Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Puasa Senin Kamis

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc. oleh Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.
15 Agustus 2013
di Fikih Ibadah
Puasa senin kamis
Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu puasa yang disunahkan adalah puasa Senin Kamis. Puasa ini dilakukan pada setiap pekan di dua hari tersebut. Keutamaannya bisa menghapus kesalahan dan meninggikan derajat, serta memang dua hari tersebut adalah saat amalan diangkat di hadapan Allah sehingga sangat baik untuk berpuasa saat itu.

Dalil Puasa Senin Kamis

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,

إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari Senin dan Kamis.” (HR. An Nasai no. 2362 dan Ibnu Majah no. 1739. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadis ini hasan. Syekh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih)

Usamah bin Zaid berkata,

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تَصُومُ حَتَّى لاَ تَكَادَ تُفْطِرُ وَتُفْطِرُ حَتَّى لاَ تَكَادَ أَنْ تَصُومَ إِلاَّ يَوْمَيْنِ إِنْ دَخَلاَ فِى صِيَامِكَ وَإِلاَّ صُمْتَهُمَا. قَالَ « أَىُّ يَوْمَيْنِ ». قُلْتُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ. قَالَ « ذَانِكَ يَوْمَانِ تُعْرَضُ فِيهِمَا الأَعْمَالُ عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ »

“Aku berkata pada Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, “Wahai Rasulullah, engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa. Kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa dua hari tersebut?” Usamah menjawab, “Senin dan Kamis.” Lalu beliau bersabda, “Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan pada Rabb semesta alam (pada Allah). Aku sangat suka ketika amalanku dihadapkan sedang aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An Nasai no. 2360 dan Ahmad 5: 201. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi no. 747. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadis ini hasan ghorib. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadis ini hasan. Syekh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini shahih lighoirihi yaitu sahih dilihat dari jalur lainnya).

Dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab,

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

“Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” (HR. Muslim no. 1162)

Keutamaan hari Senin dan Kamis secara umum dijelaskan dalam hadis Abu Hurairah berikut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

“Pintu surga dibuka pada hari Senin dan kamis. Setiap hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun akan diampuni (pada hari tersebut) kecuali seseorang yang memiliki percekcokan (permusuhan) antara dirinya dan saudaranya. Nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai.” (HR. Muslim no. 2565).

Semoga dalil-dalil di atas semakin menyemangati untuk beramal saleh dan hanya Allah yang memberi taufik.

Baca juga: 5 Kesalahan ketika Berpuasa yang Sering Dilakukan

—

Disusun di Pesantren Darush Sholihin, Panggang-Gunungkidul, di pagi hari, 8 Syawal 1434 H selepas salat Subuh

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Muslim.or.id

 

Referensi:

  • Al Fiqhu Al Manhaji ‘ala Madzhabil Imam Asy Syafi’i, Dr. Musthofa Al Bugho, dkk, terbitan Darul Qolam, cetakan kesepuluh, tahun 1431 H, hal. 357.
  • Ash Shiyam fil Islam fii Dhouil Kitab was Sunnah, Dr. Sa’id bin Wahf bin ‘Ali Al Qohthoni, terbitan Maktabah Al Malik Fahd, cetakan pertama, tahun 1428 H, hal. 367-369.
ShareTweetPin
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.

- Pengasuh Rumaysho.Com dan RemajaIslam.Com. - Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta (2003-2005). - S1 Teknik Kimia UGM (2002-2007). - S2 Chemical Engineering (Spesialis Polymer Engineering), King Saud University, Riyadh, KSA (2010-2013). - Murid Syaikh Dr. Sholih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al Fauzan, Syaikh Dr. Sa’ad bin Nashir Asy Syatsriy, Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir Al Barrak, Syaikh Sholih bin 'Abdullah bin Hamad Al 'Ushoimi dan ulama lainnya. - Sekarang memiliki pesantren di desa yang membina masyarakat, Pesantren Darush Sholihin di Panggang, Gunungkidul.

Artikel Terkait

Fikih Akikah (Bag. 4): Masalah-Masalah yang Berkaitan dengan Akikah

oleh Luqman Hasan Nahari
18 Juli 2026
0

Hukum akikah untuk janin yang mengalami keguguran Jika keguguran terjadi sebelum usia kehamilan 4 bulan, maka akikah tidak perlu dilakukan...

Fikih Akikah (Bag. 3): Karakteristik, Syarat-Syarat Hewan Akikah, dan Pembagian

oleh Luqman Hasan Nahari
17 Juli 2026
0

Karakteristik hewan akikah Sunahnya adalah menyembelih 2 ekor domba untuk bayi laki-laki dan 1 ekor domba untuk bayi perempuan. Hal...

Fikih Akikah (Bag. 2): Waktu, Tempat, dan Pihak yang Menanggung Akikah

oleh Luqman Hasan Nahari
29 Juni 2026
0

Waktu pelaksanaan akikah Waktu akikah disunahkan untuk dilaksanakan pada hari ketujuh setelah bayi tersebut lahir. Ibnu Qudamah rahimahullah berkata, “Sunahnya...

Artikel Selanjutnya

Penghalang Ittiba’ (3) : Mendahulukan Pendapat Nenek Moyang Dan Para Tokoh Di Atas Dalil

Komentar 25

  1. anne_ly says:
    13 tahun yang lalu

    assalamu’alaikum,,manakah yang lebih baik berpuasa senin kamis ataukah puasa daud,,dan mana yg biasa dilakukan rasulullah??jazaakumullahu khoiron

    Reply
    • Muhammad Abduh Tuasikal, ST., MSc. says:
      13 tahun yang lalu

      @ anne

      Puasa Daud lebih utama bagi yg mampu melakukannya.

      Reply
  2. rio says:
    13 tahun yang lalu

    btal tdk mnum air tanpa sengaja pada puasa senin kamis

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      13 tahun yang lalu

      #rio
      Jika karena lupa, tidak batal

      Reply
  3. Yulian Purnama says:
    12 tahun yang lalu

    Baik Hijriyah atay masehi hari Senin dan Kamisnya sama

    Reply
  4. ramdlan says:
    12 tahun yang lalu

    Bolehkah puasa pada hari kamisnya sedang hari seninnya tidak puasa karena kondisinya tidak memungkinkan. Sedangkan niatnya puasa senin-kamis.

    Syukron

    Reply
    • Muhammad Abduh Tuasikal says:
      12 tahun yang lalu

      Boleh seperti itu.

      Reply
  5. puji says:
    12 tahun yang lalu

    Assalamualaikum…….bagaimana kalau niat puasa senin kamis tetapi hari senin tidak puasa karena tidak sahur sedangkan hari kamis puasa atau pun sebaliknya…wasalmualaikum

    Reply
    • Muhammad Abduh Tuasikal says:
      12 tahun yang lalu

      Wa’alaikumussalam. Spt itu boleh karena puasa senin kamis bukanlah pembebanan. Jadi kalau tdk puasa di hari senin atau kamis, maka tdk berdosa dan tidak ada qadha. Wallahu a’lam.

      Reply
  6. Agus Slamet Zuari says:
    12 tahun yang lalu

    Mohon pencerahan, apabila saya tidak bisa sarapan lalu sy lanjutkan puasa senin kamis apakah diperbolehkan

    Reply
    • Sa'id Abu Ukkasyah says:
      12 tahun yang lalu

      Silahkan baca: http://rumaysho.com/puasa/niat-puasa-sunnah-boleh-di-pagi-hari-3429

      Reply
  7. Multazim says:
    7 tahun yang lalu

    Assalamualaikum Ustad ana izin copy dn share artikel nya…

    Reply
  8. Amin Ra'is says:
    7 tahun yang lalu

    Bismillah , ana izin mengkutip postingan”nya. Baarokalloohu fiikum

    Reply
  9. Abu Syauqi says:
    7 tahun yang lalu

    “Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” (HR. Muslim no. 1162)

    Ustadz afwan, mau tanya, sebagian orang yg biasa melaksanakan maulid nabi, memakai hadist ini sebagai salah satu rujukan untuk memperingati maulid, di bilangnya Rasullullaah saja setiap hari senin memperingati/muliakan hari kelahirannya, dengan rujukan hadist diatas.
    Bagaimana menanggapinya ustadz ?

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      7 tahun yang lalu

      Justru itu dalil bahwa hari lahir Nabi bukan hari raya, karena hari raya tidak boleh puasa

      Reply
  10. Muhammad Adami says:
    7 tahun yang lalu

    ustadz, bolehkah ana men copy artikelnya dan menghapus sumbernya?

    Reply
    • Yulian Purnama, S.Kom. says:
      7 tahun yang lalu

      Wajib disertakan sumbernya, sebagai amanah ilmiah

      Reply
  11. Widi F says:
    6 tahun yang lalu

    afwan ustadz, di hadist terakhir pada artikel diatas untuk terjemahannya tertulis
    “… Setia hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun ….”
    apa maksudnya “setiap” bukan setia ?

    Reply
    • Erwin Arnanda says:
      5 tahun yang lalu

      Jazaakumullahu khayran

      Reply
  12. Anton says:
    5 tahun yang lalu

    Puasa Senin Kamis sebenarnya adalah puasa penganut kepercayaan KEJAWEN, bukan berasal dari agama tertentu. Di Kejawen dikenal puasa yang lain, yaitu : MUTIH, NGROKOT, NGEBLENG, MBANYU, DLL

    Reply
  13. Rusdiwan says:
    4 tahun yang lalu

    Maaf syaik al bani bukan muhadits jadi kurang tepat dijadikan rujykan menentukan shahih atau tidaknya

    Reply
  14. Ilyas Rachman says:
    4 tahun yang lalu

    ass wrwb…ustadz nanya apa ada dalilinya kalau buka puasa senin kamis dilaksanakan blh pindah2 tempat/masjid krn saya lihat sekarang ada yg begituan sepertinya kayak pesta sehingga terjadi persaingan dam lain sebagainya…trm ksh wss wrwb

    Reply
  15. Ruqaidah says:
    2 tahun yang lalu

    Assalamaulaikum
    saya minta hadistnya yg menerangkan bahwa puasa senin kamis dianjurkan 2 hari.misalnya senin sebaiknya dengan hari ahad atau selasa

    Reply
    • M. Saifudin Hakim says:
      2 tahun yang lalu

      Setau kami, hal tersebut tidak ada dalilnya, wallahu a’lam.

      Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 4   +   3   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah