Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Tsalatsatul Ushul (2) : Ancaman Bagi Orang Yang Mendurhakai Rasulullah

Sa'id Abu Ukkasyah oleh Sa'id Abu Ukkasyah
11 April 2016
di Akidah
Share on FacebookShare on Twitter

Daftar Isi

Toggle
  • Kesimpulan dalil
  • Penjelasan dalil

Allah-lah yang menciptakan kita dan memberi rizki kepada kita. Allah tidak membiarkan kita begitu saja dalam kebingungan, tetapi mengutus kepada seorang rasul kepada kita, maka barangsiapa yang mentaati rasul tersebut akan masuk surga dan

barangsiapa yang mendurhakainya akan masuk neraka. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala:

إِنَّا أَرْسَلْنَا إِلَيْكُمْ رَسُولًا شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَا أَرْسَلْنَا إِلَىٰ فِرْعَوْنَ رَسُولًا  (15)

فَعَصَىٰ فِرْعَوْنُ الرَّسُولَ فَأَخَذْنَاهُ أَخْذًا وَبِيلًا (16)

“Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kalian seorang Rasul yang menjadi saksi terhadap kalian, sebagaimana Kami telah mengutus seorang Rasul kepada fir’aun, maka fir’aun mendurhakai Rasul itu, maka Kami siksa ia dengan siksaan yang berat” (QS. Al-Muzammil: 15-16).

Kesimpulan dalil

  1. Allah mengutus kepada kita seorang Rasul.
  2. Barangsiapa mentaati Rasul tersebut akan masuk surga, dan barangsiapa mendurhakainya akan masuk neraka.

Penjelasan dalil

  1. Untuk kesimpulan pertama, yaitu Allah mengutus kepada kita seorang Rasul. Hal ini karena Allah Ta’ala menjelaskan dalam ayat ke-15 bahwa Dia mengutus seorang Rasul (Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam) kepada kita.
  2.  Untuk kesimpulan kedua, yaitu barangsiapa yang mentaati rasul tersebut akan masuk surga dan barangsiapa yang mendurhakainya akan masuk neraka. Hal ini karena dalam ayat ke-16 disebutkan bahwa ketika fir’aun mendurhakai Rasulullah Musa ‘alaihis salaam, maka ia disiksa dengan siksaan yang berat, maka dianalogikan dengan orang yang mendurhakai Rasulullah Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam dari kalangan umat ini.

Analogi tersebut tersebut berdasarkan dua alasan:

  1. Sebab yang sama, yaitu sama-sama durhaka. Kedurhakaan seseorang terhadap rasul yang diutus kepadanya itu mengakibatkan didapatkannya siksaan Allah. Hal ini berlaku pada semua manusia.
  2. Sunnatullah itu tetap dan tidak berubah, bahwa orang yang durhaka kepada rasul, siapapun orangnya, baik dari umat Rasulullah Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam maupun dari umat Rasulullah Musa ‘alaihis salaam akan mendapatkan siksa. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Syaikh Abdullah Al-Fauzan dalam kitab Hushulul Ma`muul bi syarhi Tsalatsatil Ushul bahwa makna ayat di atas adalah Allah ‘Azza wa Jalla mengutus seorang rasul kepada kalian, sebagaimana telah mengutus kapada fir’aun seorang rasul, lalu perhatikanlah bagaimana sikap fir’aun dan kaumnya kepada rasul tersebut (Rasulullah Musa ‘alaihis salaam), karena Sunnatullah itu sama tidak berubah dan tidak berganti.

***

Penulis: Ust. Sa’id Abu Ukasyah

Artikel Muslim.or.id

[serialposts]

ShareTweetPin1
Sa'id Abu Ukkasyah

Sa'id Abu Ukkasyah

Pengajar Ma'had Jamilurrahman As Salafy Yogyakarta (hingga 1436H), Pengajar Ma'had Al Ilmi Yogyakarta, Pengajar Islamic Center Baitul Muhsinin (ICBM) Medari Yogyakarta

Artikel Terkait

Mengenal Nama Allah “Al-Hafiizh” dan “Al-Haafizh”

oleh Muhammad Insan Fathin
11 Juli 2026
0

Di antara hal yang menenangkan hati seorang hamba di tengah berbagai ujian kehidupan adalah mengetahui bahwa Allah Ta'ala tidak pernah...

Mengapa Allah Tidak Terlihat?

oleh Glenshah Fauzi
21 Juni 2026
1

Ada satu pertanyaan yang sering dilontarkan oleh orang awam yang mulai penasaran dengan konsep ketuhanan, “Mengapa Tuhan tidak terlihat?” Sebagian...

Tauhid: Kewajiban Pertama Bagi Seorang Hamba

oleh Yulian Purnama, S.Kom.
10 Juni 2026
0

Kewajiban pertama bagi seorang yang baru masuk Islam atau orang yang baru serius beragama adalah mengucapkan dua kalimat syahadat dan...

Artikel Selanjutnya

Hukum Berobat Dengan Ekstrak Cacing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 1   +   2   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah