Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Metode Al-Qur’an Dalam Memerintah dan Melarang Hamba Allah Yang Beriman (2)

Sa'id Abu Ukkasyah oleh Sa'id Abu Ukkasyah
24 Juli 2016
di Al-Qur'an
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Rahasia dibalik cara yang paling banyak Allah pilih
  • Sisi Pertama
    • Dorongan dan Seruan untuk Menegakkan Konsekuensi Keimanan, Syarat, dan Penyempurnanya
    • Hakekat perintah dan larangan Allah Ta’ala yang didahului panggilan keimanan

Rahasia dibalik cara yang paling banyak Allah pilih

Allah Ta’ala menyebutkan sifat baik kaum mukminin yang dianugerahkan oleh Allah Ta’ala kepada diri mereka, agar mereka terdorong untuk berbuat kebaikan dan menahan diri dari berbuat keburukan, yaitu Allah Ta’ala memanggil mereka dengan panggilan,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا

“Wahai orang-orang yang beriman”, lalu Allah Ta’ala  menyebutkan perintah atau larangan-Nya. Ketahuilah, sesungguhnya dalam cara tersebut terdapat nilai dorongan dan seruan kepada hamba-hamba Allah yang beriman dari dua sisi.

Sisi Pertama

Dorongan dan Seruan untuk Menegakkan Konsekuensi Keimanan, Syarat, dan Penyempurnanya

Apa yang Allah Ta’ala sebutkan setelah panggilan keimanan tersebut adalah bagian dari konsekuensi keimanan, syarat ataupun penyempurnanya. Karena keimanan yang hakiki itu memiliki konsekuensi, syarat, dan penyempurnanya. Merupakan perkara yang menjadi kesepakatan para ulama bahwa iman itu bisa bertambah dan berkurang, serta seluruh ajaran agama Islam yang terkait dengan anggota tubuh lahiriyah maupun yang terkait dengan hati termasuk bagian dari iman berdasarkan dalil yang banyak dari Al-Qur`an dan As-Sunnah, salah satunya adalah dalil yang menjadi pembahasan di sini, yaitu ketika Allah Ta’ala memerintahkan atau melarang sesuatu dengan terlebih dahulu memanggil hamba-hamba-Nya dengan panggilan keimanan.

Ringkas kata, rahasia indah pertama dalam metode Qur`ani ini mengandung seruan kepada kaum mukminin untuk menyempurnakan keimanan mereka dengan melaksanakan syari’at Islam, baik syari’at yang terkait dengan perkara lahiriyah maupun masalah hati. Jadi, tatkala Allah Ta’ala berfirman kepada hamba-hamba-Nya,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا

“Wahai orang-orang yang beriman” lalu Allah Ta’ala  menyebutkan perintah atau larangan-Nya, maka maksudnya adalah wahai orang-orang yang telah dianugerahi nikmat iman, sempurnakanlah keimanan anda dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, sebagai konsekuensi keimanan, syarat, atau penyempurnanya.

Oleh karena itu, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu pernah memberi nasehat emas dalam menyikapi ayat-ayat seruan keimanan:

إذا سمعت الله يقول: {يا أيها الذين آمنوا} فأرعها سمعك. يعني استمع لها.؛ فإنه خير يأمر به، أو شر ينهى عنه

“Jika Anda mendengar Allah berfirman يا أيها الذين آمنوا, maka persiapkan pendengaran Anda -maksud beliau dengarkanlah-, karena sesungguhnya ada kebaikan yang akan diperintahkan atau keburukan yang akan dilarangnya” (Tafsir ‘Al-Utsaimin: Al-Fatihah wal Baqarah: 1/337, Maktabah Syamilah).

Hakekat perintah dan larangan Allah Ta’ala yang didahului panggilan keimanan

Panggilan keimanan dari Allah Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya yang beriman adalah sebuah panggilan istimewa yang sangat tepat sasaran, karena seorang mukmin yang baik, dengan keimanan dalam hatinya, akan mendengar, memahami, dan tumbuh tekad kuat untuk melakukan atau meninggalkan sesuatu sebagai tuntutan keimanannya. Hal ini sangat jauh berbeda dengan keadaan orang yang tidak beriman kepada Allah Ta’ala. Orang yang kafir tidak mau mendengar seruan Allah Ta’ala, tidak bisa memahami, dan tidak terbetik kemauan pada diri mereka untuk melakukan sesuatu yang dicintai Allah Ta’ala atau meninggalkan sesuatu yang dibenci oleh Allah Ta’ala.Kekufuran membawa mereka kepada pembangkangan, kebinasaan, dan kesengsaraan di dunia, apalagi di akhirat.

[Bersambung]

***

Penulis: Ust. Sa’id Abu Ukasyah

Artikel Muslim.or.id

[serialposts]

ShareTweetPin1
Sa'id Abu Ukkasyah

Sa'id Abu Ukkasyah

Pengajar Ma'had Jamilurrahman As Salafy Yogyakarta (hingga 1436H), Pengajar Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, Pengajar Islamic Center Baitul Muhsinin (ICBM) Medari Yogyakarta

Artikel Terkait

Tafsir Surah An-Nazi’at (Bag. 5): Keadaan Akhir Manusia di Hari Kiamat

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
20 Juni 2026
0

Allah Subhanahu wa Ta'ala sebelumnya telah menjelaskan penciptaan langit dan bumi, serta berbagai keajaiban ciptaan dan pengaturan. Penyebutan berbagai hal...

Tafsir Surah An-Nazi’at (Bag. 4): Kokohnya Langit dan Bumi Sebagai Tanda Adanya Kiamat

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
8 Juni 2026
0

Pada perenungan ayat-ayat dalam surah An-Naziat sebelumnya, Allah menceritakan kisah Nabi Musa dan Fir'aun serta bagaimana hasil akhir dari perbuatan...

Sepuluh Wasiat Agung dari Surah Al-An’am (Bag. 2)

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
27 Mei 2026
0

Wasiat keenam, menjaga harta anak yatim Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan wasiat yang keenam, Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,...

Artikel Selanjutnya

Hukum Berobat Dengan Stem Cell

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 1   +   8   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah