Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Apa yang Dimaksud dengan Muhkam dan Mutasyabih dalam Al-Qur’an?

Badrusalam, Lc. oleh Badrusalam, Lc.
11 Mei 2016
di Al-Qur'an
al_quran_langgam_jawa

al_quran_langgam_jawa

Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Pertanyaan:
  • Jawaban:

Pertanyaan:

Ustadz, apa artinya ayat muhkam dan mutasyabih?

Jawaban:

Muhkam artinya ayat ayat yang maknanya jelas tidak tersembunyi. Sedangkan mutasyabih adalah ayat yang maknanya tidak jelas, hanya orang-orang yang kuat keilmuannya yang memahaminya dengan pemahaman yang benar.

Ibnu Katsir rahimahullah berkata,

يخبر تعالى أن في القرآن آيات محكمات هن أم الكتاب، أي: بينات واضحات الدلالة، لا التباس فيها على أحد من الناس

“Allah Ta’ala mengabarkan bahwa di dalam Al-Qur’an terdapat ayat ayat alquran yang merupakan induk Al Qur’an, yaitu ayat ayat yang jelas maknanya, tidak tersembunyi pada semua orang.” (Tafsir Ibnu Katsir, 2: 6)

Syaikh Ibnu Al-Utsaimin rahimahullah berkata,

“Allah Tabaroka wa Ta’ala membagi Al-Qur’an menjadi dua macam: muhkam dan mutasyabih. Yang dimaksud muhkam adalah yang jelas maknanya dan tidak tersembunyi. Contohnya kata: langit, bumi, bintang, gunung, pohon, dan sebagainya.

Adapun mutasyabih adalah ayat ayat yang samar maknanya dan tersembunyi dari kebanyakan manusia. Tidak ada yang mengetahuinya kecuali orang yang kokoh keilmuannya. Contohnya adalah ayat ayat yang bersifat global dan tidak ada perinciannya di dalam Al-Qur’an, seperti firman Allah,

وأقيموا الصلاة

“Dirikanlah sholat.”

Mendirikan sholat tidak dijelaskan tata caranya. Karena ayat ini hanya menyebutkan kewajiban mendirikan sholat saja, tapi bagaimana tatacaranya? Ini diketahui dari dalil lain.

Hikmah diturunkannya Al-Qur’an dengan dua macam tadi adalah sebagai ujian. Orang yang ada di hatinya kecondongan kepada kesesatan akan mengikuti ayat ayat mutasyabih sehingga ia berada di dalam keheranan. Adapun orang orang yang kokoh ilmunya, mereka mengimani semuanya; baik yang mutasyabih maupun yang muhkam. Mereka meyakini bahwa alquran berasal dari sisi Allah dan tidak saling bertentangan.” (Fatawa Nuur alad Darbi)

Termasuk dalam ayat-ayat mutasyabih juga adalah ayat ayat yang seolah olah bertentangan.

Kewajiban kita adalah menafsirkan ayat mutasyabih dengan ayat yang muhkam. Karena Al-Qur’an dan hadits saling menafsirkan satu sama lainnya.

***

Artikel Muslim.or.id

Sumber: Channel telegram Al-Fawaid.

ShareTweetPin7
Badrusalam, Lc.

Badrusalam, Lc.

S1 Universitas Islam Madinah Saudi Arabia Fakultas Hadits, pembina Radio Rodja dan Rodja TV, penulis buku "Keindahan Islam dan Perusaknya” terbitan Pustaka Al Bashirah, penulis buku "Kunci Memahami Hadits Nabi“ terbitan Pustaka Al Bashirah, penulis buku "Menyelami Samudera Basmalah“ terbitan Pustaka Darul Ilmi, dan tulisan lainnya

Artikel Terkait

Tafsir Surah Al-Mutaffifin (Bag. 4): Balasan atas Buruknya Perilaku Orang Kafir Kepada Kaum Muslimin di Dunia

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
2 Oktober 2026
1

Pada tafsir sebelumnya, kita telah membaca bagaimana balasan kebaikan yang Allah janjikan bagi jiwa-jiwa yang taat, serta berbuat kebaikan untuk...

Tafsir Surah Al-Mutaffifin (Bag. 3): Berlombalah, Raih Kenikmatan Surga Allah

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
26 September 2026
0

Pada bagian kedua tadabbur surah ini, kita telah membaca bagaimana akhir kisah dari orang-orang yang durhaka, durhaka kepada Allah dengan...

Tafsir Surah Al-Mutaffifin (Bag. 2): Akhir Kisah Para Fujjar, Orang-orang Durhaka

oleh Dany Indra Permana, S.Si., M.H.
21 September 2026
0

Pada tulisan kedua dari surah Al-Mutaffifin ini, Allah berbicara kepada kita tentang bagaimana akhir hidup para pendosa, orang-orang yang mendurhakai...

Artikel Selanjutnya

Fatawa Syaikh Al Albani Mengenai Cara Ruqyah Syar'iyyah

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah