Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Mengenal Nama Allah “As-Samii’”

M. Saifudin Hakim oleh M. Saifudin Hakim
4 Maret 2020
di Akidah
apa arti nama Allah as-samii
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Dalil-dalil yang menunjukkan nama Allah As-Samii’
  • Makna As-Samii’

[lwptoc]

Dalil-dalil yang menunjukkan nama Allah As-Samii’

Allah Ta’ala berfirman,

لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

“Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah As-Samii’ (Dzat yang Maha mendengar) dan Al-Bashiir (Dzat yang Maha melihat).” (QS. Asy-Syura [42]: 11)

Demikian pula Allah Ta’ala berfirman,

وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dan (ingatlah) ketika Ibrahim meninggikan dasar-dasar baitullah bersama Ismail (seraya berdoa), “Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amalan kami). Sesungguhnya Engkaulah As-Samii’ (Dzat yang Maha mendengar) dan Al-‘Aliim (Dzat yang Maha Mengetahui).” (QS. Al-Baqarah [2]: 127)

Juga firman Allah Ta’ala,

وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dan jika setan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia adalah As-Samii’ (Dzat yang Maha mendengar) dan Al-’Aliim (Dzat yang Maha mengetahui).” (QS. Fushilat [41]: 36) 

Dan ayat-ayat Al-Qur’an lainnya yang sangat banyak sebagai dalil ditetapkannya nama Allah As-Samii’.

Kita pun mendapati dalil dari As-Sunnah, misalnya salah satu doa ta’awudz yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, 

أَعُوذُ بِاللَّهِ السَّمِيعِ الْعَلِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ مِنْ هَمْزِهِ، وَنَفْخِهِ، وَنَفْثِهِ

“Aku berlindung kepada Allah, As-Samii’ (Dzat yang Maha mendengar), dan Al-‘Aliim (Dzat yang Maha mengetahui) dari setan yang terkutuk, dari gangguannya, dari tiupannya dan dari semburannya.” (HR. Abu Dawud no. 775, At-Tirmidzi no. 242, dan Ahmad 18: 51, shahih)

Makna As-Samii’

Nama Allah Ta’ala As-Samii’ memiliki dua makna,

Pertama, mendengar dalam arti merespon (mengabulkan) permohonan hamba-hamba-Nya yang berdoa kepada-Nya. 

Makna ini sebagaimana firman Allah Ta’ala,

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَهَبَ لِي عَلَى الْكِبَرِ إِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ إِنَّ رَبِّي لَسَمِيعُ الدُّعَاءِ

“Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua-(ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha mendengar (mengabulkan) doa.” (QS. Ibrahim [14]: 39)

Ke dua, mendengar dalam arti menangkap suara. Makna ke dua ini memiliki beberapa makna turunan. Turunan pertama adalah menunjukkan bahwa tidak ada satu suara pun kecuali pasti didengar oleh Allah Ta’ala. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala,

قَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّتِي تُجَادِلُكَ فِي زَوْجِهَا وَتَشْتَكِي إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ يَسْمَعُ تَحَاوُرَكُمَا إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ

“Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha melihat.” (QS. Al-Mujadilah [58]: 1) 

Ayat ini menunjukkan kesempurnaan sifat mendengar Allah Ta’ala. Oleh karena itu, ibunda ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata,

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَسِعَ سَمْعُهُ الْأَصْوَاتَ

“Segala puji bagi Allah yang pendengarannya meliputi semua suara.” (HR. Ahmad 40: 228)

Turunan ke dua adalah mendengar dalam arti memberikan pertolongan, sebagaimana firman Allah Ta’ala,

قَالَ لَا تَخَافَا إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَى

“Allah berfirman, “Janganlah kamu berdua khawatir. Sesungguhnya Aku beserta kamu berdua. Aku mendengar dan melihat.” (QS. Thaaha [20]: 46)

Turunan ke tiga adalah mendengar dalam arti memberikan ancaman dan peringatan, sebagaimana firman Allah Ta’ala,

أَمْ يَحْسَبُونَ أَنَّا لَا نَسْمَعُ سِرَّهُمْ وَنَجْوَاهُمْ بَلَى وَرُسُلُنَا لَدَيْهِمْ يَكْتُبُونَ

“Apakah mereka mengira, bahwa kami tidak mendengar rahasia dan bisikan-bisikan mereka? Sebenarnya (Kami mendengar), dan utusan-utusan (malaikat-malaikat) kami selalu mencatat di sisi mereka.” (QS. Az-Zukhruf [43]: 80)

Demikianlah pembahasan ini, semoga bermanfaat agar kita semakin mengenal Allah Ta’ala. Juga agar kita semakin takut kepada Allah Ta’ala karena Dia mendengar semua perkataan yang kita ucapkan.

[Selesai]

***

@Rumah Lendah, 5 Jumadil akhir 1441/ 30 Januari 2020

Penulis: M. Saifudin Hakim

Artikel: Muslim.or.id

Catatan kaki:

Disarikan dari kitab Syarh Al-‘Aqidah Al-Wasithiyyah karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah, hal. 134-135 (cetakan ke empat tahun 1427, penerbit Daar Ibnul Jauzi KSA).

ShareTweetPin3
M. Saifudin Hakim

M. Saifudin Hakim

- Alumnus Ma'had Al-'Ilmi, Yogyakarta. - Alumnus Pendidikan Dokter FK UGM, Yogyakarta. - Alumnus Erasmus University Medical Center, Rotterdam, Belanda. - Saat ini sedang belajar di Unayzah, Saudi Arabia.

Artikel Terkait

Iman kepada Kitab Allah: Ketika Wahyu Menjadi Penentu Arah

oleh Mochammad Wibisono
9 September 2026
0

Menempatkan petunjuk Allah di atas derasnya opini, tren, dan pembenaran diri. Kita tidak kekurangan informasi. Dalam beberapa menit, seseorang dapat...

Buah dari Iman kepada Malaikat: Tetap Jujur Saat Tidak Dilihat Manusia

oleh Mochammad Wibisono
6 September 2026
0

Kesadaran terhadap alam gaib yang menumbuhkan integritas dalam kehidupan nyata. Kita hidup pada masa ketika seseorang dapat membangun citra publik...

Mengenal Nama Allah “Asy-Syaakir” dan “Asy-Syakuur”

oleh Muhammad Insan Fathin
4 September 2026
0

Di antara perkara yang paling menenteramkan hati seorang mukmin saat mengarungi ujian kehidupan adalah keyakinan bahwa tidak ada satu pun...

Artikel Selanjutnya

Potret Mereka yang Berjiwa Hanif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 2   +   1   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah