Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Fatwa Ulama: Bagaimana Urutan Dalam Berdzikir?

Yulian Purnama, S.Kom. oleh Yulian Purnama, S.Kom.
29 November 2015
di Fatwa Ulama
Urutan Dalam Berdzikir
Share on FacebookShare on Twitter

Soal:

Apakah dalam berdzikir itu harus berurutan?

Jawab:

Dzikir yang memang disebutkan urutannya dalam nash, maka dibaca sesuai zhahir nash tersebut. Sedangkan dzikir yang tidak disebutkan urutannya maka tidak diwajibkan berurutan. Anda bisa membacanya sesuai apa yang mudah bagi anda untuk mengingatnya.

Namun yang semestinya untuk anda baca di awal dzikir adalah dzikir-dzikir yang memiliki makna mengesakan Allah, mengagungkan-Nya, mengungkapkan kecintaan kepada-Nya, rasa takut kepada-Nya, mensucikan-Nya dari segala keburukan dan aib. Ini dalam rangka mengamalkan hal yang dituntut dalam agama yaitu ber-husnuzhan kepada Allah dan bertawakkal dengan kuat kepada Allah, memohon pertolongan kepada Allah dan bergantung kepada Allah Jalla wa ‘Ala. Ruh dari dzikir adalah dengan menghadirkan hal-hal tersebut di dalam hati dan menumbuhkannya ketika tengah membaca dzikir. Dan tidak mungkin bisa menghasilkan keberkahan dari dzikir kecuali dengan menghadirkan hal-hal tersebut.

Allah Ta’ala berfirman dalam hadits qudsi:

يا ابن آدم إنك ما دعوتني ورجوتني غفرت لك على ما كان منك ولا أبالي

“wahai anak Adam, setiap kali engkau berdoa kepadaku dan mengharap kepadaku, maka Aku ampuni dosa yang ada pada dirimu dan tidak Aku pedulikan lagi (dosamu)”

Maka Allah menggandengan dzikir lisan, yaitu doa, dengan amalan hati yaitu ar raja’ (pengharapan). Kemudian keduanya diganjar dengan ampunan. Hadits ini dikeluarkan oleh At Tirmidzi dari sahabat Anas bin Malik, dihasankan oleh Al Albani. Wabillahi At Taufiq.

Baca juga: Dzikir Setelah Shalat

***

Syaikh Muhammad bin Abdillah Al Imam & Al Akh Muhammad bin Mahdi Zhafir

Sumber: http://www.sh-emam.com/show_fatawa.php?id=1452

Penerjemah: Yulian Purnama

Artikel Muslim.or.id

ShareTweetPin1
Yulian Purnama, S.Kom.

Yulian Purnama, S.Kom.

Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, S1 Ilmu Komputer UGM, kontributor web Muslim.or.id dan Muslimah.or.id

Artikel Terkait

Fatwa Ulama: Keutamaan Amal Perbuatan Berbeda-Beda, Tergantung Pada Orang dan Keadaannya

oleh Fauzan Hidayat
8 Juli 2026
0

Pertanyaan: Manakah yang lebih besar pahalanya: mengajarkan (menghafalkan -pent.) Al-Qur’an, menyebarkan ilmu syar’i, atau memberikan layanan (membuka pengobatan atau ruqyah)...

Fatwa Ulama: Hukum Menangis Dalam Salat Karena Musibah

oleh Fauzan Hidayat
4 Juli 2026
0

Fatwa Syekh Muhammad Ali Farkus   Pertanyaan: Kami sebelumnya mengira bahwa imam yang memimpin salat kami di masjid menangis saat...

Fatwa Ulama: Hukum Zikir Setelah Salat Ketika Safar

oleh Reza Mahendra
12 Juni 2026
1

Fatwa Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah   Pertanyaan: Apakah zikir tasbih (subhanallah) setelah salat wajib ketika safar...

Artikel Selanjutnya
menunjukan keberadaan Allah

Bagaimana Akal Menunjukan Keberadaan Allah Ta’ala? (Bag.1)

Komentar 2

  1. Ade says:
    11 tahun yang lalu

    Assalaamu ‘alaikum. Ustad, kalimat pertama pada paragraf terakhir … Maka Allah menggandengkan dzikir lisan, yaitu “dosa” .. Maksudnya “Doa” atau memang “Dosa” ?

    Reply
    • Sa'id Abu Ukkasyah says:
      11 tahun yang lalu

      Wa’alaikumus salam, yang benar “do’a”. Jazakumullahu khaira atas koreksinya.

      Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 1   +   10   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah