Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Tathayyur (Thiyarah): Merasa Cemas tanpa Penyebab yang Jelas

M. Saifudin Hakim oleh M. Saifudin Hakim
22 Agustus 2017
di Akidah
Merasa Cemas tanpa Penyebab yang Jelas

Merasa Cemas tanpa Penyebab yang Jelas

Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Keyakinan yang merusak
  • Pengertian tathayyur atau thiyarah
  • Tathayyur termasuk kesyirikan

Keyakinan yang merusak

Seringkali kita jumpai seseorang yang sangat takut melanjutkan perjalanannya apabila di tengah-tengah perjalanan dia menjumpai seekor kucing menyeberang jalan. Kecemasannya itu akan semakin bertambah luar biasa apabila dia menabrak kucing tersebut sampai mati. Dia sangat diliputi ketakutan, sehingga mungkin saja dia berhenti melanjutkan perjalanannya. Atau dia baru berani melanjutkan perjalanannya setelah dia mengurus “pemakaman” kucing tersebut.

Contoh yang lain adalah seseorang sangat ketakutan apabila dia melihat seekor burung gagak terbang di atas rumahnya atau bertengger di pohon dekat rumahnya. Dia pun meyakini bahwa sebentar lagi akan ada musibah yang menimpa salah seorang anggota keluarganya. Apabila mendengar suara burung hantu, maka pertanda akan ada pencuri yang masuk rumah. Inilah sedikit contoh keyakinan-keyakinan yang merusak di masyarakat kita. Mereka mengaitkan kesialan yang menimpa dan keberuntungan yang diperoleh dengan suatu peristiwa tertentu.

Pengertian tathayyur atau thiyarah

Keyakinan seperti ini dalam  agama kita disebut dengan tathayyur atau thiyarah. Dinamakan demikian karena salah satu yang dijadikan sebagai pertanda kesialan atau keberuntungan tersebut adalah burung (dalam bahasa Arab: thair). Tathayyur adalah menganggap dirinya akan ditimpa kesialan setelah melihat, mendengar, atau mengetahui (meyakini) sesuatu.

Dengan melihat, contohnya adalah seseorang yang merasa akan ditimpa sial setelah melihat burung tertentu. Dengan mendengar, contohnya adalah seseorang yang merasa akan ditimpa sial setelah mendengar ada orang yang mengatakan bahwa dia akan ditimpa kesialan. Dengan mengetahui (meyakini sesuatu), contohnya seseorang merasa sial ketika berada di hari, bulan, atau tahun tertentu. Padahal hari, bulan, atau tahun tersebut tidak dapat didengar atau dilihat [1].

Namun dapat juga dikatakan tathayyur, semua hal yang menyebabkan seseorang membatalkan perbuatannya karena takut malapetaka atau justru meneruskan perbuatannya karena optimis akan beruntung setelah dia melihat atau mendengar sesuatu yang tidak ada bukti ilmiah bahwa sesuatu tersebut bisa mendatangkan malapetaka atau keberuntungan [2].

Tathayyur termasuk kesyirikan

Keyakinan ini kelihatannya sepele, padahal dapat menafikan tauhid serta termasuk di antara bentuk kesyirikan, dan syirik merupakan dosa terbesar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ رَدَّتْهُ الطِّيَرَةُ مِنْ حَاجَةٍ فَقَدْ أَشْرَكَ

“Barangsiapa yang mengurungkan kepentingannya karena thiyarah, maka dia telah berbuat syirik.” (HR. Ahmad no. 7045) [3]

Dalam hadits yang lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الطِّيَرَةُ شِرْكٌ الطِّيَرَةُ شِرْكٌ. ثَلاَثًا

“Thiyarah adalah syirik, thiyarah adalah syirik.” Beliau mengucapkan hal itu sampai tiga kali. (HR. Abu Dawud) [4]

Sedangkan dalam riwayat yang lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الطِّيَرَةُ مِنَ الشِّرْكِ

“Thiyarah termasuk kesyirikan.” (HR. Tirmidzi) [5]

Semoga Allah Ta’ala melindungi kita dari keyakinan merusak seperti ini.

***

Disempurnakan di pagi hari, Rotterdam NL, 12 Dzulqa’dah 1438/5 Agustus 2017

Yang senantiasa membutuhkan rahmat dan ampunan Rabb-nya,

Penulis: M. Saifudin Hakim

Artikel Muslim.or.id

Catatan kaki:

[1] Lihat Al-Qoulul Mufiid, 1: 559; karya Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah.

[2] Lihat Mutiara Faidah Kitab Tauhid, hal. 142; karya guru kami, Ustadz Abu ‘Isa ‘Abdullah bin Salam hafidzahullah.

[3] Syaikh Syu’aib Al-‘Arnauth menyatakan bahwa status hadits ini hasan.

[4] Dinilai shahih oleh Syaikh Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan Abu Dawud no. 3910.

[5] Dinilai shahih oleh Syaikh Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan Tirmidzi no. 1614.

ShareTweetPin
M. Saifudin Hakim

M. Saifudin Hakim

- Alumnus Ma'had Al-'Ilmi, Yogyakarta. - Alumnus Pendidikan Dokter FK UGM, Yogyakarta. - Alumnus Erasmus University Medical Center, Rotterdam, Belanda. - Saat ini sedang belajar di Unayzah, Saudi Arabia.

Artikel Terkait

Karnaval Bertema “Satanic” dan Apa Hukumnya bagi Seorang Muslim?

oleh Muhammad Insan Fathin
29 September 2026
0

Beberapa waktu lalu, media sosial kita sempat ramai disebabkan karnaval yang menampilkan atribut bertema satanik di ruang publik. Ditemukan pentagram...

Mengenal Nama Allah “Al-Haqq”

oleh Muhammad Insan Fathin
27 September 2026
0

Allah Ta'ala menamai Diri-Nya dengan Al-Haqq di dalam Al-Qur'an sebanyak sepuluh kali. Nama ini bukan sekadar gelar, melainkan penegasan bahwa...

Iman kepada Kitab Allah: Ketika Wahyu Menjadi Penentu Arah

oleh Mochammad Wibisono
9 September 2026
0

Menempatkan petunjuk Allah di atas derasnya opini, tren, dan pembenaran diri. Kita tidak kekurangan informasi. Dalam beberapa menit, seseorang dapat...

Artikel Selanjutnya
menyandarkan nikmat kepada selain Allah

Termasuk Syirik: Menyandarkan Nikmat kepada selain Allah Ta’ala

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 6   +   7   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah