Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Keimanan terhadap Al-Mizan (Bag. 4)

M. Saifudin Hakim oleh M. Saifudin Hakim
7 Januari 2018
di Akidah
Share on FacebookShare on Twitter

Baca pembahasan sebelumnya: Keimanan terhadap Al-Mizan (Bag. 3)

Berapakah jumlah al-mizan?

Dalam ayat atau hadits, lafaz al-mizan terkadang disebutkan dalam bentuk mufrad (singular atau tunggal, yaitu miizaan) atau dalam bentuk jamak (plural, yaitu mawazin), sehingga para ulama pun berbeda pendapat, apakah al-mizan itu hanya satu atau lebih dari satu?

Pendapat pertama, al-mizan itu banyak atau lebih dari satu. Mereka mengatakan bahwa di dalam Al-Qur’an, al-mizan disebutkan dalam bentuk jamak. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,

وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَإِنْ كَانَ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ أَتَيْنَا بِهَا وَكَفَى بِنَا حَاسِبِينَ

“Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat. Maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikit pun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi pun, pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah kami sebagai Pembuat perhitungan.” (QS. Al-Anbiyaa’ [21]: 47)

Pendapat kedua, al-mizan hanya satu dan diletakkan untuk seluruh umat manusia. Mereka berdalil dengan riwayat dari Salman radhiyallahu ‘anhu,

يوضع الميزان يوم القيامة فلو وزن فيه السموات والأرض لوسعت، فتقول

الملائكة: يا رب لمن يزن هذا؟ فيقول الله تعالى: لمن شئت من خلقي، فتقول الملائكة: سبحانك ما عبدناك حق عبادتك

“Diletakkanlah mizan pada hari kiamat. Seandainya ditimbang di dalamnya langit dan bumi, niscaya akan tetap lapang. Malaikat berkata, ‘Wahai Rabb-ku, untuk siapa timbangan ini?’ Allah Ta’ala berkata, ‘Untuk yang Aku kehendaki dari hamba-Ku.’ Malaikat berkata, ‘Maha Suci Engkau, kami tidaklah bisa beribadah kepada-Mu dengan sebenar-benarnya.’” (Diriwayatkan oleh Al-Ajuri dalam Asy-Syariah 3: 1329, dinilai sahih oleh Ibnu Rajab dalam Jami’ul Uluum wal Hikam, 2: 18)

Syaikh Al-Albani rahimahullah berkata,

وإسناده صحيح، وله حكم المرفوع، لأنه لا يقال من قبل الرأي

“Sanadnya sahih. Status riwayat ini adalah marfu’ (yaitu berasal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, pen.), karena tidaklah dikatakan berdasarkan akal logika (pendapat Salman, pen.) semata.” (Silsilah Ash-Shahihah, 2: 619)

Wallahu Ta’ala a’lam, pendapat kedua inilah yang tampaknya lebih kuat mengingat riwayat dari Salman radhiyallahu ‘anhu di atas yang statusnya marfu’, yaitu berasal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Adapun penyebutan jamak dalam Al-Qur’an (yaitu “al-mawaaziin”), hal ini karena berbilangnya sesuatu yang ditimbang, bukan timbangannya.

Ibnu Katsir rahimahullah berkata,

الأكثر على أنه إنما هو ميزان واحد، وإنما جمع باعتبار تعدد الأعمال الموزونة

“Mayoritas (ulama) berpendapat bahwa al-mizan itu hanya satu. Adapun disebutkan dalam bentuk jamak, hal ini dari sisi banyaknya amal yang ditimbang di dalamnya.” (Tafsir Ibnu Katsir, 5: 345)

Al-Qurthubi rahimahullah berkata,

وقيل: الموازين جمع موزون، لا جمع ميزان. أراد بالموازين الأعمال الموزونة

“Dan dikatakan, ‘al-mawaazin’ adalah bentuk jamak dari mauzun (sesuatu yang ditimbang), bukan bentuk jamak dari mizan (timbangan), sehingga yang dimaksud dengan al-mawazin adalah amal-amal yang ditimbang.” (Tafsir Al-Qurthubi, 7: 166)

[Bersambung]

LANJUT KE BAGIAN 5

Baca juga:

  1. Apakah Orang Kafir akan Dihisab di Akhirat?
  2. Orang Tua Dan Anak Saling Mengangkat Derajat Di Akhirat
  3. Harus Seimbang Antara Mencari Dunia Dan Akhirat?

***

Diselesaikan di siang hari, Rotterdam NL, 10 Rabi’ul akhir 1439/ 29 Desember 2017

Oleh seorang hamba yang sangat butuh ampunan Rabb-nya,

Penulis: M. Saifudin Hakim

Artikel Muslim.or.id

ShareTweetPin1
M. Saifudin Hakim

M. Saifudin Hakim

- Alumnus Ma'had Al-'Ilmi, Yogyakarta. - Alumnus Pendidikan Dokter FK UGM, Yogyakarta. - Alumnus Erasmus University Medical Center, Rotterdam, Belanda. - Saat ini sedang belajar di Unayzah, Saudi Arabia.

Artikel Terkait

Mengenal Nama Allah “Al-Hafiizh” dan “Al-Haafizh”

oleh Muhammad Insan Fathin
11 Juli 2026
0

Di antara hal yang menenangkan hati seorang hamba di tengah berbagai ujian kehidupan adalah mengetahui bahwa Allah Ta'ala tidak pernah...

Mengapa Allah Tidak Terlihat?

oleh Glenshah Fauzi
21 Juni 2026
1

Ada satu pertanyaan yang sering dilontarkan oleh orang awam yang mulai penasaran dengan konsep ketuhanan, “Mengapa Tuhan tidak terlihat?” Sebagian...

Tauhid: Kewajiban Pertama Bagi Seorang Hamba

oleh Yulian Purnama, S.Kom.
10 Juni 2026
0

Kewajiban pertama bagi seorang yang baru masuk Islam atau orang yang baru serius beragama adalah mengucapkan dua kalimat syahadat dan...

Artikel Selanjutnya

Menjadi Teladan yang Menginspirasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 1   +   4   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah