Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Siapa Bilang Demonstrasi Itu Solusi?

Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi oleh Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi
20 Desember 2014
di Manhaj
demonstrasi solusi
Share on FacebookShare on Twitter

Imam Ibnul Qayyim berkata dalam Madarijus Salikin, “Apabila seorang merasa kesulitan tentang hukum suatu masalah, apakah mubah ataukah haram, maka hendaklah dia melihat kepada mafsadat (kerusakan) dan hasil yang ditimbulkan olehnya.

Apabila ternyata sesuatu tersebut mengandung kerusakan yang lebih besar, maka sangatlah mustahil bila syari’at Islam memerintahkan atau memperbolehkannya, bahkan keharamannya merupakan sesuatu yang pasti.

Lebih-lebih apabila hal tersebut menjurus kepada kemurkaan Allah dan Rasul-Nya, baik dari jarak dekat maupun dari jarak jauh, seorang yang cerdik tidak akan ragu akan keharamannya.”

Dengan bercermin kepada kaidah yang berharga ini marilah kita bersama-sama melihat hukum demonstrasi secara adil. Apakah yang kita dapati bersama? Kita akan mendapati dampak negatif dan kerusakan-kerusakan akibat demonstrasi, di antaranya: hilangnya keamanan negara, hilangnya wibawa pemimpin, kerusakan bangunan dan jalan, penjarahan, kemacetan lalu lintas, keluarnya kaum wanita di jalan-jalan, aksi mogok makan yang sangat mengkhawatirkan, bahkan tak jarang nyawa manusia melayang. Bukankah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لزوال الدنيا وما فيها أهون عند الله من قتل المسلم بغير حق

“Hancurnya dunia dan isinya itu lebih ringan di sisi Allah daripada hilangnya nyawa seorang muslim tanpa alasan yang benar.”

Kemudian, tanyakan pada dirimu, bukankah demonstrasi sudah seringkali digelar? Lantas apa hasilnya? Pikirkanlah!!

Ya Allah, jagalah negeri kami dari kerusakan.

Baca Juga: Noda Hitam Demokrasi

—

Penulis: Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi

Artikel Muslim.or.id

ShareTweetPin1
Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi

Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi

Artikel Terkait

Prinsip-Prinsip Manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah (Bag. 1)

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
9 Juli 2026
0

Di tengah banyaknya perpecahan, munculnya banyak kelompok yang menyimpang, dan pemikiran yang saling mengklaim berada di atas kebenaran, seorang muslim...

Benarkah Kaidah: “Semakin Banyak Ilmu, Semakin Sedikit Menyalahkan”?

oleh Yulian Purnama, S.Kom.
18 Mei 2026
0

Tersebar di tengah masyarakat perkataan: “Semakin banyak ilmu, akan semakin sedikit menyalahkan.” Kaidah tersebut dalam bahasa Arab berbunyi: مَنْ كَثُرَ عِلْمُهُ...

Menjawab Syubhat: “Jika Perkataan Ulama Bukan Dalil, Perkataan Kamu Lebih Bukan Dalil”

oleh Yulian Purnama, S.Kom.
17 Mei 2026
0

Terkadang ketika kita menasihati seseorang untuk tidak taklid buta kepada pendapat ulama dan kembali kepada dalil Al-Qur'an dan As-Sunah, biasanya...

Artikel Selanjutnya
penasihat pemimpin

Anda Seorang Pemimpin? Siapakah Penasehat Anda?

Komentar 5

  1. Ginanjar Eka Putra says:
    11 tahun yang lalu

    berarti kalau demonya damai aman tentram, nda apa2 kan? memang demo itu bukan solusi tp salah satu cara menyampaikan pendapat/pemikiran secara beramai ramai dan ada pengerahan massa, adanya demo merupakan ciri pemerintahan yg menganut sistem demokrasi, jd kalau gak mau ada demo ya rubah dulu sistemnya

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      11 tahun yang lalu

      Demo yang damai pun tidak diperbolehkan karena banyak penyimpangan lainnya dalam demo.

      Anda benar, pemerintah yang Islami tidak akan membolehkan demo, demikian juga masyarakat yang Islami tidak semestinya berdemo.

      Reply
      • Daus says:
        6 tahun yang lalu

        Bagaimana dengan org yg menolak hadits nabi (perintah untuk bersabar terhadap pemimpin yg dzolim, menasehati dengan rahasia) dengan mengatakan “emang bersabar menghasilkan solusi, mau sampe kapan ??” dan juga mereka mengatakan “menasehati pemimpin dengan rahasia/4 mata, nggak akan bisa (susah bgt). Wong jajarannya aja yg ingin ketemu menasehati kaga bisa, apalagi kita. Pokoknya nggak bisa dah”.

        Tolong ustadz, luruskan syubhat semacam ini.

        Barakallahu fiikum.

        Reply
  2. cak Noer says:
    4 tahun yang lalu

    Saya melihat Demo 2 yang ada di Indonesia adalah karena tidak suka terhadap kebijakan Pemerintah tapi bukan semua yang tidak suka,dan ada kelompok2 tertentu yang punya massa,kadang saya lihat di medsos seperti Facebook dan Yutube banyak berita2 hoax,seperti menfitnah Presiden Jokowi keturunan PKI,bersekutu dengan china,dll intinya siapa yang pertama kali bilang Pak Presiden Keturunan PKI,, ? yang jelas berita2 hoax semacam ini sudah banyak beredar ditelan mentah2 oleh jamaah,masyarakat karena yg menyampaikan adalah seorang ustad,habib yg berjubah muslim( mungkin masyarakat percaya saja karena dia ustad,habib) .Saya pribadi percaya sama kepemimpinan Pak Jokowi sudah berbuat yg terbaik buat masyrakat,banyak kasus2 korupsi dibongkar,pembangunan mangkrak karena KKN,memberantas teroris,membagikan bantuan kesehatan,modal usaha pada rakyat miskin dan gratiskan berobat dengan kartu BPJS,kartu sejahtera dll..apakah mata mereka tidak melihat hasil dari pak jokowi,membuka jalan tol infrastruktur diseluruh Indonesia,..yang sangat sedih saya lihat dan baca beliau banyak difitnah sebagai rezim yg tidak bisa memimpin? Aneh ya mata batin,mata hati orang2 sakit hati kepada pak jokowi masih saja ada, padahal Nabi Muhammad SAW mengatakan Taat lah pada pemimpinmu meskipun dia zalim,( tapi kenyataannya pak Jokowi tidak menzalimi masyarakat..Bertobatlah wahai masyarakat Indonesia yg suka menggibah mengitnah pemimpin kita.Allah tidak tidur.ALLAHU AKBAR

    Reply
  3. Red says:
    11 bulan yang lalu

    Seorang pemimpin adalah cerminan rakyatnya…..mari cerdaskan rakyat.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 5   +   10   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah