Muslim.or.id
Donasi muslim.or.id
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital
No Result
View All Result
Muslim.or.id
No Result
View All Result

Potret Tingginya Perhatian Ulama Terhadap Niat

Dr. Musyaffa Addariny, Lc., M.A. oleh Dr. Musyaffa Addariny, Lc., M.A.
20 Agustus 2015
di Akhlak dan Nasihat
Share on FacebookShare on Twitter

Ibnul Lahham –rohimahulloh– mengatakan:

“Suatu saat Syaikh (Ibnu Rojab) menjelaskan kepada kami sebuah masalah, dan dia menjelaskannya dengan panjang lebar (sangat rinci), maka aku pun takjub dengan penjelasan tersebut dan kekuatan ilmunya dalam masalah itu.

Lalu setelah itu, aku masuk dalam majelis yang dihadiri para pemuka berbagai madzhab dan yang lainnya, tapi dia tidak bicara sepatah kata pun (dlm masalah itu).

Maka ketika dia berdiri (dari majelis itu), aku mengatakan kepadanya: “Bukankah kamu telah berbicara dalam masalah itu dengan penjelasan (yang panjang lebar dan sangat menakjubkan)?!”

Beliau menjawab: “Aku hanya berbicara dengan pembicaraan yang aku harapkan pahalanya, dan aku takut bicara dalam majelis ini”. (Dzail Thobaqot Hanabilah, Ibnu Abdil Hadi, hal 39).

Subhanalloh… Ulama dahulu, untnk berkata yang baik saja, masih memikirkan niatnya.

Adapun sebagian orang di zaman ini, pertama, mereka bukan ulama tapi menganggap dirinya sebagai ulama. Kedua, mereka tanpa segan mengatakan atas nama agama walaupun itu kebatilan. Ketiga, seringkali niat dunia melatar belakangi statemen-statemen mereka itu.

Wallohu yahdihim wa yarudduhum ilal haq.

Semoga kita bisa selalu menjaga diri dan niat kita dalam setiap gerak dan langkah kita, amiin.

***
Penulis: Ust. Musyafa Ad Darini, Lc., MA.
Artikel Muslim.or.id
ShareTweetPin
Dr. Musyaffa Addariny, Lc., M.A.

Dr. Musyaffa Addariny, Lc., M.A.

Alumnus S1 Universitas Islam Madinah Saudi Arabia, Fakultas Syari’ah. S2 di Universitas yang sama, jurusan Ushul Fikih. S3 di universitas dan jurusan yang sama.

Artikel Terkait

Bekal Menjadi Pemimpin Terbaik (Bag. 5): Tips Berinteraksi dan Memilih Pertemanan

oleh Glenshah Fauzi
28 September 2026
0

Beberapa larangan dalam memilih pertemanan Ingatlah bahwa agama kita sangat memperhatikan sirkel pertemanan. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memberikan wasiat, اَلْمَرْءُ...

Ekonomi Umat yang Berdaya: Visi Islam untuk Kaum Muslimin yang Kuat dan Mandiri

oleh Muhammad Insan Fathin
22 September 2026
0

Terdapat sebuah pemahaman keliru yang menyebar dan terkadang menjadi hal yang diperdebatkan di tengah umat, juga disalahpahami. Orang yang saleh...

Seni Memaafkan: Investasi Terbaik untuk Ketenangan Jiwa

oleh Arif Muhammad Nurwijaya, S.Pd
20 September 2026
1

Dalam kehidupan sosial yang dinamis, konflik adalah sunnatullah dan suatu keniscayaan. Namun, kemampuan untuk memberi maaf bukan sekadar tindakan sosial,...

Artikel Selanjutnya
cara mengobati kesurupan

Cara Pengobatan Dari Pengaruh Sihir Dan Kesurupan Jin

Komentar 2

  1. Rama Ramadhan says:
    11 tahun yang lalu

    Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh….

    Jazakallahu Khoir Ustadz, Atas Artikelnya,

    Saya Mohon Nasihat Ustadz,

    Sekarang saya berumur 16 tahun dan saya begitu merasakan mulai jarangnya kesempatan dalam menuntut ‘ilmu, ketika saya kecil sekitar umur 9 atau 10 tahun saya dititipkan oleh orang tua saya kedalam suatu majelis TPA salaf dan dibimbing serta dididik selama kurang lebih 2-3 tahun oleh ustadz saya, namun ketika mulai memasuki jenjang SMP saya mulai sulit untuk menentukan guru Islam yang sesuai dengan Sunnah, dan saya mulai mencari guru per guru dan hal ini semakin menyulitkan saya ketika saya mulai memasuki masa SMA seperti sekarang. Alhamdulillah, Allah memberi kemudahan, dengan saya dimasukkan kedalam suatu kalangan lingkungan mahasiswa penuntut ‘ilmu didalam lingkungan Ahlus Sunnah Insya Allah… Yang menjadi masalah saya sekarang adalah saya ingin mem-privat-kan salah seorang ustadz untuk guru permanen saya di masa mendatang,niat ini sudah muncul ketika saya mulai masuk SMP,dan saya ingin mendapat seorang guru yang sangat baik ‘ilmu dan dalam pengamalannya…. Apakah hal mem-privat-kan seorang ustadz dengan cara mendatanginya kemudian meminta tolong kepadanya untuk menjadi ustadz pribadi seperti ini dibolehkan dalam Islam ? Lalu praktik ikhtiar apa yang harus saya lakukan untuk terus menjaga kebaikan orang tua dan yang telah memperkenalkan saya kepada Sunnah hingga saat ini Insya Allah, dan juga mendapat guru yang saya dambakan ?

    Jazakallahu Khoir Ustadz atas Jawabannya,

    Barakallahu fiik,

    Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,

    Reply
    • Sa'id Abu Ukkasyah says:
      11 tahun yang lalu

      Wa’alaikumus salam wa rahmatullahi wa barakatuh, tidak masalah seseorang memilih seorang ustadz yang baik dalam ilmu dan amal untuk secara rutin menjadi pembimbingnya dalam memahami dan mengamalkan agama Islam, selama tidak melakukan perkara yang melanggar Syari’at. Namun, tentunya perlu dipahami dua hal:
      1. Bahwa Ustadz yang memenuhi kriteria bagus dalam ilmu dan amal serta ada waktu untuk membimbing Anda secara intensif adalah suatu hal yang sulit didapatkan, maka berpikirlah realistis, carilah ilmu dari beberapa sumber/ majelis ta’lim Sunnah yang Allah mudahkan Anda mendapatkannya.
      2. Carilah ilmu Syar’i dari banyak guru, sehingga lebih potensial tidak terjatuh dalam fanatis terhadap satu guru, yang akibatnya membahayakan agama Anda.

      Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 10   +   5   =  

Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id Donasi Muslim.or.id
Muslim.or.id

Kantor Sekretariat Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA).

Pogung Rejo RT 14 RW 51 No. 412
Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta, Indonesia, 55284.

Media Partner

YPIA | Muslimah.or.id | Radio Muslim | FKIM

Buletin At Tauhid | MUBK | Mahad Ilmi | FKKA

Kampus Tahfidz | Wisma Muslim | SDIT Yaa Bunayya

Wisma Muslimah | Edu Muslim.or.id

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Donasi
  • Pasang Iklan
  • Kontak

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah

No Result
View All Result
  • Kategori
    • Akidah
    • Manhaj
    • Fikih
    • Akhlak dan Nasihat
    • Fatwa Ulama
    • Tazkiyatun Nufus
    • Khotbah Jum’at
  • Edu Muslim
  • Muslim AD
  • Muslim Digital

© 2025 Muslim.or.id - Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah