Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Kunci Ketentraman, Sudahkah Kita Miliki?

Ari Wahyudi, S.Si. oleh Ari Wahyudi, S.Si.
20 April 2015
di Akidah
kunci ketenteraman
Share on FacebookShare on Twitter

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, setiap kita tentu ingin merasakan ketentraman dan ketenangan. Tidak ada orang berakal sehat yang menyukai kekacauan, keributan, dan kerusuhan bertebaran. Hal ini sudah menjadi fitrah pada diri seorang insan. Oleh sebab itu agama datang untuk membimbing manusia dalam rangka mencapai apa yang mereka dambakan itu.

Islam dengan ajaran tauhid yang menghiasi relung-relung Al-Qur’an telah memberikan resep mujarab dan solusi jitu bagi persoalan kehidupan. Tauhid itu sendiri yang merupakan tujuan hidup setiap manusia, merupakan sebab utama datangnya keamanan dan ketentraman. Sebagaimana telah diungkapkan Allah dalam surat Al-An’am ayat 82 yang artinya, “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuri iman mereka dengan kezaliman, mereka itulah orang-orang yang mendapatkan keamanan dan mereka itulah orang-orang yang diberi petunjuk”.

Para ulama kita menjelaskan, bahwa ayat ini memberikan gambaran tentang manusia yang memiliki akidah yang lurus dan tauhid yang murni. Dimana dia tidak mencampuri iman dan ibadahnya dengan syirik dan kekafiran. Maka orang-orang seperti itulah yang layak mendapatkan keamanan dan ketentraman serta limpahan hidayah dari Allah. Sungguh, itu adalah anugerah dan nikmat yang sangat besar bagi seorang manusia.

Lihatlah realita yang ada di masyarakat. Tidak jarang kita jumpai sebagian kaum muslimin -yang notabene mengaku bertauhid- justru merusak akidah dan iman mereka dengan berbagai bentuk keyakinan dan ritual kemusyrikan. Satu dalih yang sering digunakan adalah demi melestarikan budaya nenek moyang dan ditambah lagi alasan bisnis; yaitu untuk menyemarakkan dunia pariwisata. Aduhai, betapa malangnya masyarakat kita ini jika keadaan ini terus berlangsung dan tidak ada upaya serius dari pada da’i dan pihak berwenang untuk menanggulanginya.

Syirik bukanlah perkara sepele. Syirik adalah dosa besar yang paling besar. Bahkan lebih besar daripada dosa pembunuhan, perzinaan, narkoba, ataupun korupsi. Namun, di saat yang sama kita lihat begitu kecil perhatian bangsa ini dalam upaya penanaman akidah sahihah dan pemberantasan kemusyrikan dari bumi pertiwi. Sungguh ironis! Sebuah negeri yang konon berpenduduk muslim terbesar di dunia akan tetapi dunia keislaman mereka lekat dengan klenik, perdukunan, ritual kemusyrikan dan kebid’ahan. Ini adalah kenyataan yang tidak bisa kita pungkiri.

Mengapa ini semua terjadi? Tidak lain dan tidak bukan adalah karena kesalahan kita sendiri. Kita kurang perhatian dalam masalah akidah dan tauhid penduduk negeri ini. Yang kita pikirkan dan kita pusingkan selama ini adalah masalah ekonomi, masalah ini dan itu, masalah anu dan anu, sampai-sampai masalah agama dan problem mendasar bangsa ini justru terlalaikan yaitu kerusakan akidah yang menjalar di berbagai sudut kehidupan. Dimanakah letak kemuliaan dan kejayaan umat apabila akidah dan tauhid justru diabaikan dan kurang diperhatikan?! Jawablah wahai para pecinta Islam, jawablah wahai saudaraku… apa yang sesungguhnya terjadi pada bangsa ini?!

Bukankah Allah telah mengingatkan kita semua (yang artinya), “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum kecuali apabila mereka mengubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri” (Ar-Ra’d : 11). Ayat tersebut sudah sangat kita kenal dan kita pahami bersama. Bahwa kemajuan dan kebaikan suatu negeri sangat erat dengan perjuangan penduduknya dalam memperbaiki kondisi. Lantas, perbaikan dan kemajuan seperti apakah yang kita inginkan apabila akidah kaum muslimin rusak, penuh dengan takhayul, khurafat, kemusyrikan mendarah daging, ajaran-ajaran Islam dihina serta dilecehkan, para sahabat nabi dicaci maki, Allah dan rasul-Nya dimusuhi, kemudian kita hanya tinggal diam menunggu kemuliaan turun dari langit?!

***

Penulis: Ari Wahyudi

Artikel Muslim.Or.Id

ShareTweetPin
Ari Wahyudi, S.Si.

Ari Wahyudi, S.Si.

Alumni S1 Biologi UGM, Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, penulis kitab "At Tashil Fi Ma'rifati Qawa'id Lughatit Tanzil".

Artikel Terkait

Tauhid: Kewajiban Pertama Bagi Seorang Hamba

oleh Yulian Purnama, S.Kom.
10 Juni 2026
0

Kewajiban pertama bagi seorang yang baru masuk Islam atau orang yang baru serius beragama adalah mengucapkan dua kalimat syahadat dan...

Apa yang Allah Inginkan dari Ibadah Kurban Kita? (Bag. 2)

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
2 Juni 2026
0

Kurban mengajarkan tauhid dan keikhlasan karena Allah Para ulama salaf terdahulu mempelajari niat sebelum beramal sebagaimana seseorang mempelajari hakikat amal...

Apa yang Allah Inginkan dari Ibadah Kurban Kita? (Bag. 1)

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
1 Juni 2026
0

Di antara syariat agung dalam Islam adalah ibadah yang dilaksanakan pada waktu tertentu sebagai bentuk ketundukan kepada Allah Subhanahu wa...

Artikel Selanjutnya
perintah Allah

Tauhid: Perintah Allah Ta’ala yang Terbesar untuk Hamba-Nya (Bag. 1)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 8   +   2   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah