Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Keutamaan Membaca Shalawat

Abdullah Taslim, Lc., MA. oleh Abdullah Taslim, Lc., MA.
23 Juli 2010
di Hadis
Share on FacebookShare on Twitter

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَن صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً ، صَلى اللهُ عليه عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطياتٍ ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجَاتٍ

“Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/tingkatan (di surga kelak)”[1].

Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan anjuran memperbanyak shalawat tersebut[2], karena ini merupakan sebab turunnya rahmat, pengampunan dan pahala yang berlipatganda dari Allah Ta’ala[3].

Beberapa faidah penting yang terkandung dalam hadits ini:

  • Banyak bershalawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan tanda cinta seorang muslim kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam[4], karena para ulama mengatakan: “Barangsiapa yang mencintai sesuatu maka dia akan sering menyebutnya”[5].
  • Yang dimaksud dengan shalawat di sini adalah shalawat yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits-hadits beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih (yang biasa dibaca oleh kaum muslimin dalam shalat mereka ketika tasyahhud), bukan shalawat-shalawat bid’ah yang diada-adakan oleh orang-orang yang datang belakangan, seperti shalawat nariyah, badriyah, barzanji dan shalawat-shalawat bid’ah lainnya. Karena shalawat adalah ibadah, maka syarat diterimanya harus ikhlas karena Allah Ta’ala semata dan sesuai dengan tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam [6]. Juga karena ketika para sahabat radhiyallahu ‘anhum bertanya kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “(Wahai Rasulullah), sungguh kami telah mengetahui cara mengucapkan salam kepadamu, maka bagaimana cara kami mengucapkan shalawat kepadamu?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Ucapkanlah: Ya Allah, bershalawatlah kepada (Nabi) Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan keluarga beliau…dst seperti shalawat dalam tasyahhud[7].
  • Makna shalawat kepada nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah meminta kepada Allah Ta’ala agar Dia memuji dan mengagungkan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam di dunia dan akhirat, di dunia dengan memuliakan penyebutan (nama) beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, memenangkan agama dan mengokohkan syariat Islam yang beliau bawa. Dan di akhirat dengan melipatgandakan pahala kebaikan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, memudahkan syafa’at beliau kepada umatnya dan menampakkan keutamaan beliau pada hari kiamat di hadapan seluruh makhluk[8].
  • Makna shalawat dari Allah Ta’ala kepada hamba-Nya adalah limpahan rahmat, pengampunan, pujian, kemualian dan keberkahan dari-Nya[9]. Ada juga yang mengartikannya dengan taufik dari Allah Ta’ala untuk mengeluarkan hamba-Nya dari kegelapan (kesesatan) menuju cahaya (petunjuk-Nya), sebagaimana dalam firman-Nya,{هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا}“Dialah yang bershalawat kepadamu (wahai manusia) dan malaikat-Nya (dengan memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman” (QS al-Ahzaab:43).

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

Kota Kendari, 5 Rajab 1431 H

—

Penulis: Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA

Artikel www.muslim.or.id


[1] HR an-Nasa’i (no. 1297), Ahmad (3/102 dan 261), Ibnu Hibban (no. 904) dan al-Hakim (no. 2018), dishahihkan oleh Ibnu Hibban, al-Hakim dan disepakati oleh adz-Dzahabi, juga oleh Ibnu hajar dalam “Fathul Baari” (11/167) dan al-Albani dalam “Shahihul adabil mufrad” (no. 643).

[2] Lihat “Sunan an-Nasa’i” (3/50) dan “Shahiihut targiib wat tarhiib” (2/134).

[3] Lihat kitab “Faidhul Qadiir” (6/169).

[4] Lihat kitab “Mahabbatur Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, bainal ittibaa’ walibtidaa’” (hal. 77).

[5] Lihat kitab “Minhaajus sunnatin nabawiyyah” (5/393) dan “Raudhatul muhibbiin” (hal. 264).

[6] Lihat kitab “Fadha-ilush shalaati wassalaam” (hal. 3-4), tulisan syaikh Muhammad bin Jamil Zainu.

[7] HSR al-Bukhari (no. 5996) dan Muslim (no. 406).

[8] Lihat kitab “Fathul Baari” (11/156).

[9] Lihat kitab “Zaadul masiir” (6/398).

ShareTweetPin
Abdullah Taslim, Lc., MA.

Abdullah Taslim, Lc., MA.

Lulusan Fakultas Hadits, Universitas Islam Madinah, Arab Saudi. Beliau adalah penulis aktif di majalah Pengusaha Muslim.

Artikel Terkait

Derajat Hadis Membaca Doa Melihat Kakbah

oleh Muhammad Insan Fathin
19 Maret 2026
0

Mengunjungi Baitullah al-Haram, Kakbah, merupakan impian setiap Muslim. Di antara penyempurna rukun dari agama Islam adalah ibadah haji. Sebagian ulama...

Penjelasan Hadis tentang Botak Sebagai Ciri Fisik Khawarij

oleh Muhammad Insan Fathin
6 Februari 2026
0

Pemikiran Khawarij adalah pemikiran yang sangat menyimpang dalam Islam. Bahkan, bisa dipastikan bahwa pemikiran Khawarij adalah pemikiran kelompok yang keluar...

Hadis Arbain An-Nawawiyah

Penjelasan Hadis Arba’in An-Nawawiyah (Bag. 3): Hadis 2, Iman, Islam, dan Ihsan

oleh Gazzeta Raka Putra Setyawan
17 November 2025
1

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ أَيْضًا قَالَ بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُولِ اللّٰهِ -صلى الله عليه وسلم- ذَاتَ يَوْمٍ إِذْ...

Artikel Selanjutnya
Peringatan Bagi Orang yang Enggan Puasa

Peringatan Bagi Orang yang Enggan Puasa

Komentar 36

  1. endri says:
    16 tahun yang lalu

    ustad, apa boleh kita mengucapkan shalawat pakai saidina. karena ada buku yang saya baca bahwa nabi muhammad tidak mengajarkan shalawat pakai saidina, sementara ada yang berpendapat pakai saidina

    Reply
    • Abduh Tuasikal says:
      16 tahun yang lalu

      @ Endri
      Silakan temukan jawabannya di sini:
      http://rumaysho.com/hukum-islam/umum/2344-hukum-menggunakan-lafadz-qsayyidina-q-muhammad.html

      Reply
  2. iwan sudrajat says:
    16 tahun yang lalu

    Afwan…ana numpang izin copy paste artikelnya

    syukron..

    Reply
  3. Sukamto Nuri says:
    16 tahun yang lalu

    Terima kasih atas informasinya, banyak saya lihat orang bersholawat dengan shalawat nariyah, badriyah, barzanji dan shalawat-shalawat bid’ah lainnya.

    Reply
  4. bambang says:
    16 tahun yang lalu

    Bolehkah kita bersolawat dengan suara yang nyaring dengan loudspeeker 4 biji diatas masjid sehingga mengganggu orang lain beribadah.

    Reply
    • Abduh Tuasikal says:
      16 tahun yang lalu

      @ Bambang
      Praktek sebagian orang yg spt itu sungguh mengganggu orang lain yg ingin laksanakan shalat spt shalat sunnah. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
      “Wahai sekalian manusia, kalian sungguh sedang bermunajat dengan Rabbnya. Oleh karenanya, janganlah sebagian kalian mengeraskan qiroah (bacaan al Qur’an) kalian di sisi yang lain.” Bacaan Al Qur’an saja tdk boleh dikeraskan di hadapan orang yg sedang bermunajat pada Allah, begitu pula dengan shalawat.

      Reply
  5. Dra. Sastrawati S.Psi says:
    16 tahun yang lalu

    ASSALAMU’ALAIKUM WR WB ALHAMDULILLAH TKS WASSALAM

    Reply
  6. Yayuk says:
    16 tahun yang lalu

    ass….bgm cara bersholawat yang lainnya selain pada saat tasyahud…?

    Reply
  7. Afri says:
    16 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum
    Ana numpang izin copy paste artikelnya
    jazakallahu-khoir

    Reply
  8. Ibnu Ahmad Al-Tsyghanjury says:
    16 tahun yang lalu

    Artikel bagus…Setuju! Wa Shollollahu alan nabiyil karim Muhammad Ibn Abdullah

    Reply
  9. iwal says:
    16 tahun yang lalu

    Assalammualaikum Ustadz… saya mau bertanya… Sholawat apa saja yang dianggap bid’ah… Syukron

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      16 tahun yang lalu

      #Iwal
      Wa’alaikumussalam. Yang lafadznya tidak pernah diajarkan oleh Nabi dan dikhususkan dibaca pada waktu tertentu.

      Reply
  10. tono says:
    16 tahun yang lalu

    Assalaamu alaikum
    maaf pak ustad saya mau nanya gmn hkmnya shalawat yg d iringi dg alat2 musik. Trimakasih

    Reply
  11. lulu' says:
    16 tahun yang lalu

    sorry ea Q copy artikelnya!

    Reply
  12. Abu Muhammad bin Saleh says:
    16 tahun yang lalu

    Assalaamu’alaykum

    Sebelumnya ana minta maaf karena komentar ana ini ga nyambung, ana mau cari page “Buku Tamu” tapi ga ada, jadi terpaksa ana komen disini…

    Begini tadz, ana punya usul, syukur2 kalo diterima…

    Blog antum ini kan lumayan banyak pengunjungnya…

    Bagaimana kalau antum juga mencantumkan Banner atau link untuk Download software hadits Jawaami’ul Kalim. Kan sayang tadz, kalo software yang dah dibuat dengan memakan waktu belasan tahun ga begitu tersebar di Indonesia padahal manfaatnya sangat besar.

    Jika antum berkenan untuk mencantumkan banner-nya, maka ini linknya:

    http://www.islamweb.net/flashlinks/index.php

    Silakan antum pilih sendiri bannernya di link tersebut tapi kalo ga mau ribet, mungkin antum bisa sekedar mencantumkan link berikut di side bar/atau di weblink page website antum:

    http://gk.islamweb.net:8080/

    Sekian. Terima kasih.

    Reply
  13. Achmad Fauzi says:
    15 tahun yang lalu

    Ass. Pak Ustadz,
    Mohon izin-nya mengcopy sebagian artikel dakwah ke website saya. Tujuannya hanya untuk mensiarkan dakwah… :-)
    wassalamu’alaikum wr.wb.

    Reply
  14. adul kokoddir says:
    15 tahun yang lalu

    subhanalloh…

    Reply
  15. yuly says:
    15 tahun yang lalu

    assslmualaikum……….
    menurutq…..sholawat it pntg di baca setiap hari…..
    Dalam hal apapun
    Krna bnyak sekali faedahx
    Sedangkan membaca doa
    Klw tdak di awali dg sholwat saja
    Sulit nyampeknya doa it akan mengantung

    Sekian tambahn masukan dr saya.
    Wslmalkm

    Reply
  16. Abdul Syukurrullah says:
    15 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh.
    Afwan, ana mau tanya..lalu bagaimanakan dengan sholawat fathih, apakh di anjurkan atau bid’ah..? Krn ana pernah mmbca sbuah hadits tntg sholawat fathih/al fathih, bhwa barangsia yg bersholawat (al fatih
    ) 10X. Maka akan dilapangkan kuburnya,terhndar dr azaa kubur..
    Afwan, mhn di balas. Krn ana takut.
    Wassalam..

    Reply
    • Yulian Purnama says:
      15 tahun yang lalu

      #Abdul Syukurullah
      Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh. Silakan simak:
      http://konsultasisyariah.com/hukum-shalawat-di-iringi-rebana

      Reply
  17. junaidy says:
    15 tahun yang lalu

    bagaimana hukumnya bagi org2 yg bersholawat dengan shalawat nariyah, badriyah, barzanji dan shalawat-shalawat bid’ah lainnya. syukron……

    Reply
    • Muhammad Abduh Tuasikal says:
      15 tahun yang lalu

      @ Junaidy
      Sudah semestinya kita mencukupkan dengan ajaran Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak perlu sibuk dengan ajaran yang tdk ada tuntunan dalam Islam apalagi sampai berbau syirik.

      Reply
  18. Dicky Budi Prasetyo says:
    15 tahun yang lalu

    Assalammu’alaikum wr.wb.
    Alhamdulillah kita sampai detik ini masih beriman kepada Allah dan RasulNya dan Insya Allah dengan Salawat Nabi hidup kita lebih terarah untuk mencapai jalan yang diridhoiNya yaitu jalan orang-orang yang taqwa.
    Yang butuh adalah kita bukan Rasulullah Saw sehingga dengan perbanyak salawat lidah kita tidak kaku saat mengahdapi sakaratul maut (Nazak).
    Amin Yaa Robb

    Jazakullahu khair

    Wassalamuu’alaikum wr.wb.

    IKHWAN

    Reply
  19. Bobby says:
    15 tahun yang lalu

    Numpang Copy Paste jg Ustadz…..

    Reply
  20. saeful amin says:
    14 tahun yang lalu

    yang penting sholawat-an.. gk usah nyalah2-in.. hehehhe
    ngemeng2 yang nulis artikel ini sholawatan berapa kali sehari..???
    berani jujur gk..??

    Reply
  21. faishol says:
    14 tahun yang lalu

    Tempat dan waktu yang di anjurkan untuk membaca sholawat itu dimana dan kapan ?

    Reply
  22. Robby Yusuf Pratama says:
    11 tahun yang lalu

    Jadi makna Allah bershalawat kepada kita adalah memberi taufik agar kita keluar dari kegelapan menuju cahaya? Wah, bakal tambah semangat nih bershalawat.

    Reply
  23. Abdul says:
    7 tahun yang lalu

    Ya allah… Q ngelus dodo, semoga d beri hidayah utk kita semua

    Reply
  24. RENDI says:
    6 tahun yang lalu

    IZIN COPY PASTE USTADZ

    Reply
  25. Euis Hermawati says:
    6 tahun yang lalu

    Bismillah
    Afwan Ustadz Izin Bertanya

    Mohon Penjelasan tentang Hadits Jodoh Just One Day One Hadits

    Ke. 155 Dengan Judul
    Shalawat Jalan Surga

    Bunyinya
    ” Barangsiapa yang lupa bershalawat kepadaku , sungguh ia telah meninggalkan jalan surga ”

    Hadits Shahih Riwayat Ibnu Majah, Shahiihul jaami’ no 6568

    Syukran

    Reply
  26. Muh Ashary NS says:
    6 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Ustadz apakah Hadits yg mengatakan bahwa “Barang siapa yg sholawat kepada ku 10 kali di pagi hari dan 10 kali di waktu sore maka dia akan mendapatkan Syafaatku pada hari kiamat” Hadits nya Shohih?

    Reply
    • Erwin Arnanda says:
      4 tahun yang lalu

      Waalaikumussalam warahmatullahi wa barakatuh

      Jika ada pertanyaan, bisa gabung grup tanya jawab

      KHUSUS IKHWAN
      https://t.me/tanyamuslimorid

      KHUSUS AKHWAT
      https://t.me/tanyamuslimahorid

      Barakallahu fiikum

      Reply
  27. Saya says:
    5 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum, Afwan izin bertanya

    Bagaimana hukumnya membaca shalawat saat sedang bermain handphone misalkan saat sedang bermain game apalah boleh? Syukron

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 10   +   3   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah