Fatwa Ulama: Ketika Membaca Qur’an, Kagum Dengan Suara Sendiri – Muslim.Or.Id – Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

Fatwa Ulama: Ketika Membaca Qur’an, Kagum Dengan Suara Sendiri

Terkadang saya membaca Al Qur'an dan saya merasa suara saya bagus, kemudian saya lebih tartilkan lagi supaya bagus. Apakah ini termasuk ujub yang bisa membatalkan pahala amalan?

5363 2

Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Soal:

Terkadang saya membaca Al Qur’an dan saya merasa suara saya bagus, kemudian saya lebih tartilkan lagi supaya bagus. Apakah ini termasuk ujub yang bisa membatalkan pahala amalan?

Jawab:

Ini bukan ujub yang membatalkan pahala amal. Bahkan ini merupakan nikmat dari Allah yang dengan nikmat tersebut membuat hamba-Nya senang. Karena dalam hal ini Allah memberikan anda suara yang bagus dan hidayah untuk mengerjakan kebaikan. Sementara sebagian orang terhalang dari mendapat ini atau semua kebaikan tersebut.

Terkadang sebagian orang itu suaranya tidak bagus, dan amalannya pun tidak bagus. Sebagian orang lagi ada yang benar-benar kokoh dalam mengerjakan amalan kebaikan dan suaranya pun bagus, dan ini tidak diragukan lagi merupakan nikmat dari Allah kepada hamba-Nya. Maka bersyukurlah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan ini tidak termasuk perilaku ujub, yaitu ketika seseorang memandang dirinya sedang berada dalam suatu hal yang baik.

 

Sumber: Fatawa Nurun ‘ala Ad Darb li Asy Syaikh Al Utsaimin, 2/24

Penerjemah: Yulian Purnama

Artikel Muslim.Or.Id


Dukung pendidikan Islam yang berdasarkan Al Qur'an dan As Sunnah sesuai dengan pemahaman salafus shalih dengan mendukung pembangunan SDIT YaaBunayya Yogyakarta http://bit.ly/YaaBunayya  
Print Friendly, PDF & Email

In this article

Join the Conversation

  • wa’alaikumussalam, tidak perlu mengikuti qari’ tertentu, alamiah saja.

  • Tiar Rahman

    jika anda senang dan bisa mengikuti bacaannya, silahkan saja. yang utama adalah membacanya dengan benar dan tartil.
    mendengarkan adalah salah satu metode untuk menghafal, jika anda kuat dalam indra pendengar, tidak jadi halangan. yang baik adalah mendengar kemudian dilanjut dengan melihat mushaf, lalu disetorkan kepada yang ahli quran untuk disimak.


Shares