Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Tangisan Ulama Tersentuh oleh Al-Quran

Ahmad Anshori, Lc oleh Ahmad Anshori, Lc
14 April 2022
di Akhlak dan Nasihat
Tangisan ulama
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Tangisan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam
  • Tangisan ahlu sufah (para sahabat yang tinggal di pelataran masjid Nabawi)
  • Tangisan sahabat Ibnu Umar
  • Tangisan Sufyan As-Tsauri
  • Tangisan Fudhail bin Iyadh

Bismillah…

Melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan syahdu, layaknya syair, namun tanpa tadabur, ini bukan termasuk petunjuk dari salafus shalih. Mereka adalah orang-orang yang mudah tersentuh dengan ayat Al-Qur’an.

Tangisan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam

Sahabat Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ’anhu pernah menceritakan, “Rasulullah pernah memintaku,

اقْرَأْ عَلَيَّ القُرْآنَ

‘Tolong bacakan ayat Al-Quran.’

Aku menjawab,

يَا رسولَ الله، أَقْرَأُ عَلَيْكَ، وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ؟!

‘Bagaimana mungkin ya Rasulullah, Al-Qur’an saja diturunkan kepada Anda?!’

إنِّي أُحِبُّ أَنْ أسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِي

‘Aku senang mendengar bacaan Al-Qur’an selain dariku’, jawab Nabi.

فَقَرَأْتُ عَلَيْهِ سُورَةَ النِّسَاءِ، حَتَّى جِئْتُ إِلَى هذِهِ الآية: {فَكَيْفَ إِذَا جِئْنَا مِنْ كُلِّ أُمَّةٍ بِشَهِيدٍ وَجِئْنَا بِكَ عَلَى هَؤُلاَءِ شَهِيدًا} قَالَ: «حَسْبُكَ الآنَ» فَالْتَفَتُّ إِلَيْهِ، فَإذَا عَيْنَاهُ تَذْرِفَانِ. متفقٌ عَلَيْهِ.

Saya lalu membacakan ayat dalam surat An-Nisa’. Saat sampai pada ayat ini -yang artinya-, ‘Bagaimanakah jika Kami datangkan kepada setiap umat seorang saksi dan Engkau Kami jadikan saksi atas umat ini’ (QS. An-Nisa: 42). Setelah itu beliau bersabda, ‘Cukup, cukup.’

Saya menoleh kepada beliau dan ternyata beliau bercucuran airmata” (Muttafaq ‘alaih).

Tangisan ahlu sufah (para sahabat yang tinggal di pelataran masjid Nabawi)

Imam Baihaqi Rahimahullah menukil sebuah riwayat dari Abu Hurairah Radhiyallahu ’anhu, beliau berkisah, “Di saat turun ayat,

أَفَمِنْ هَٰذَا الْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ ‎﴿٥٩﴾‏ وَتَضْحَكُونَ وَلَا تَبْكُونَ ‎﴿٦٠﴾

“Apa kamu merasa heran kepada kabar ini? Kamu menertawakan dan tidak menangis?” (QS. An-Najm: 59-60).

Para ahlus sufah ketika itu menangis, sampai air mata menetes dari dagu mereka. Ketika Rasulullah mendengar tangisan ahlu sufah, beliau pun ikut menangis. Kami pun menangis melihat Rasulullah menangis. Lalu Rasulullah bersabda,

لا يلج النار من بكى من خشية الله

“Orang yang menangis karena takut kepada Allah, tidak akan disentuh oleh api neraka.”

Tangisan sahabat Ibnu Umar

Ketika Ibnu Umar membaca surat Al-Muthoffifin sampai pada ayat,

يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ

“Hari kebangkitan adalah hari ketika manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam.”

Beliau menangis sampai jatuh tersungkur dan tidak mampu melanjutkan bacaan.

Baca Juga: Makna Hadits: Sebaik-Baik Kalian adalah yang Mempelajari Alquran dan Mengajarkannya

Tangisan Sufyan As-Tsauri

Diriwayatkan dari Muzahim bin Zufar, beliau menceritakan, ”Kami pernah salat magrib bersama Sufyan As-Tsauri. Pada saat beliau membaca ayat,

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

“Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami pinta pertolongan” (QS. Al-Fatihah: 5)

beliau menangis sampai tak sanggup melanjutkan ayat. Kemudian beliau mengulang lagi dari “Alhamdu…”.

Tangisan Fudhail bin Iyadh

Diriwayatkan dari Ibrahim bin Al-Asy’ats, beliau berkisah, ”Pada suatu malam, aku mendengar Fudhail membaca surat Muhammad. Beliau menangis mengulang-ulang ayat ini,

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّىٰ نَعْلَمَ الْمُجَاهِدِينَ مِنكُمْ وَالصَّابِرِينَ وَنَبْلُوَ أَخْبَارَكُمْ

“Sungguh Kami benar-benar akan menguji kalian agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kalian, dan agar Kami mengabarkan (baik buruknya) hal ihwalmu” (QS. Muhammad: 31).

Beliau selalu mengulang kalimat ayat “Wa nabluwa akh-baarokum.. (Kami menguji (baik buruknya) hal ihwalmu)”

‘Engkau akan menguji ihwal kami?! Bila Engkau menguji baik buruknya perihal kami, sungguh aib kami akan tampak, menjadi tersingkaplah yang tertutupi dari kami. Apabila Engkau menguji keadaan kami, sungguh kami bisa binasa dan Engkau akan mengazab kami’, lanjut beliau.

Kemudian beliau menangis.”

Sekian, semoga bermanfaat.

Wallahul Muwaffiq.

Baca Juga:

  • Hukum Mengeraskan Suara ketika Membaca Al-Qur’an 
  • Tadabbur Alquran, Cara Dahsyat Meningkatkan Iman

*** 

Penulis: Ahmad Anshori, Lc.

Artikel: Muslim.or.id

 

Referensi:

Kitab Hal As-salaf fi Ramadhan, diterbitkan oleh Al-Kutaibat Al-Islamiyyah. Disebarluaskan oleh Dar Al-Waton Lin Nasyr.

ShareTweetPin3
Ahmad Anshori, Lc

Ahmad Anshori, Lc

Alumni PP. Hamalatul Qur'an Yogyakarta. Alumni Mahasiswa Fakultas Syari'ah Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia

Artikel Terkait

Masih Ada Waktu untuk Berbuat Dosa, Belum Tentu Ada Waktu untuk Bertobat (Bag. 1)

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
16 Juli 2026
0

Salah satu bentuk kasih sayang Allah Ta'ala kepada hamba-Nya adalah dibukanya pintu tobat selama masih hidup di dunia. Tidak ada...

Seni Menyanjung Sesuai Syariat Islam: Seni Memuji yang Menumbuhkan, Bukan Melalaikan

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
6 Juli 2026
0

Tidak ada manusia yang tidak senang dipuji. Kalimat yang baik dapat menjadi motivasi, penguat hati, bahkan penyubur semangat dalam melakukan...

Mengingat Kembali Keutamaan Muharam, Bulan Haram yang Dimuliakan Allah

oleh Chrisna Tri Hartadi, A. Md.
26 Juni 2026
0

Dalam Islam, bulan Muharam memiliki kedudukan yang sangat agung dan istimewa. Bulan ini termasuk salah satu dari empat bulan haram...

Artikel Selanjutnya
hikmah puasa

Hikmah Puasa (Bag. 2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 4   +   7   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah