Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Solusi One Day One Juz

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc. oleh Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.
21 Januari 2014
di Al-Qur'an
One Day One Juz
Share on FacebookShare on Twitter

One Day One Juz pada asalnya baik jika dilakukan dengan cara yang sesuai tuntunan. Fatwa Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz menunjukkan One Day One Juz termasuk suatu amalan yang baik. Namun juga harus memperhatikan koridor syari’at dalam mempraktekkan One Day One Juz.

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz -mufti kerajaan Saudi Arabia di masa silam- ditanya, “Berapa hari seseorang butuh untuk menghatamkan Al Qur’an dengan memahami dan tadabbur? Apakah jika seseorang mengkhatamkan sampai dua bulan, dia disebut telat dalam mengkhatamkan?”

Syaikh rahimahullah menjawab,

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, “Khatamkanlah Al Qur’an dalam sebulan.” ‘Abdullah meminta lagi, “Tambahkan lebih singkat dari itu, wahai Rasulullah.” Hingga beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam waktu seminggu.” Kemudian ia meminta lagi mengkhatamkan hanya dalam waktu tiga hari.

Dahulu para sahabat mengkhatamkan Al Qur’an dalam waktu seminggu. Jadi lebih bagus -atau paling baik- mengkhatamkan Al Qur’an dalam waktu seminggu. Namun jika dalam waktu tiga hari bisa dikhatamkan, maka harus tetap diperhatikan tadabbur, bisa memikirkan dan khusyu’ saat membaca.

Jika seseorang mengkhatamkan Al Qur’an sebulan atau dua bulan, maka tidak mengapa dengan tetap memperhatikan tadabbur (perenungan Al Qur’an).

Jika seseorang merutinkan setiap harinya menghatamkan satu juz dalam satu hari (one day one juz), maka itu baik. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata pada ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, “Khatamkanlah Al Qur’an dalam waktu sebulan. Dan satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang semisal.” Jadi maksudnya adalah khatamkanlah Al Qur’an dengan penuh khusyu dan tadabbur, dengan memikirkan kandungannya serta mengambil faedah. Jika ada yang mengkhatamkan Al Qur’an dalam waktu sebulan atau dua bulan, maka tidaklah masalah. Namun jangan sampai kurang dari tiga hari. Jika tiga hari ingin mengkhatamkan, maka jadinya dalam sehari semalam mesti mengkhatamkan 10 juz. Itu minimal yang mesti dilakukan. [Fatawa Syaikh Ibnu Baz, 24: 354-355]

Jadi solusi yang kami tawarkan pada program One Day One Juz:

1- Setiap peserta mesti memperhatikan keikhlasan dalam beramal.

2- Group ODOJ hanya dijadikan sebagai motivator.

3- Mesti ada pengawasan untuk perbaikan bacaan tajwid sehingga lebih bagus bertatap muka langsung dengan yang berilmu sehingga bisa saling mendengarkan bacaan dan dibetulkan yang keliru.

4- Yang tidak menyelesaikan 1 juz dalam sehari jangan diberi hukuman atau dipaksa karena dalam membaca Al Qur’an, kita diperintahkan membacanya sesuai dengan masa semangat dan kemudahan. Ada peraturan yang dibuat sebagai bentuk hukuman dengan dikeluarkan dari group. Seharusnya ia dinasehati saja dan terus diberi motivasi.

5- Tidak perlu ada pelelangan bacaan jika salah satu anggota tidak bisa menyelesaikan satu juz dalam sehari.

6- Tidak boleh dianggap bacaan orang lain sebagai bacaannya. Jika masing-masing membaca juz yang berbeda hingga 30 juz, tidak boleh dianggap sudah mengkhatamkan Al Qur’an dalam sehari.

7- Yang seharusnya lebih diperhatikan adalah tadabbur ayat, bukan banyak bacaan.

Ibnul Qayyim berkata, “Memahami Al Qur’an dan merenungkannya akan membuahkan iman. Adapun jika Al Qur’an cuma sekedar dibaca tanpa ada pemahaman dan perenungan (tadabbur), maka itu bisa pula dilakukan oleh orang fajir (ahli maksiat) dan munafik, di samping dilakukan oleh pelaku kebaikan dan orang beriman. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,

وَمَثَلُ الْمُنَافِقِ الَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَالرَّيْحَانَةِ ، رِيحُهَا طَيِّبٌ وَطَعْمُهَا مُرٌّ

“Permisalan orang munafik yang membaca Al Qur’an adalah seperti buah rayhanah. Bau buah tersebut enak, namun rasanya pahit.” (HR. Bukhari dan Muslim).” (Zaadul Ma’ad, 1: 327)

Jadi kami harap masukan-masukan dari Muslim.Or.Id ini sebagai jalan untuk memperbaiki yang sudah berjalan, bukan berarti ingin memusnahkan. Selalu husnuzhonlah pada saudara yang ingin menasehati dan ingin mengadakan ishlah (perbaikan). Tidak perlu menuduh saudaranya yang menasehati dengan gelar-gelar yang tidak baik. Masukan-masukan berharga selalu kami nantikan karena kami pun penuh kekurangan.

Hanya Allah yang memberi hidayah dan taufik.

Baca juga: Keutamaan Mengkhatamkan Al-Quran Di Bulan Ramadhan

—

Diselesaikan di pagi hari penuh berkah, 19 Rabi’ul Awwal 1435 H di Warak, Girisekar, Panggang, Gunungkidul

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel: Muslim.or.id

ShareTweetPin
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.

- Pengasuh Rumaysho.Com dan RemajaIslam.Com. - Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta (2003-2005). - S1 Teknik Kimia UGM (2002-2007). - S2 Chemical Engineering (Spesialis Polymer Engineering), King Saud University, Riyadh, KSA (2010-2013). - Murid Syaikh Dr. Sholih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al Fauzan, Syaikh Dr. Sa’ad bin Nashir Asy Syatsriy, Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir Al Barrak, Syaikh Sholih bin 'Abdullah bin Hamad Al 'Ushoimi dan ulama lainnya. - Sekarang memiliki pesantren di desa yang membina masyarakat, Pesantren Darush Sholihin di Panggang, Gunungkidul.

Artikel Terkait

Tafsir Surah Abasa (Bag. 2): Al-Qur’an adalah Nasihat bagi Jiwa Manusia

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
20 Juli 2026
0

Pada penggalan ayat sebelumnya, Allah bercerita tentang Nabi yang bermuka masam ketika konsentrasi beliau dalam mendakwahi pembesar Quraisy “diganggu” oleh...

Tafsir Surah Abasa (Bag. 1): Teguran Lembut Kepada Rasulullah

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
19 Juli 2026
0

Surah Abasa adalah surah Makiyah, di dalamnya terdapat berbagai kabar berkenaan dengan akidah dan risalah Nabi. Pada surah ini juga,...

Tafsir Surah An-Nazi’at (Bag. 5): Keadaan Akhir Manusia di Hari Kiamat

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
20 Juni 2026
0

Allah Subhanahu wa Ta'ala sebelumnya telah menjelaskan penciptaan langit dan bumi, serta berbagai keajaiban ciptaan dan pengaturan. Penyebutan berbagai hal...

Artikel Selanjutnya
iklan yang terlarang

Beberapa Iklan yang Terlarang

Komentar 10

  1. shafanasywa says:
    13 tahun yang lalu

    Alhamdulillah…demikianlah sharusnya sbuah nasehat. Disampaikan dgn bahasa yg santun. Memberi solusi bukan menghujat. Memberi konentar setelah benar2 memahami kondisi sebenarnya. Bukan dari mengira2 atau berita dr sumber tdk jelas.
    Semua org tdk suka dihujat. Apalagi jika tdk/blm merasa bersalah.
    Semoga cara ini dpt digunakan seterusnya.

    Reply
    • Muhammad Abduh Tuasikal says:
      13 tahun yang lalu

      Barakallahu fiikum

      Reply
  2. Ayah Afnan Dan Uwais says:
    13 tahun yang lalu

    alhamdulillah.. inilah bayan dan taujih yg baik.
    lihat persoalan dari luar dan dalam. dari berbagai sisi.

    syukron atas masukannya.

    tiada yg kita inginkan kecuali menjadi pribadi sholeh bermanfaat bagi yg lain.

    barokallahu fikum.

    Reply
  3. ummu sakinah says:
    13 tahun yang lalu

    apa yang dalam rangka mencari wajah Allah maka akan kekal….dan apa yang hanya karena motivasi dunia maka akan musnah…

    Reply
  4. Amy Renavion says:
    12 tahun yang lalu

    Alhamdulillah ini termasuk nasihat yang baik.

    Memang benar Allah tidak mengabulkan do’a Nabi Muhammad supaya ummat islam bersatu,

    Ternyata memang benar ummat Islam memang terpecah belah, Namun sebaiknya kita berdo’a semoga kita bukan termasuk golongan yg terpecah belah, Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang saling menasihati dalam kebaikan. Amiin

    Reply
  5. Tommy Hendriansyah says:
    12 tahun yang lalu

    Subhanallahu, sebuah nasihat yang baik dan disampaikan dengan bahasa yg santun. Semoga dapat menjadi nasehat yang bermanfaat bagi anggota odoj. Namun untuk point 3 agak sulit ustadz, sebab ini hanyalah group online tidak pernah ada tatap muka. Bolehkah saya mengikuti group ini ustadz, hanya sebagai motivasi dan mentargetkan diri untuk banyak membaca Al-Qur’an terutama 1 juz dalam 1 hari, namun tidak ikut terlibat didalamnya program lelang dan sedikit2 untuk mencoba belajar mentadabburi ayat2nya. Dan bagaimana hukum membaca doa khataman quran adakah doa tsb dlm hadits yang shohih.

    Reply
  6. abukholish says:
    12 tahun yang lalu

    muwaafiq tadz…

    Reply
  7. Indri Ramadhani says:
    11 tahun yang lalu

    Ya.. positifnya semakin banyak yang dekat dengan Al-Qur’an. Bukan hanya anak pesantren, bukan hanya remaja mesjid, mudah2an aja semakin hari semakin paham makna tiap ayat yang di baca n siapa tau bisa terealisasi ke sikap n perilaku. Kalau di hentikan, putus sudah… karena gak semua orang bisa sadar dengan sendirinya. Kadang perlu di ajak untuk sadar… bukannya itu tujuan dakwah?

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      11 tahun yang lalu

      Niat baik harus dibarengi dengan cara yang benar. Niat baik tidak menghalalkan segala cara.

      Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 9   +   9   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah