Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Tsalatsatul Ushul (14) : Do’a Adalah Ibadah, Ini Dalilnya Dari Al-Qur’an

Sa'id Abu Ukkasyah oleh Sa'id Abu Ukkasyah
13 Mei 2016
di Akidah
Share on FacebookShare on Twitter

Dalil bahwa do’a adalah ibadah yaitu firman Alah Ta’ala berikut ini.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

“Dan Tuhan kalian berfirman, ‘Berdo’alah kalian kepada-Ku niscaya akan Aku kabulkan bagi kalian.’ Sesungguhnya, orang-orang yang sombong dari beribadah kepada-Ku, akan masuk neraka dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60).

Kesimpulan Dalil

Ayat ini merupakan dalil bahwa do’a adalah ibadah.

Penjelasan Dalil

Dalam ayat ini, terdapat empat alasan pendalilan

  1. Allah Ta’ala memerintahkan hamba-Nya untuk berdo’a:

    ادْعُونِي

    “Berdo’alah kalian kepada-Ku”

    dan ini menunjukkan bahwa berdo’a adalah perkara yang dicintai-Nya, karena Allah
    Ta’ala tidaklah memerintahkan sesuatu kecuali mencintai sesuatu tersebut. Dan setiap perkara yang dicintai-Nya berarti terpenuhi definisi ibadah yang disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah ketika mendefinisikan ibadah dalam kitab beliau Al-‘Ubudiyyah. Beliau menjelaskan bahwa Ibadah adalah suatu istilah yang mencakup setiap perkara yang dicintai dan diridhoi oleh Allah Ta’ala, baik berupa ucapan maupun perbuatan, (baik) yang batin (hati), maupun yang zhahir (anggota tubuh yang nampak)[1. Al-‘Ubudiyyah, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, hal. 4 atau silahkan baca : https://muslim.or.id/27050-hidup-tak-sekedar-hidup-2.html].

    Dengan demikian, inti ibadah adalah perkara yang dicintai dan diridhoi oleh Allah Ta’ala.

  2. Allah Ta’ala menjanjikan terkabulnya do’a kepada hamba-Nya yang berdo’a dengan ikhlas[2. Taisiril Wushul, hal. 4, Syaikh Nu’man bin Abdul Karim]. Allah Ta’ala berfirman,

    أَسْتَجِبْ لَكُمْ

    “…niscaya akan Aku kabulkan bagi kalian”

    Janji Allah Ta’ala ini menunjukkan bahwa Allah Ta’ala meridhai dan mencintai perbuatan berdo’a kepada-Nya tersebut, dengan demikian terpenuhilah kriteria ibadah.

  3. Allah Ta’ala menamai do’a dengan ibadah, pada petikan firman-Nya :

    إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي

    “Sesungguhnya, orang-orang yang sombong dari beribadah kepada-Ku…”
    Hal ini nampak dari konteks ayat ini dan sesuai dengan tafsir As-Sudi yang dibawakan Imam Ath-Thabari rahimahullah dalam kitab Tafsir beliau,

    عن السديّ{ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي } قال: عن دعائي

    “(Diriwayatkan) dari As-Sudi tentang {إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي}, beliau berkata: (Sesungguhnya, orang-orang yang sombong) dari berdo’a kepada-Ku”.

  4. Pada petikan firman Allah Ta’ala:

    سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

    “…akan masuk neraka dalam keadaan hina dina”.

Allah Ta’ala akan memasukkan orang yang sombong dan enggan berdo’a kepada-Nya ke neraka dalam keadaan hina dina. Hal ini menunjukkan bahwa do’a adalah perbuatan yang diperintahkan dan dicintai-Nya, sehingga do’a digolongkan dalam ibadah, karena terpenuhi kriterianya.

***

Penulis: Ustadz Sa’id Abu Ukasyah

Artikel Muslim.or.id

[serialposts]

___

ShareTweetPin
Sa'id Abu Ukkasyah

Sa'id Abu Ukkasyah

Pengajar Ma'had Jamilurrahman As Salafy Yogyakarta (hingga 1436H), Pengajar Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, Pengajar Islamic Center Baitul Muhsinin (ICBM) Medari Yogyakarta

Artikel Terkait

Allah Mengganti yang Hilang

oleh Fauzan Hidayat
14 Juli 2026
0

Kehilangan adalah salah satu ujian paling berat dalam hidup manusia. Tidak ada yang benar-benar siap apabila diuji dengan musibah kehilangan...

Mengenal Nama Allah “Al-Hafiizh” dan “Al-Haafizh”

oleh Muhammad Insan Fathin
11 Juli 2026
0

Di antara hal yang menenangkan hati seorang hamba di tengah berbagai ujian kehidupan adalah mengetahui bahwa Allah Ta'ala tidak pernah...

Mengapa Allah Tidak Terlihat?

oleh Glenshah Fauzi
21 Juni 2026
1

Ada satu pertanyaan yang sering dilontarkan oleh orang awam yang mulai penasaran dengan konsep ketuhanan, “Mengapa Tuhan tidak terlihat?” Sebagian...

Artikel Selanjutnya

Tsalatsatul Ushul (15) : Do’a adalah Ibadah, Ini Dalilnya dari Al-Qur’an

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 4   +   2   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah