Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Mengokohkan Ilmu dengan Beramal

M. Saifudin Hakim oleh M. Saifudin Hakim
10 Juni 2018
di Akhlak dan Nasihat
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Sangat perhatian dalam mengamalkan ilmu
  • Memohon pertolongan Allah Ta’ala dalam mengamalkan ilmu

Sangat perhatian dalam mengamalkan ilmu

Perhatian dalam mengamalkan ilmu agama merupakan sebab terbesar semakin kokoh dan mantapnya ilmu agama (ilmu syar’i) yang telah kita dapatkan. Jika amal tidak diperhatikan alias ditinggalkan, maka hilanglah ilmu.

Dari ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu Ta’ala ‘anhu, beliau berkata,

هتف بالعلم العمل ؛ فإن أجابه وإلا ارتحل

“Amal itu memanggil dengan sebab ilmu. Jika panggilan itu direspon, (maka itulah yang diharapkan). Jika tidak, maka dia akan pergi.” [1]

Oleh karena itu, amal adalah sebab kokohnya ilmu. Asy-Sya’bi rahimahullahu Ta’ala (generasi tabi’in) berkata,

كنا نستعين على حفظ الحديث بالعمل به

“Dulu kami berusaha untuk menghapal hadits dengan mengamalkannya.” [2]

Juga diriwayatkan dari Abu Darda’ radhiyallahu Ta’ala ‘anhu, beliau berkata,

إنك لن تكون عالما حتي تكون متعلما، ولن تكون متعلما حتي تكون عاملا بما تعلمت

“Sesungguhnya Engkau tidak akan menjadi seorang ‘alim (orang yang berilmu), sampai Engkau belajar (menuntut ilmu). Tidaklah Engkau menjadi penuntut ilmu, sampai Engkau mengamalkan ilmu yang telah Engkau pelajari.” [3]

Kalimat-kalimat yang semakna dengan kutipan di atas sangatlah banyak dinukil dari para salaf terdahulu, semoga Allah Ta’ala meridhai dan merahmati mereka semuanya.

Memohon pertolongan Allah Ta’ala dalam mengamalkan ilmu

Di antara doa yang dirutinkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap hari setelah shalat subuh adalah,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik, dan amal yang diterima.”

Dalam riwayat yang lain,

وَعَمَلًا صالحا

“Dan amal yang shalih.” [4]

Dalam doa di atas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendahulukan ilmu yang bermanfaat sebelum rizki yang baik dan amal yang shalih (amal yang diterima). Hal ini karena seorang hamba tentu saja tidak bisa membedakan mana rizki yang baik dan mana rizki yang tidak baik (yang haram), kecuali dengan ilmu. Demikian pula, seorang hamba tidak bisa membedakan mana amal yang shalih dengan amal yang sia-sia, kecuali dengan ilmu.

Doa di atas juga sangat cocok dan sesuai dipanjatkan setiap muslim di pagi hari sebelum memulai berbagai aktivitas harian. Karena hari-hari setiap muslim adalah medan untuk beramal dengan tiga target yang terdapat dalam doa di atas, yaitu: (1) ilmu yang bermanfaat; (2) rizki yang baik (halal); dan (3) amal shalih yang diterima.

Setelah memanjatkan doa di atas, seorang muslim berangkat memulai berbagai aktivitasnya, dengan terus memohon pertolongan dari Allah Ta’ala, agar senantiasa mendapatkan bantuan dan pertolongan dalam menuntut ilmu, mencari rezeki yang halal dan bersungguh-sungguh dalam beramal shalih.

Ilmu yang bermanfaat dan amal yang diterima adalah dua hal yang saling terkait. Karena “ilmu yang bermanfaat” (al-‘ilmu an-naafi’) itu mengandung dua pengertian:

Pertama, dilihat dari sumbernya. Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, juga perkataan para sahabat radhiyallahu ‘anhum dan para ulama yang mendapatkan petunjuk di atas kebenaran.

Kedua, dilihat dari dampak ilmu tersebut. Tidak diragukan lagi, ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang membuahkan amal shalih, bukan sekedar hanya sebagai wawasan semata.

Dan amal itulah yang akan semakin mengokohkan ilmunya. [5]

***

@ Sint-Jobskade NL 718, 12 Ramadhan 1439/ 29 Mei 2018

Oleh seorang hamba yang sangat butuh ampunan Rabb-nya,

Penulis: M. Saifudin Hakim

Artikel Muslim.or.id

 

Catatan kaki:

[1] Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Asaakir dalam “Dzamm man lam ya’mal bi ‘ilmihi”, hal. 38.

[2] Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abdil Barr dalam “Jaami’ bayaan al-‘ilmi”, 1: 709.

[3] Diriwayatkan oleh Al-Khathib Al-Baghdadi dalam “Al-Iqtidha”, hal. 16-17.

[4] Diriwayatkan oleh Ahmad (6: 294), Ibnu Majah (no. 925) dan Ath-Thabrani dalam Ad-Du’aa’ (no. 670). Dinilai hasan oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Nataaijul Afkaar (2: 315) dan dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Ibnu Majah.

[5] Pembahasan ini disarikan dari kitab Tsamaratul ‘Ilmi Al-‘Amalu, karya Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdul Muhsin Al-Badr.

ShareTweetPin
M. Saifudin Hakim

M. Saifudin Hakim

- Alumnus Ma'had Al-'Ilmi, Yogyakarta. - Alumnus Pendidikan Dokter FK UGM, Yogyakarta. - Alumnus Erasmus University Medical Center, Rotterdam, Belanda. - Saat ini sedang belajar di Unayzah, Saudi Arabia.

Artikel Terkait

Ketika Ulama Berkata, “Aku Tidak Tahu” (Bag. 1)

oleh Dimas Setiaji
21 Oktober 2026
0

Suatu hari di Mina, orang-orang datang membawa pertanyaan kepada salah seorang ulama, namun jawaban yang keluar dari lisan beliau adalah,...

Bekal Menjadi Pemimpin Terbaik (Bag. 7): Fokus Bekerja dengan Baik

oleh Glenshah Fauzi
16 Oktober 2026
0

Resep kepemimpinan hebat adalah fokus bekerja dengan baik Jangan sampai ada sesuatu yang menyibukkanmu di luar urusan kepemimpinan. Karena seorang...

Di Tempat Umum, Kita Tidak Sendirian

oleh Mochammad Wibisono
12 Oktober 2026
0

Bayangkan kita sedang duduk di ruang tunggu. Seseorang memutar video dari ponselnya dengan suara keras. Ia tampak menikmati tayangan itu,...

Artikel Selanjutnya
kapan malam lailatul qadar

Benarkah Malam ke-27 adalah Malam Lailatul Qadar?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan bahwa Anda manusia: 3   +   2   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah