Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Tanda Ittiba’ (3) : Mencontoh Dan Meneladani Sunnah Nabi Secara Lahir Dan Batin

Kholid Syamhudi, Lc. oleh Kholid Syamhudi, Lc.
22 Oktober 2013
di Manhaj
Share on FacebookShare on Twitter

Yaitu dengan memurnikan mutaba’ah hanya kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, mencukupkan diri dengan menerima dan mengambil dari beliau, dan mengamalkan apa saja yang beliau bawa, sebagai perwujudan firman Allah Ta’ala,

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآَخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sungguh telah ada suri tauladan yang baik bagi kalian pada diri Rasulullah. Yaitu bagi siapa saja yang mengharapkan Allah dan hari akhir dan dia banyak mengingat Allah” (QS. Al-Ahzaab: 21)

Maka tidak ada keyakinan, ibadah, muamalah, akhlaq, adab, peraturan jama’ah, ekonomi, politik… dan seterusnya, melainkan dari jalan beliau dan sesuai dengan hukum-hukum dan pengajaran-pengajaran yang berliau bawa di dalam al-Kitab dan as-Sunnah yang shahih. Dimana syariat beliau menjadi muhaiminah (pengawas) dan raidah (pemandu).

Di dalam menafsirkan firman Allah Ta’ala,

النَّبِيُّ أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ

“Nabi itu lebih dekat kepada orang-orang yang beriman dari diri-diri mereka sendiri” (QS. Al-Ahzaab: 6)

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Ini adalah dalil bahwa barangsiapa yang tidak menjadikan Rasul lebih dekat terhadapnya dari dirinya sendiri maka dia tidak termasuk orang-orang yang beriman. Dan kedekatan ini mengandung beberapa perkara. Di antaranya, bahwa pada asalnya seorang hamba tidak berhak menghukumi dirinya sendiri, akan tetapi hukum itu adalah hak Rasul Shallallahu’alaihi Wasallam. Hukum yang beliau tetapkan untuk diri seorang hamba, lebih besar daripada hukum seorang tuan terhadap budaknya atau orang tua terhadap anaknya. Maka tidak ada hak baginya untuk bertindak terhadap dirinya kecuali yang diizinkan oleh Rasul. Karena beliau lebih dekat terhadapnya daripada dirinya sendiri.”1

Catatan Kaki

1 Badai’ut Tafsir al-Jami’ litafsir Ibnil Qayyim (3/422).

—

Penulis: Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.

Artikel Muslim.Or.Id

ShareTweetPin
Kholid Syamhudi, Lc.

Kholid Syamhudi, Lc.

Alumni S1 Jusuran Hadits Universitas Islam Madinah, pembina Pondok Pesantren Ibnu Abbas Sragen, pengajar Pondok Pesantren Al Ukhuwwah Sukoharjo, pembina Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia

Artikel Terkait

Prinsip-Prinsip Manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah (Bag. 6): Mencintai Seluruh Sahabat Nabi

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
15 September 2026
0

Keempat, mencintai seluruh sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Ciri manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah berikutnya adalah kecintaan mereka kepada seluruh sahabat...

Prinsip-Prinsip Manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah (Bag. 5): Keimanan yang Benar kepada Allah dan Rasul-Nya

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
5 September 2026
0

Ketiga, keimanan yang benar kepada Allah dan Rasul-Nya Di antara ciri manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah berikutnya dalam masalah iman adalah...

Prinsip-Prinsip Manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah (Bag. 4): Mengikuti Rasulullah dan Meninggalkan Bid’ah

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
25 Agustus 2026
0

Kedua, mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan meninggalkan bid’ah (perkara-perkara baru dalam agama) Di antara prisnsip manhaj Ahlus Sunnah wal...

Artikel Selanjutnya
memanfaatkan harta orang tua yang haram

Bolehkah Anak Memanfaatkan Harta Orang Tua dari Pekerjaan Haram?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 6   +   9   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah