Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Keindahan Islam (13)

Sa'id Abu Ukkasyah oleh Sa'id Abu Ukkasyah
17 Februari 2017
di Akidah
Share on FacebookShare on Twitter

5. Allah Ta’ala Menjaga Agama Islam dari Perubahan

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur`an, dan sesungguhnya Kami benar-benar menjaganya” (QS. Al-Hijr: 9).

Imam Ibnu Jarir Ath-Thabari rahimahullah menafsirkan kata الذِّكْرَ dengan Alquran. Beliau mengatakan,

وإنا للقرآن لحافظون من أن يزاد فيه باطل مَّا ليس منه، أو ينقص منه ما هو منه من أحكامه وحدوده وفرائضه

“Sesungguhnya Kami benar-benar menjaga Alquran dari penambahan perkara batil yang bukan bagian darinya, atau pengurangan sesuatu yang merupakan bagian darinya, baik berupa hukum, batasan maupun kewajiban-kewajiban yang terdapat di dalamnya.”

Jaminan dari Allah Ta’ala berupa penjagaan Alquran ini berkonsekuensi kepada penjagaan As-Sunnah yang merupakan penjelas Alquran, sebagaimana firman Allah Ta’ala,

وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan Kami turunkan kepadamu Alquran, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan” (QS. An-Nahl: 44).

Hal ini selaras dengan tafsiran Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah ketika beliau menafsirkan kata الذِّكْرَ dalam QS. Al-Hijr: 9 dengan Alquran dan As-Sunnah, beliau mengatakan,

وذكر الرحمن الذي أنزله هو الكتاب والسنة …وهو الذكر الذي قال الله فيه: {إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ} (الحجر: 9)

“Dan maksud Dzikrur Rahman adalah Al-Kitab dan As-Sunnah… Makna Dzikir seperti inilah yang dimaksud dalam firman Allah

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur`an, dan sesungguhnya Kami benar-benar menjaganya” (QS. Al-Hijr: 9)” (Al-Fatawa Al-Kubra, 2/274)[1. Sumber: www.Islamtoday.net/fatawa/quesshow-60-32618.htm].

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah juga mengatakan,

“Allah Ta’ala berfirman

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur`an, dan sesungguhnya Kami benar-benar menjaganya”

maka dari itu, jika ada kesalahan dalam tafsir Alquran, penukilan hadits maupun penjelasannya, pastilah Allah akan mempersiapkan dari umat ini orang yang menjelaskan kesalahan tersebut dan menyebutkan dalil (yang benar) untuk membuktikan kesalahan orang yang salah dan kedustaan orang yang dusta, karena sesungguhnya umat ini tidak akan bersepakat di atas kesesatan, dan senantiasa ada sekelompok orang yang jaya di atas kebenaran hingga dekat hari Kiamat. Karena mereka ini berada pada generasi umat terakhir sehingga tak ada lagi nabi setelah nabi mereka dan tidak ada Kitabullah setelah Kitabullah yang diturunkan untuk mereka (Alquran).

Adapun umat-umat terdahulu sebelum mereka, jika mereka mengganti dan mengubah wahyu yang diturunkan untuk mereka, maka Allah mengutus seorang nabi yang menjelaskan (kebenaran) kepada mereka, memerintahkan kepada mereka (kebaikan) dan melarang mereka (dari berbuat keburukan).

Hanya saja, sepeninggal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak ada nabi (lagi yang diutus), namun Allah telah menjamin bahwa Dia akan menjaga Wahyu yang diturunkan-Nya dan menjamin umat (Islam) ini tidak akan pernah bersepakat dalam kesesatan, bahkan di setiap zaman, Allah persiapkan untuk umat ini ulama dan Ahlul Quran yang menjaga agama-Nya” (Al Jawab Ash-Shahih, 3/39)[2. Sumber: www.Islamtoday.net/fatawa/quesshow-60-32618.htm].

[Bersambung]

***

Penulis: Ust. Sa’id Abu Ukasyah

Artikel Muslim.or.id

[serialposts]

ShareTweetPin
Sa'id Abu Ukkasyah

Sa'id Abu Ukkasyah

Pengajar Ma'had Jamilurrahman As Salafy Yogyakarta (hingga 1436H), Pengajar Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, Pengajar Islamic Center Baitul Muhsinin (ICBM) Medari Yogyakarta

Artikel Terkait

Iman kepada Para Rasul: Dari Mengagumi Menuju Mengikuti

oleh Mochammad Wibisono
7 Oktober 2026
0

Cinta kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dibuktikan dengan menempuh jalan yang beliau tunjukkan. Mengagumi seorang tokoh jauh lebih mudah...

Karnaval Bertema “Satanic” dan Apa Hukumnya bagi Seorang Muslim?

oleh Muhammad Insan Fathin
29 September 2026
0

Beberapa waktu lalu, media sosial kita sempat ramai disebabkan karnaval yang menampilkan atribut bertema satanik di ruang publik. Ditemukan pentagram...

Mengenal Nama Allah “Al-Haqq”

oleh Muhammad Insan Fathin
27 September 2026
0

Allah Ta'ala menamai Diri-Nya dengan Al-Haqq di dalam Al-Qur'an sebanyak sepuluh kali. Nama ini bukan sekadar gelar, melainkan penegasan bahwa...

Artikel Selanjutnya

Pokok-Pokok Maksiat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 7   +   6   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah