Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Mengapa Pemuda Enggan Belajar Akidah?!

Ari Wahyudi, S.Si. oleh Ari Wahyudi, S.Si.
26 Juni 2023
di Manhaj
Mengapa Pemuda Enggan Belajar Akidah
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Pentingnya belajar akidah
    • Akidah merupakan pondasi dalam beragama
    • Akidah merupakan syarat diterimanya amalan
    • Akidah merupakan misi utama dakwah Islam
    • Akidah adalah kewajiban terbesar di dalam agama
    • Akidah adalah bekal untuk meraih kebahagiaan
  • Keutamaan dan buah tauhid
    • Tauhid adalah tujuan penciptaan jin dan manusia
    • Tauhid adalah sebab mendapatkan keamanan dan petunjuk
    • Tauhid adalah sebab datangnya ampunan Allah
    • Tauhid adalah sebab utama keselamatan dan asas ketakwaan
    • Tauhid adalah keadilan tertinggi
    • Tauhid adalah asas perbaikan umat
    • Tauhid adalah kunci keberuntungan

Bismillah.

Islam adalah ajaran yang sangat sempurna. Tidak ada satu kebaikan, kecuali telah dijelaskan dan ditunjukkan di dalamnya. Kebaikan terbesar yang diperintahkan oleh Allah adalah tauhid. Sedangkan keburukan terbesar yang dilarang adalah syirik.

Para pemuda sebagai generasi penerus perjuangan umat ini sudah semestinya memiliki semangat yang besar dan kesungguhan dalam belajar ilmu tauhid dan akidah. Sebab ia menjadi pondasi di dalam beragama dan kunci dari segala amal kebaikan.

Banyak orang beranggapan bahwa perkara akidah ini sudah diketahui oleh semua orang Islam. Oleh sebab itu, mereka beranggapan bahwa tidak ada kebutuhan untuk belajar akidah. Sebagian meremehkan ilmu akidah, dengan mengatakan bahwa untuk belajar akidah cukup dalam waktu 10 menit saja. Seolah-olah dia lupa atau pura-pura lupa bagaimana beratnya perjuangan dakwah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menanamkan akidah Islam di Makkah pada awal dakwahnya.

Akidah Islam ini dibangun di atas dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Bahkan, tidak ada satu surah pun di dalam Al-Qur’an, kecuali di dalamnya pasti mengandung pelajaran terkait akidah dan tauhid. Sebagaimana ditegaskan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah bahwa seluruh bagian Al-Qur’an itu pada hakikatnya membahas seputar tauhid.

Banyak di antara para pemuda di masa ini telah larut dan hanyut dalam gaya hidup dan pemikiran yang jauh dari nilai-nilai dan ajaran tauhid. Salah satu buktinya kegemaran anak muda untuk membaca horoskop atau ramalan bintang yang itu jelas merusak akidah dan keimanan. Padahal perbuatan membaca ramalan bintang termasuk dalam kategori mendatangi dukun atau paranormal yang dilarang di dalam Islam.

Oleh sebab itu, penting bagi kaum muda untuk mengenali apa saja keutamaan tauhid dan ilmu akidah. Agar mereka bisa lebih bersemangat dalam menimba ilmu agama dan ikut serta berjuang menyebarkan kebaikan di tengah umat manusia.

Pentingnya belajar akidah

Akidah merupakan pondasi dalam beragama

Allah berfirman,

وَلَقَدۡ أُوحِیَ إِلَیۡكَ وَإِلَى ٱلَّذِینَ مِن قَبۡلِكَ لَىِٕنۡ أَشۡرَكۡتَ لَیَحۡبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡخَـٰسِرِینَ

“Sungguh telah diwahyukan kepadamu dan kepada orang-orang sebelummu. Jika kamu berbuat syirik, pasti akan lenyap seluruh amalmu dan kamu benar-benar akan termasuk golongan orang-orang yang merugi.” (QS. Az-Zumar: 65)

Akidah merupakan syarat diterimanya amalan

Allah berfirman,

فَمَن كَانَ یَرۡجُوا۟ لِقَاۤءَ رَبِّهِۦ فَلۡیَعۡمَلۡ عَمَلࣰا صَـٰلِحࣰا وَلَا یُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦۤ أَحَدَۢا

“Maka, barangsiapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Rabbnya, hendaklah dia melakukan amal saleh dan tidak mempersekutukan dalam beribadah kepada Rabbnya dengan sesuatu apa pun.” (QS. Al-Kahfi: 110)

Akidah merupakan misi utama dakwah Islam

Allah berfirman,

وَلَقَدۡ بَعَثۡنَا فِی كُلِّ أُمَّةࣲ رَّسُولًا أَنِ ٱعۡبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱجۡتَنِبُوا۟ ٱلطَّـٰغُوتَۖ

“Dan sungguh Kami telah mengutus kepada setiap umat seorang rasul yang menyerukan, ‘Sembahlah Allah dan jauhilah thaghut.’” (QS. An-Nahl: 36)

Akidah adalah kewajiban terbesar di dalam agama

Allah berfirman,

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعۡبُدُوۤا۟ إِلَّاۤ إِیَّاهُ وَبِٱلۡوَ ٰ⁠لِدَیۡنِ إِحۡسَـٰنًاۚ

“Dan Rabbmu telah memerintahkan, ‘Janganlah kalian beribadah, kecuali hanya kepada-Nya, dan kepada kedua orang tua hendaknya kalian berbuat baik dengan sebaik-baiknya.’” (QS. Al-Isra’: 23)

Akidah adalah bekal untuk meraih kebahagiaan

Allah berfirman,

مَنۡ عَمِلَ صَـٰلِحࣰا مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنࣱ فَلَنُحۡیِیَنَّهُۥ حَیَوٰةࣰ طَیِّبَةࣰۖ وَلَنَجۡزِیَنَّهُمۡ أَجۡرَهُم بِأَحۡسَنِ مَا كَانُوا۟ یَعۡمَلُونَ

“Barangsiapa yang melakukan amal saleh dari kalangan lelaki atau perempuan dalam keadaan beriman, niscaya Kami akan memberikan kepadanya kehidupan yang baik dan benar-benar Kami akan membalas mereka dengan pahala yang jauh lebih baik dari apa-apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl: 97)

Baca juga: Perbedaan antara Aqidah, Tauhid dan Manhaj

Keutamaan dan buah tauhid

Tauhid adalah tujuan penciptaan jin dan manusia

Allah berfirman,

وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِیَعۡبُدُونِ

“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Az-Zariyat: 56)

Tauhid adalah sebab mendapatkan keamanan dan petunjuk

Allah berfirman,

ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ وَلَمۡ یَلۡبِسُوۤا۟ إِیمَـٰنَهُم بِظُلۡمٍ أُو۟لَـٰۤىِٕكَ لَهُمُ ٱلۡأَمۡنُ وَهُم مُّهۡتَدُونَ

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuri imannya dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang akan diberikan keamanan dan mereka itulah orang-orang yang diberikan petunjuk.” (QS. Al-An’am: 82)

Tauhid adalah sebab datangnya ampunan Allah

Allah berfirman,

إِنَّ ٱللَّهَ لَا یَغۡفِرُ أَن یُشۡرَكَ بِهِۦ وَیَغۡفِرُ مَا دُونَ ذَ ٰ⁠لِكَ لِمَن یَشَاۤءُۚ

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik kepada-Nya dan masih mengampuni dosa-dosa di bawah itu bagi siapa saja yang dikehendaki oleh-Nya.” (QS. An-Nisa’: 48)

Tauhid adalah sebab utama keselamatan dan asas ketakwaan

Allah berfirman,

یَـٰۤأَیُّهَا ٱلنَّاسُ ٱعۡبُدُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِی خَلَقَكُمۡ وَٱلَّذِینَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ

“Wahai manusia, sembahlah Rabb kalian Yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian, mudah-mudahan kalian bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 21)

Tauhid adalah keadilan tertinggi

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

أَنْ يَعْبُدُوهُ وَلاَ يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا

“(Hak Allah atas hamba adalah) hendaknya mereka beribadah kepada-Nya dan tidak mempersekutukan dengan-Nya sesuatu apapun.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tauhid adalah asas perbaikan umat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

فليكن أول ما تدعوهم إليه شهادة أن لا إله إلا الله. -وفي رواية: إلى أن يوحِّدوا الله

“Hendaklah yang paling pertama kamu serukan kepada mereka ialah syahadat lailahaillallah. Riwayat lain: supaya mereka mentauhidkan Allah.” (HR. Bukhari)

Tauhid adalah kunci keberuntungan

Allah berfirman,

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِیمِ وَٱلۡعَصۡرِ إِنَّ ٱلۡإِنسَـٰنَ لَفِی خُسۡرٍ إِلَّا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ وَتَوَاصَوۡا۟ بِٱلۡحَقِّ وَتَوَاصَوۡا۟ بِٱلصَّبۡرِ

“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal saleh, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam menetapi kesabaran.” (QS. Al-‘Ashr: 1-3)

Baca juga: Makna Akidah

***

Penulis: Ari Wahyudi, S.Si.

Artikel: Muslim.or.id

ShareTweetPin
Ari Wahyudi, S.Si.

Ari Wahyudi, S.Si.

Alumni S1 Biologi UGM, Alumni Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, penulis kitab "At Tashil Fi Ma'rifati Qawa'id Lughatit Tanzil".

Artikel Terkait

Prinsip-Prinsip Manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah (Bag. 1)

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
9 Juli 2026
0

Di tengah banyaknya perpecahan, munculnya banyak kelompok yang menyimpang, dan pemikiran yang saling mengklaim berada di atas kebenaran, seorang muslim...

Benarkah Kaidah: “Semakin Banyak Ilmu, Semakin Sedikit Menyalahkan”?

oleh Yulian Purnama, S.Kom.
18 Mei 2026
0

Tersebar di tengah masyarakat perkataan: “Semakin banyak ilmu, akan semakin sedikit menyalahkan.” Kaidah tersebut dalam bahasa Arab berbunyi: مَنْ كَثُرَ عِلْمُهُ...

Menjawab Syubhat: “Jika Perkataan Ulama Bukan Dalil, Perkataan Kamu Lebih Bukan Dalil”

oleh Yulian Purnama, S.Kom.
17 Mei 2026
0

Terkadang ketika kita menasihati seseorang untuk tidak taklid buta kepada pendapat ulama dan kembali kepada dalil Al-Qur'an dan As-Sunah, biasanya...

Artikel Selanjutnya
Kisah Nabi Yunus dan Kaum Ninawa

Berhala Keenam di Muka Bumi: Kisah Nabi Yunus dan Kaum Ninawa

Komentar 2

  1. Mushoddiq Nurudin says:
    3 tahun yang lalu

    barakallah, tulisan yang bagus. semoga banyak pemuda tergerak hatinya setelah membaca ini. Aaamiin ya robbal alamiin

    Reply
  2. Sri Cahyo says:
    3 tahun yang lalu

    Sy melihat,klo tdk salah pandang. Saat ini banyak yg sdh tdk mengerti arti Tauhid,tdk berjalan dijalan Tauhid,tdk memperjuangkan Tauhid. Saat ini orang lebih banyak memperjuangkan rejeki. Rejeki dlm bentuk uang,harta atau kesehatan. Krn itulah kebutuhan dasar yg mereka rasakan saat ini. Caranya jg ada yg dgn cara halal maupun yg tdk halal. Fokus mereka lebih banyak kpd rejeki dr pd ke Tuhan walaupun sering mereka berdoa.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 4   +   4   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah