Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Metode Al-Qur’an Dalam Memerintah dan Melarang Hamba Allah Yang Beriman (5)

Sa'id Abu Ukkasyah oleh Sa'id Abu Ukkasyah
31 Juli 2016
di Al-Qur'an
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Beberapa cara lain yang Allah Ta’ala pilih
    • Penyebutan dampak positif kebaikan dan dampak negatif keburukan

Beberapa cara lain yang Allah Ta’ala pilih

Banyak cara lain yang Allah Ta’ala pilih untuk menyeru hamba-hamba-Nya yang beriman agar mereka berbuat kebaikan dan meninggalkan keburukan, di antaranya adalah sebagai berikut.

Penyebutan dampak positif kebaikan dan dampak negatif keburukan

Terkadang di dalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala menyeru orang-orang yang beriman agar mereka berbuat kebaikan dan meninggalkan keburukan dengan cara menyebutkan dampak positif kebaikan dan dampak negatif keburukan.

Berikut ini perinciannya:

A. Allah menyebutkan perintah-Nya berupa amal saleh lalu menyebutkan dampak positif dan buah manisnya, baik di dunia maupun di akhirat.

Adapun dampak positif dan buah manisnya di dunia, berupa kehidupan yang baik, ketenangan hati, kebahagiaan, hilangnya kesedihan, pelakunya dicintai oleh Allah dan dijaga oleh Allah.

Sedangkan di akhirat, pelakunya mendapatkan kenikmatan di surga, selamat dari siksa neraka dan kemurkaan-Nya.

Contohnya adalah firman Allah Ta’ala dalam surat An-Nahl: 97.

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun wanita dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”.

Dalam ayat ini, terdapat penggabungan balasan dunia dan akhirat, yaitu kehidupan yang baik di dunia berupa kebahagiaan, ketenangan hati, kelapangan dada, dan rezeki yang halal. Selain itu mereka juga akan dibalas dengan pahala yang lebih baik di akhirat, berupa kenikmatan yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah terbetik dalam hati manusia.

Allah Ta’ala berfirman dalam surat Al-Qomar: 54.

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu di dalam taman-taman dan sungai-sungai”

Allah Ta’ala berfirman dalam surat Maryam: 96.

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمَٰنُ وُدًّا

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan rasa cinta kepada mereka (di hati penduduk langit & bumi)”.

Syaikh Abdur Rahman As-Sa’di rahimahullah menjelaskan bahwa janji yang disebutkan dalam ayat ini termasuk nikmat Allah yang besar atas hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal sholeh, yaitu Allah Ta’ala menjanjikan akan memberikan kasih sayang wali-wali-Nya, penduduk langit, dan bumi kepada mereka. Apabila rasa kasih sayang kepada mereka itu ada dalam hati wali-wali-Nya, penduduk langit, dan bumi, maka akan dimudahkan banyak dari urusan mereka, mereka akan mendapatkan kebaikan, dakwah, pengajaran, penerimaan, dan kepemimpinan dalam kebaikan, karena mereka mencintai Allah Ta’ala, maka Allah Ta’ala pun menjadikan mereka dicintai oleh wali-wali-Nya, penduduk langit, dan bumi.

[Bersambung]

***

Penulis: Ust. Sa’id Abu Ukasyah

Artikel Muslim.or.id

[serialposts]

ShareTweetPin
Sa'id Abu Ukkasyah

Sa'id Abu Ukkasyah

Pengajar Ma'had Jamilurrahman As Salafy Yogyakarta (hingga 1436H), Pengajar Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, Pengajar Islamic Center Baitul Muhsinin (ICBM) Medari Yogyakarta

Artikel Terkait

Tafsir Surah Al-Mutaffifin (Bag. 3): Berlombalah, Raih Kenikmatan Surga Allah

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
26 September 2026
0

Pada bagian kedua tadabbur surah ini, kita telah membaca bagaimana akhir kisah dari orang-orang yang durhaka, durhaka kepada Allah dengan...

Tafsir Surah Al-Mutaffifin (Bag. 2): Akhir Kisah Para Fujjar, Orang-orang Durhaka

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
21 September 2026
0

Pada tulisan kedua dari surah Al-Mutaffifin ini, Allah berbicara kepada kita tentang bagaimana akhir hidup para pendosa, orang-orang yang mendurhakai...

Tafsir Surah Al-Mutaffifin (Bag.1): Azab Mengerikan Bagi Al-Muthaffif

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
19 September 2026
0

Pembaca sekalian, tadabbur Al-Qur’an kita saat ini telah mencapai surah Al-Mutaffifin (الْمُطَفِّفينَ), yaitu surah  yang berada pada nomor 83 dalam...

Artikel Selanjutnya

Kafirkah Kedua Orang Tua Nabi? Antara Dalil dan Perasaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 0   +   3   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah