata “malam” dalam ayat tersebut, dalam bahasa Arab bisa dimaksudkan sebagai siang hari. Karena kebiasaan orang Arab mengungkapkan “hari” dengan “malam”.

Ibnul Arabi rahimahullah berkata,

أنه أطلق على الأيام ( ليالي) لأن اللغة العربية واسعة ، قد تطلق الليالي ويراد بها الأيام ، والأيام يراد بها الليالي

“Makna malam bisa dimaksudkan siang hari, karena bahasa Arab luas pemaknaannya. Terkadang disebutkan malam, padahal maksudnya siang; dan sebaliknya disebutkan siang, namun maksudnya malam” (Ahkamul Quran, 4: 334)

Pendapat kedua: 10 hari akhir bulan Ramadan

Syekh Muhamad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan,

وإنما يرجح القول الثاني أنها الليالي العشر الأواخر من رمضان، وأقسم الله بها لشرفها، ولأن فيها ليلة القدر

“Yang lebih tepat adalah pendapat kedua, yaitu 10 akhir Ramadan. Allah telah bersumpah dengan kemuliaannya karena padanya terdapat malam Lailatul Qadar.” (Tafsir Juz Amma li Syaikh Ibnu Al ‘Utsaimin, Asy-Syamilah)

Pendapat ketiga: menjamak (mengkompromikan) dua pendapat

Pendapat ketiga dari para ulama yaitu yang menjamak dua pendapat sebelumnya, mereka menyatakan bahwa jika siang hari awal 10 bulan Zulhijah lebih mulia daripada siang hari 10 akhir Ramadan. Dan sebaliknya, 10 akhir malam Ramadan lebih baik dari 10 awal malam Zulhijah. Sehingga tafsir ayat tersebut mencakup bulan Zulhijah dan bulan Ramadan, yaitu 10 siang awal Zulhijah dan 10 malam akhir Ramadan.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah menjelaskan hal ini, 

:ليالي العشر اﻷخير من رمضان ، أفضل من ليالي عشر ذي الحجة ، و أيام عشر ذي الحجة أفضل من أيام عشر رمضان ، وبهذا التفصيل يزول اﻹشتباه ، ويدل عليه أن ليالي العشر من رمضان إنما فضلت بإعتبار ليلة القدر ، وهي من الليالي ، و عشر ذي الحجة إنما فضل بإعتبار أيامه، إذ فيه يوم النحر ، و يوم عرفة ،و يوم التروية …

“Sepuluh malam terakhir bulan Ramadan lebih utama daripada sepuluh malam pertama dari bulan Zulhijah. Dan sepuluh hari pertama Zulhijah lebih utama daripada sepuluh hari terakhir Ramadan. Dari penjelasan keutamaan seperti ini, hilanglah kerancuan yang ada. Jelaslah bahwa sepuluh hari terakhir Ramadan lebih utama ditinjau dari malamnya. Sedangkan sepuluh hari pertama Zulhijah lebih utama ditinjau dari hari (siangnya) karena di dalamnya terdapat hari nahr (kurban), hari Arafah, dan terdapat hari tarwiyah (8 Zulhijah).” (Zaadul Ma’aad, hal. 20)

Syekh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al-Abbad Al-Badr hafidzahullah berkata,

أنّ العشر الأيام الأوّل من شهر ذي الحجة هي خير أيام السنة على الإطلاق ، والعشر الليالي الأخيرة من شهر رمضان هي خير ليالي السنة على الإطلاق

“Sepuluh siang hari pertama bulan Zulhijah lebih baik dari hari-hari setahun secara mutlak dan sepuluh malam akhir bulan Ramadan lebih baik dari malam setahun secara mutlak.” (Khotbah Salat Jumat, sumber: http://al-badr.net/detail/zVFpX7gDBA2K].

Hendaknya kita bersemangat beribadah dan melakukan hal-hal bermanfaat bagi diri dan masyarakat pada waktu-waktu yang mulia ini.

***

@Desa Pungka, Sumbawa Besar

Penulis: Raehanul Bahraen

Artikel Muslim.or.id

Tags: tafsir
ShareTweetPin3
dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK

dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK

Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, S1 Kedokteran Umum UGM, dosen di Universitas Mataram, kontributor majalah "Kesehatan Muslim"

Artikel Terkait

Tafsir Surah An-Nazi’at (Bag. 3): Hiburan Kepada Rasulullah dengan Kisah Nabi Musa

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
19 Mei 2026
0

Pada kesempatan sebelumnya, kita telah membaca bahwa orang-orang musyrik Quraisy mendustakan hari kiamat, bahkan mereka mengolok-ngolok hari tersebut, juga mengolok-ngolok...

Tafsir Surah An-Nazi’at (Bag. 2): Keadaan Mengerikan Bagi Orang Kafir di Akhirat

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
26 April 2026
0

Tafsir ringkas kita memasuki bagian kedua dari tafsir surah An-Nazi’at. Pada bagian ini, fokus penekanan adalah tentang keadaan mengerikan yang...

Tafsir Surah An-Nazi’at (Bag. 1): Allah Bersumpah dengan Para Malaikat

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
20 April 2026
0

Muqaddimah surah Surah An-Naziat adalah surah ke-79 dalam Al-Qur'an. Surah ini adalah surah Makkiyah yang dominan isinya adalah akidah dan...

Artikel Selanjutnya
kumpulan artikel haji

Kecil-Kecil Sudah Naik Haji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Prove your humanity: 0   +   8   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah