Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Meniti Jalan Istiqomah

Amrullah Akadhinta, ST. oleh Amrullah Akadhinta, ST.
19 Januari 2009
di Tazkiyatun Nufus
Share on FacebookShare on Twitter

Kaum muslimin rahimakumullah, di dalam kehidupan manusia, Allah telah menetapkan jalan yang harus ditempuh oleh manusia melalui syariat-Nya sehingga seseorang senantiasa Istiqomah dan tegak di atas syariat-Nya, selalu menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya serta tidak berpaling ke kanan dan ke kiri. Allah ta’ala telah memerintahkan orang-orang yang beriman untuk senantiasa istiqomah.

Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Robb kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap beristiqomah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita, mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan (di dunia)” (QS. Al Ahqaaf [46]: 13-14)

Akan tetapi bagaimana pun juga seorang hamba tidak mungkin untuk senantiasa terus dan sempurna dalam istiqomahnya. Terkadang seorang hamba luput dan lalai yang menyebabkan nilai istiqomah seorang hamba menjadi berkurang. Oleh karena itu, Allah memberikan jalan keluar untuk memperbaiki kekurangan tersebut yaitu dengan beristigfar dan memohon ampun kepada Allah ta’ala dari dosa dan kesalahan. Allah ta’ala berfirman yang artinya, Maka beristiqomahlah (tetaplah) pada jalan yang lurus menuju kepada Allah dan mohonlah ampun kepada-Nya”. (QS. Fushshilat [41]: 6). Di dalam al-Qur’an maupun Sunnah telah ditegaskan cara-cara yang dapat ditempuh oleh seorang hamba untuk bisa meraih istiqomah. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut:

Pertama, memahami dan mengamalkan dua kalimat syahadat dengan baik dan benar. Allah Ta’ala berfirman, “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ‘ucapan yang teguh’ dalam kehidupan di dunia dan di akhirat” (QS. Ibrahim [14] : 27). Makna “ucapan yang teguh” adalah dua kalimat syahadat. Sehingga, Allah akan meneguhkan orang yang beriman yang memahami dan mengamalkan dua kalimat syahadat ini di dunia dan di akhirat.

Kedua, membaca al-Qur’an dengan menghayati dan merenungkannya. Allah berfirman yang artinya, “Katakanlah: ‘Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan al-Qur‘an itu dari Robb-mu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (QS. An Nahl [16]:102)

Ketiga, berkumpul dan bergaul di lingkungan orang-orang saleh. Hal ini sangat membantu seseorang untuk senantiasa istiqomah di jalan Allah ta’ala. Teman-teman yang saleh akan senantiasa mengingatkan kita untuk berbuat baik serta mengingatkan kita dari kekeliruan. Bahkan dalam al-Qur’an disebutkan bahwa hal yang sangat membantu meneguhkan keimanan para sahabat adalah keberadaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Allah berfirman yang artinya, “Bagaimana mungkin (tidak mungkin) kalian menjadi kafir, sedangkan ayat-ayat Allah dibacakan kepada kalian, dan Rosul-Nya pun berada di tengah-tengah kalian? Dan barang siapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka sesungguhnya dia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (QS. Ali ‘Imran [3]:101)

Keempat, berdoa kepada Allah ta’ala agar Dia senantiasa memberikan kepada kita istiqomah hingga akhir hayat. Bahkan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha mengatakan bahwa doa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah doa, “Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘ala diinik ” artinya “Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR. Tirmidzi, Ahmad, Hakim, dishahihkan oleh Adz Dzahabi, lihat pula Shahihul Jami’)

Kelima, membaca kisah Rasulullah, para sahabat dan para ulama terdahulu untuk mengambil teladan dari mereka. Dengan membaca kisah-kisah mereka, bagaimana perjuangan mereka dalam menegakkan diinul Islam, maka kita dapat mengambil pelajaran dari kisah tersebut sebagaimana firman Allah ta’ala yang artinya, “Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Huud [11]: 120)

Kaum muslimin rahimakumullah demikianlah sedikit yang dapat kami sampaikan sebagai renungan bagi kita semua untuk meniti jalan istiqomah. Semoga Allah ta’ala memberikan keteguhan kepada kita untuk senantiasa menjalankan syariat-Nya hingga kelak kematian menjemput kita semua. Amiin ya Mujibbassaailiin.

[Diringkas dari penjelasan Hadits Arba’in No. 21 yang ditulis oleh Ustadz Abdullah Taslim, Lc.]

***

Penulis: Amrullah Akadhinta
Artikel www.muslim.or.id

ShareTweetPin
Amrullah Akadhinta, ST.

Amrullah Akadhinta, ST.

alumni dan pengajar Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, S1 Teknil Sipil UGM, ketua Yayasan Pendidikan Islam Al Atsary Yogyakarta 2007-2013, koordinator Al Madinah International University Yogyakarta 2008-2012, pimpinan Radio Muslim Yogyakarta 2010-2013

Artikel Terkait

Perbedaan Makna Tobat dan Istigfar

oleh Glenshah Fauzi
13 Juli 2026
0

Dalam banyak ayat, Allah ﷻ mengabarkan bahwa seorang hamba dapat diampuni dosa-dosanya dengan sebab tobat dan istigfar. Setelah menjelaskan ancaman...

Ketika Orang Lain Memuji Kita: Menundukkan Hati di Tengah Sanjungan

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
5 Juli 2026
0

Siapa yang tidak senang ketika dipuji? Hampir setiap orang merasa bahagia saat mendengar kata-kata penghargaan, sanjungan, atau pengakuan dari orang...

Kesibukan yang Menipu Prioritas: Terjerat Aktivitas, Terlupa Kewajiban

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
31 Mei 2026
0

Dalam hidup ini, semua orang pasti memiliki kesibukan. Namun, tidak semua kesibukan itu bernilai di sisi Allah Ta'ala. Seorang muslim...

Artikel Selanjutnya

Perang Belum Usai!!!

Komentar 29

  1. mbahjogo says:
    18 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum,
    Artikel diatas sangat bagus, mohon izin dan ikhlasnya, akan saya postingkan di web saya, untuk menambah pencerahan.

    Semoga menjadi amal yang baik bagi penulis dan pemilik blog ini.

    maturnuwun………………
    Wassalamu ‘alaikum.

    Reply
  2. Naked truth seeker says:
    17 tahun yang lalu

    Istiqomah, mudah diucapkan tapi sulit dilakukan, terkadang dalam perjalanan menuju taubat, tersandung oleh godaan-godaan…….aaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrgggggggggggghhhhhhhhhhh

    Reply
  3. zainruchyat says:
    17 tahun yang lalu

    assalamualaikum.. mohon izin copas ya syukron..

    Reply
  4. njum says:
    17 tahun yang lalu

    beristikomah adalah yakin atas janji-janji Allah SWT…..ia tidak akan berpaling, walaupun diiming-iming berupa materi, jabatan …melainkan ia tetap keke terhadap janji -janji Allah SWT …semata-mata ingin mencari keeridhoan Allah SWT…karna kehidupan ini yang kita hadapi berupa kesusahan , kesenangan semua itu tidak lepas dari kehendak ALLah S.W.T…………..

    Reply
  5. nabler says:
    17 tahun yang lalu

    asalamualaikum……
    hei sodara artikal masyaALLah bgt, ijin copy ya…..
    jazakumulkhoir….

    Reply
  6. intan says:
    17 tahun yang lalu

    assalamu’alaykum

    izin copy …

    Reply
  7. i`m proud to be muslimah :) says:
    17 tahun yang lalu

    Assalamu`alaikum. .
    izin copy u/ bahan materi saya ya..
    syukron..

    Reply
  8. abi Zalfaa says:
    17 tahun yang lalu

    afwan ana copy untuk dakwah
    syukron

    Reply
  9. Feru says:
    17 tahun yang lalu

    Jazakumullah . . .
    Alhamdulillah, keistiqomahan memang menjadi suatu keindahan dari pribadi seorang muslim di tengah – tengah panah – panah nafsu yang Syetan lesatkan ke hati manusia.
    Semoga saja orang yang menulis artikel ini di lindungi oleh dengan rahmat- Nya dan kaum muslimin muslimah yang beristiqomah.
    Aaamiin.

    Reply
  10. hanyanani says:
    17 tahun yang lalu

    Artikel diatas sangat bagus, mohon izin dan ikhlasnya, akan saya postingkanuntuk menambah pencerahan.

    Reply
  11. Istiqomah says:
    17 tahun yang lalu

    Asslm’lkm…!!
    Jujus…topik2 d ats sangat lah…baek,apa lagi d zaman skrg ini,sult kita ktmukan orga2 yg berjiwa istiqomah…!!smga adaya artikl d ats…bsa membantu…umat islam d seluruh dunia..,terktk pntu hatiya..!!dan menjadi seorang yg berjiwa istiqomah..,saya yg brnama istiqmah…tersnth..,!

    Wassalam…
    By.{istiqomah”jambi”}

    Reply
  12. Istiqomah says:
    17 tahun yang lalu

    Asslm’lkm…!!
    Jujus…topik2 d ats sangat lah…baek,apa lagi d zaman skrg ini,sult kita ktmukan orga2 yg berjiwa istiqomah…!!smga adaya artikl d ats…bsa membantu…umat islam d seluruh dunia..,terktk pntu hatiya..!!dan menjadi seorang yg berjiwa istiqomah..,saya yg brnama istiqmah…..,!
    Amieen
    Wassalam…
    By.{istiqomah”jambi”}

    Reply
  13. M. Ichsanudin says:
    17 tahun yang lalu

    Assalamu a’alaikum Wr. Wb.
    Akhii… afwan, materi ini ana copy ke website ana, syukron. jazakumullah khairan katsiiran. Wassalam

    Reply
  14. siti khadizah says:
    16 tahun yang lalu

    Ya Allah mampukah aku beristiqomah di jalanMu, dengan rasa sakit yang begitu mengiris_iris batinku…….
    bawalah aku ke jalan yang menuju jalan keridhoanMu ya Rabb

    Reply
  15. afrillia says:
    16 tahun yang lalu

    subhanallah…..mg bs slalu istiqomah dijln Allah SWT,amiiin….ijin share,mksh

    Reply
  16. ridwan AA says:
    16 tahun yang lalu

    Assalamualaik, akhwati fillah, ana sering mendapatkan makalah yang sangat bagus dari web ini, karena itu kami mohon izin sekiranya ikut-ikut menyebarkannya pada media kami, syukron

    Reply
  17. victor imaduddin says:
    16 tahun yang lalu

    Alhamdulillah, insya Allah tulisan itu dpt menggugah pembaca lbh semangat utk istiqomah. Syukron kpd penulis. Jazakumullah ahsan.

    Reply
  18. ezar says:
    16 tahun yang lalu

    ya Allah ya rabbi semoga engkau selalu meneguhkan hati ku agar selalu istiqomah dijalanmu, walaupun itu adalah hal yang sulit untukku.

    Reply
  19. Try honey says:
    16 tahun yang lalu

    I love it…seperti perkataan ustadz saya yg sllu mengulang ttg 4 syarat orang yg ngaji (ngaji dsni bukn hya mmbaca Al Qur’an tp mmpelajari isinya,memahaminya dan mengamalkannya):
    1.IKHLAS
    2.ISTIQOMAH
    3.MUJAHADAH
    4.KEBENINGAN JIWA

    Reply
  20. SOBA Bakor says:
    16 tahun yang lalu

    ASS WR WB
    ALLAHU AKBAR…SEMOGA KITA SELALU ISTIQOMAH. IZIN COPY UNTUK JAMAAH SUKRON JAZIRO. WAL AFU MINKUM.

    Reply
  21. mursanudin says:
    16 tahun yang lalu

    semoga dengan ada,y pencerahan kata2 diatas kita dapat menguatkan iman dn islam kita..
    dn bisa mebawa kita untuk lebih dn lebih beristiqomah lagi kepada Allah..

    Aku ucapkn banyak2 berterimakasi kepad penulis artikel di atas..”semoga beliau di beri kebahagian selalu…Amin…..

    Reply
  22. pio says:
    16 tahun yang lalu

    uh, sulit

    Reply
  23. lita says:
    15 tahun yang lalu

    mksh atas pencerahan ini,smga ini dpt sya jalankan tdk hnya skedar membca dn mmahaminya..amiin.

    Reply
  24. Muh Soewoto says:
    15 tahun yang lalu

    sebuah artikel yang sangat bagus, terimakasih..

    Reply
  25. akbar says:
    14 tahun yang lalu

    subehanallah…semoga kita tetap menjadi hamba Allah yang istiqamah..Aamiin

    Reply
  26. Irra Tamin says:
    14 tahun yang lalu

    artikel yg bermanfaat dan penuh makna….subhanallah, yg paling mulia adlh sikap istiqomah…..

    Reply
  27. Asip says:
    14 tahun yang lalu

    makasih semua’a,,,,

    Reply
  28. ainul yakin says:
    14 tahun yang lalu

    sukron kasiir artikelnya……..

    Reply
  29. rahmat eltaqwa says:
    13 tahun yang lalu

    assalamu’alaikum ustadz, mohon izinnya untuk di share menjadi buletin jumat di kota yogya, smoga menjadi keberkahan buat kita semua…
    barakallah ustadz… :)

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 7   +   4   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah